Hukuman Djuyamto-Arif Nuryanta Diperberat di Tingkat Banding

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah memperberat hukuman terdakwa hakim Djuyamto menjadi 12 tahun penjara dalam putusan banding terkait kasus suap hakim di kasus korupsi perusahaan ekspor CPO. Sebelumnya, pada tingkat pertama di Pengadilan Tipikor Jakarta, Djuyamto divonis dengan hukuman 11 tahun penjara.

Menurut putusan banding yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Albertina Ho dan hakim lainnya, terdakwa harus membayar denda senilai Rp500 juta dan uang pengganti senilai Rp9,2 miliar subsider lima tahun kurungan penjara. Selain itu, majelis juga memperberat hukuman Arif Nuryanta menjadi 14 tahun penjara.

Putusan ini mengejutkan banyak orang karena sebelumnya, Arif divonis dengan hukuman 12 tahun dan 6 bulan penjara. Namun, putusan banding telah menyatakan bahwa Arif harus membayar uang pengganti sebesar Rp14,7 miliar dengan ketentuan jika terpidana tidak membayar uang pengganti paling lama dalam waktu satu bulan sesudah putusan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

Putusan ini juga telah menyatakan bahwa Djuyamto harus membayar denda Rp500 juta dan uang pengganti Rp6,4 miliar. Selain itu, terdakwa juga akan dihukum penjara selama 12 tahun jika tidak membayar denda dan uang pengganti tersebut.

Pengadilan ini menandakan bahwa korupsi masih tetap menjadi masalah besar dalam negeri kita. Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan kehati-hatian dari masyarakat dalam menghadapi tindakan korupsi ini.
 
Putus-putusan pengadilan tadi memang bising 😳. Aku pikir 14 tahun untuk Arif Nuryanta cukup berat, tapi setidaknya putusannya membuat korupsi semakin terasa tidak enak 🤢. Yang penting adalah ada orang yang jujur dan mau menghadapi kasus-kasus tersebut 💪. Masyarakat Indonesia harus terus mengawal agar tidak ada lagi orang yang bisa melanggar hukum dengan bebas 😒.
 
wahhh lirik kasus suap hakim itu banget! 12 tahun penjara untuk Djuyamto yang ngerasa masih terlalu ringan banget, aku bilang harus lebih berat lagi biar jadi contoh bagi orang lain. tapi apa yang aku lihat dari putusan ini adalah bahwa korupsi di Indonesia masih super serius lah 🤯. aku harap putusan ini bisa menjadi contoh bagi mereka yang ngerjain korupsi dan kita semua harus terus berusaha untuk mengatasi masalah ini.
 
Putusnya kasus suap hakim ini benar-benar membuat saya sedih dan bingung. Saya rasa pengadilan ini harus lebih teliti lagi, karena putusannya terdengar sangat berat sekali bagi terdakwa. Saya pikir 12 tahun penjara untuk Arif sudah cukup berat, tapi ternyata ada ketentuan yang mengejutkan yaitu uang pengganti Rp14,7 miliar yang harus dibayar dalam satu bulan, kalau tidak bisa maka harta bendanya akan disita. Saya rasa ini benar-benar sangat berisiko bagi Arif dan keluarganya. Korupsi di Indonesia memang masih menjadi masalah besar, tapi saya rasa kita perlu membuat lebih banyak kesadaran tentang korupsi ini agar orang-orang tidak bisa melakukan hal seperti ini lagi 🤔
 
omg putusannya kayak gila kan?? djuyamto divonis 12 tahun lagi, tapi arif divonis 14 tahun!! siapa yang benar? 🤯 toh korupsi masih masalah besar di indonesia, tapi kenapa jadi demikian banyak? sih karena kita masih belum sadar akan bahaya korupsi, dan harus berhati-hati kita juga, kalau kita tidak bayar uang pengganti, harta beliau bisa disita! 😳 itu bikin kita was-was sih? tapi jangan bingung, kita harus jaga keadilan dan membuat putusannya yang benar. 🤔
 
aku pikir putusannya ini panjang sekali untuk hakim Arif nuryanta 🙄. 12 tahun penjara sudah capek, tapi uang pengganti lagi Rp14,7 miliar 🤑. aku rasa kalau ada kesalahan dalam proses penyelidikan, tapi putusannya ini tidak adil ya? 🤔. dan apa dengan hakim Djuyamto, 12 tahun penjara juga sudah cukup banget 🙅‍♂️. aku rasa korupsi masih menjadi masalah besar di Indonesia, tapi kita harus cek kesabaran dulu before mengambil tindakan 😴.
 
Kalau pengadilan ini sudah ramping, lama ya siapa yang ngerasa lega? 12 tahun penjara untuk djuyamto ahhhh kalau aku bukak masuk ke pengadilan, aku jadi penasaran apa yang terjadi di dalam. tapi sepertinya, putusannya ini bagus banget, korupsi dijaksa dan harusnya tidak ada lagi korupsi di negara kita 🙌. aku rasa perlu diingatkan bahwa korupsi bukan hanya masalah hakim atau pengadilan, tapi juga masalah masyarakat sendiri yang harus lebih berhati-hati dalam menghadapi tindakan korupsi ini
 
Wow 🤯! Putusan pengadilan ini memang mengejutkan banyak orang. Perlu diingat bahwa korupsi masih sangat serius dan perlu dihentikan oleh semua pihak 💪. Tapi, putusan banding ini juga membuat kita penasaran bagaimana proses pengadilan sebenarnya berjalan. Mari kita harapkan putusan seperti ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih hati-hati dalam menghadapi kasus korupsi di masa depan 🤞.
 
😊 Mending tekan hukum korupsi yang sering ngelamun di Indonesia, kalau kita fokus utama korupsi itu adalah kenyamanan hidup orang biasa 🤷‍♂️. Kita udah banget ngalipat denda dan pengganti untuk orang korup, tapi masih banyak kasus lain yang belum terselesaikan... apa artinya? 🤑
 
kembali
Top