IHSG Menguat dengan Gerakan Tegak di Level 8.967,73, Ini Akibatnya Saham-Saham Menyesuaikan Harga
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penguatan di perdagangan Senin ini. Pada akhir perdagangan, IHSG berada di level 8.988,3 dan naik 37,29 poin atau 0,42 persen dari perdagangan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa investor masih sangat optimis dengan kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) pada awal tahun ini.
Perkembangan ini berdampak pada saham-saham yang diperdagangkan dengan valuasi premium berbasis narasi indeks. Mereka mulai mengalami normalisasi harga seiring penyesuaian ekspektasi investor. Hal ini ditambahkan oleh aktivitas perdagangan yang aktif dan volume transaksi yang solid.
Menurut riset PT Indo Premier Sekuritas, IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidatif di level 8950 dan 9080 dalam seminggu ke depan. Namun, ini juga berarti bahwa investor masih sangat rentan dengan faktor-faktor global dan domestik yang dapat mempengaruhi pasar.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp16.356,07 triliun pada perdagangan hari ini. Ini menunjukkan bahwa investor masih sangat optimistis dengan potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penguatan di perdagangan Senin ini. Pada akhir perdagangan, IHSG berada di level 8.988,3 dan naik 37,29 poin atau 0,42 persen dari perdagangan sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa investor masih sangat optimis dengan kebijakan moneter yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) pada awal tahun ini.
Perkembangan ini berdampak pada saham-saham yang diperdagangkan dengan valuasi premium berbasis narasi indeks. Mereka mulai mengalami normalisasi harga seiring penyesuaian ekspektasi investor. Hal ini ditambahkan oleh aktivitas perdagangan yang aktif dan volume transaksi yang solid.
Menurut riset PT Indo Premier Sekuritas, IHSG diperkirakan akan bergerak konsolidatif di level 8950 dan 9080 dalam seminggu ke depan. Namun, ini juga berarti bahwa investor masih sangat rentan dengan faktor-faktor global dan domestik yang dapat mempengaruhi pasar.
Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp16.356,07 triliun pada perdagangan hari ini. Ini menunjukkan bahwa investor masih sangat optimistis dengan potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.