Kemhan Beberkan Alasan Pengangkatan Neo Letto Jadi Tenaga Ahli, Ini Jawabannya!
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melantik 12 tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di lingkungan Kemhan RI, Jakarta. Salah satu dari mereka adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal sebagai Neo Letto. Noe diterima sebagai Tenaga Ahli Madya setelah melalui seleksi kompetitif.
Menurut Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait, peran Noe diharapkan memberikan dukungan pemikiran strategis bagi kebijakan pertahanan. "Beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional sesuai tugas kelembagaan," kata Rico.
Rico menegaskan pengangkatan Neo Letto dilakukan murni atas dasar kebutuhan organisasi dan profesionalisme. "Pertimbangan meliputi kompetensi dan rekam jejak keahlian, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor non-institusional," katanya.
Noe dikenal sebagai vokalis band Letto dan juga aktif dalam forum Maiyah. Ia merupakan putra budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun. Pengangkatan Noe sebagai Tenaga Ahli di Kemhan RI menunjukkan bahwa kemampuan luar biasa dan keahlian yang dimilikinya dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional.
Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melantik 12 tenaga ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) di lingkungan Kemhan RI, Jakarta. Salah satu dari mereka adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh atau lebih dikenal sebagai Neo Letto. Noe diterima sebagai Tenaga Ahli Madya setelah melalui seleksi kompetitif.
Menurut Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Rico Ricardo Sirait, peran Noe diharapkan memberikan dukungan pemikiran strategis bagi kebijakan pertahanan. "Beliau resmi dilantik sebagai Tenaga Ahli Madya dan akan memberikan dukungan pemikiran strategis untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional sesuai tugas kelembagaan," kata Rico.
Rico menegaskan pengangkatan Neo Letto dilakukan murni atas dasar kebutuhan organisasi dan profesionalisme. "Pertimbangan meliputi kompetensi dan rekam jejak keahlian, tanpa dikaitkan dengan latar belakang keluarga, pandangan pribadi, maupun faktor non-institusional," katanya.
Noe dikenal sebagai vokalis band Letto dan juga aktif dalam forum Maiyah. Ia merupakan putra budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun. Pengangkatan Noe sebagai Tenaga Ahli di Kemhan RI menunjukkan bahwa kemampuan luar biasa dan keahlian yang dimilikinya dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan pertahanan nasional.