IHSG Melamun, Airlangga Kira Investor Lebih Tidak Mendukung Dengan FOMO
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memprediksi bahwa pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan ini sebenarnya dipicu oleh perilaku investor yang terjebak fenomena FOMO atau takut ketinggalan momentum.
Airlangga mengatakan bahwa saham-saham yang masuk dalam kategori saham "olahan" dikenai aturan yang mewajibkan perusahaan menaikkan porsi saham yang beredar di publik (free float) menjadi minimal 15 persen, namun investor melepas saham tersebut lebih dulu.
Menurut Airlangga, ada saham yang berfundamental baik mengalami kenaikan, tetapi investor tetap melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa investor sedang terjebak dalam FOMO dan takut ketinggalan momentum.
Meski demikian, data statistik menunjukkan bahwa IHSG sebenarnya masih memiliki net inflow atau aliran modal asing yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia. Airlangga menyatakan bahwa ini berarti kepercayaan asing terhadap perbaikan itu ada.
Dalam rangka untuk memahami lebih baik, IHSG ditutup melemah ke level 7.922,73 pada perdagangan Senin. Mengutip RTI Business, indeks turun 406,875 poin atau sebesar 4,88 persen dari perdagangan hari sebelumnya yang finish di posisi 8.329,606.
Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 58 saham menguat, 720 melemah dan 36 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memprediksi bahwa pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan ini sebenarnya dipicu oleh perilaku investor yang terjebak fenomena FOMO atau takut ketinggalan momentum.
Airlangga mengatakan bahwa saham-saham yang masuk dalam kategori saham "olahan" dikenai aturan yang mewajibkan perusahaan menaikkan porsi saham yang beredar di publik (free float) menjadi minimal 15 persen, namun investor melepas saham tersebut lebih dulu.
Menurut Airlangga, ada saham yang berfundamental baik mengalami kenaikan, tetapi investor tetap melakukannya. Hal ini menunjukkan bahwa investor sedang terjebak dalam FOMO dan takut ketinggalan momentum.
Meski demikian, data statistik menunjukkan bahwa IHSG sebenarnya masih memiliki net inflow atau aliran modal asing yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia. Airlangga menyatakan bahwa ini berarti kepercayaan asing terhadap perbaikan itu ada.
Dalam rangka untuk memahami lebih baik, IHSG ditutup melemah ke level 7.922,73 pada perdagangan Senin. Mengutip RTI Business, indeks turun 406,875 poin atau sebesar 4,88 persen dari perdagangan hari sebelumnya yang finish di posisi 8.329,606.
Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 58 saham menguat, 720 melemah dan 36 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.