Pembangunan huntara di wilayah bencana Aceh Tamiang telah mencapai 75% dan siap menampung 336 jiwa. Banyak proyek pembangunan yang harus selesai pada tanggal 10 Januari 2026, antara lain 7 blok hunian yang dapat menerิมsi hingga 84 kepala keluarga atau 336 orang.
Pemerintah telah mengatakan bahwa huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung BNPB dalam proyek huntara ini. Huntara ini terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing-masing blok dapat menampung hingga 12 kepala keluarga atau 48 orang.
Dari total 7 blok utama, satu blok masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena posisinya berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan jalan.
Pemerintah telah mengatakan bahwa huntara ini dibangun agar masyarakat terdampak dapat tinggal di tempat yang lebih layak, aman, dan bermartabat. Selain hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sarana air bersih dan sanitasi untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung BNPB dalam proyek huntara ini. Huntara ini terdiri atas 7 blok bangunan modular dengan kapasitas masing-masing blok dapat menampung hingga 12 kepala keluarga atau 48 orang.
Dari total 7 blok utama, satu blok masih difungsikan sementara sebagai area penyimpanan material karena posisinya berada di bagian depan lokasi dan berbatasan langsung dengan jalan.