Pemerintah dan Bursa Efek Indonesia menggelar rapat untuk membahas kondisi IHSG yang turun tajam hingga 8.187, diakibatkan oleh proses review dan rebalancing saham-saham di Indonesia yang dituntut oleh MSCI. Menurut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah dan BEI telah sepakat untuk melakukan evaluasi sesuai dengan permintaan MSCI.
Airlangga mengatakan bahwa evaluasi ini akan membahas tentang apa yang diminta oleh MSCI. Ia juga meminta BEI untuk meningkatkan transparansinya. Menurut Airlangga, transparansi merupakan persyaratan dasar bagi seluruh penyelenggara pasar modal.
Meskipun IHSG turun tajam, Airlangga mengimbau para investor di pasar modal untuk tetap tenang dan tidak panic selling. Ia menjelaskan bahwa sifat pasar modal yang fluktuatif akan selalu ada risiko dalam berinvestasi saham setiap harinya.
"Dengan kata lain, kita harus belajar untuk melihat dari sudut pandang positif," kata Airlangga.
Airlangga mengatakan bahwa evaluasi ini akan membahas tentang apa yang diminta oleh MSCI. Ia juga meminta BEI untuk meningkatkan transparansinya. Menurut Airlangga, transparansi merupakan persyaratan dasar bagi seluruh penyelenggara pasar modal.
Meskipun IHSG turun tajam, Airlangga mengimbau para investor di pasar modal untuk tetap tenang dan tidak panic selling. Ia menjelaskan bahwa sifat pasar modal yang fluktuatif akan selalu ada risiko dalam berinvestasi saham setiap harinya.
"Dengan kata lain, kita harus belajar untuk melihat dari sudut pandang positif," kata Airlangga.