Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan melemah, mencapai level 8.027 di perdagangan Kamis pagi ini. Menurut data dari RTI Business, IHSG turun 418.945 poin atau sebesar 5,04 persen. Pergerakan ini disebabkan oleh 66 saham yang dibuka menguat, 543 saham dibuka melemah, dan 81 saham stagnan.
Pada awal perdagangan, IHSG terpantau berada dalam rentang 7.884.806 hingga 8.049.096, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.306 triliun. Aktivitas perdagangan di bursa cenderung aktif, dengan 4.036 miliar saham berpindah tangan melalui 277.034 kali transaksi. Nilai jual-beli saham tersebut mencapai Rp4.233 triliun.
Dalam laporan Bina Artha Sekuritas, IHSG menguat 0,05% di level 8.980,230 pada akhir perdagangan 27 Januari 2026. Namun, terdapat potensi untuk kenaikan terbatas di level resisten di 9.100. Level support IHSG berada di 8.837 hingga 8.525, sementara level resistennya di 9.100 hingga 9.335.
Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish, sehingga pergerakan IHSG ini bisa dilihat sebagai tanda awal untuk kenaikan terbatas ke atas level resisten tersebut.
Pada awal perdagangan, IHSG terpantau berada dalam rentang 7.884.806 hingga 8.049.096, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.306 triliun. Aktivitas perdagangan di bursa cenderung aktif, dengan 4.036 miliar saham berpindah tangan melalui 277.034 kali transaksi. Nilai jual-beli saham tersebut mencapai Rp4.233 triliun.
Dalam laporan Bina Artha Sekuritas, IHSG menguat 0,05% di level 8.980,230 pada akhir perdagangan 27 Januari 2026. Namun, terdapat potensi untuk kenaikan terbatas di level resisten di 9.100. Level support IHSG berada di 8.837 hingga 8.525, sementara level resistennya di 9.100 hingga 9.335.
Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish, sehingga pergerakan IHSG ini bisa dilihat sebagai tanda awal untuk kenaikan terbatas ke atas level resisten tersebut.