Bulan Ramadhan, waktunya untuk berpuasa dan menahan lapar serta dahaga. Namun saat ini banyak umat Islam bertanya apakah menonton drama china saat ramadan diizinkan atau tidak? Jawabannya adalah baiknya menonton drama china saat Ramadan tergantung pada konteksnya.
Dalam fikih, aktivitas maksiat seperti nonton drama yang mengandung unsur keji dan syahwat dapat membatalkan pahala puasa. Menurut Allah SWT berfirman: "Katakanlah kepada orang-orang mukmin agar mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya" (QS. An-Nur: 30). Oleh karena itu, jika drama china yang ditonton memiliki adegan atau dialog yang dapat mengandung unsur keji dan syahwat maka nontonnnya menjadi makruh.
Namun, jika drama china yang ditonton tidak memiliki adegan atau dialog yang dapat mengandung unsur keji dan syahwat, maka menontonya secara hukum diperbolehkan. Namun, perlu diingat bahwa mubah bukan berarti dianjurkan, apalagi jika waktu Ramadhan justru dihabiskan untuk hiburan semata.
Dalam sebuah hadis Rasulullah saw bersabda: "Betapa banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya selain lapar dan haus" (HR. Ahmad). Hadis ini menjadi peringatan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan Ramadhan dengan aktivitas yang minimal nilai ibadah.
Jadi, menonton drama china saat ramadan bukanlah hal yang dilarang secara hukum, namun harus diwaspadai terhadap konteksnya.
Dalam fikih, aktivitas maksiat seperti nonton drama yang mengandung unsur keji dan syahwat dapat membatalkan pahala puasa. Menurut Allah SWT berfirman: "Katakanlah kepada orang-orang mukmin agar mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya" (QS. An-Nur: 30). Oleh karena itu, jika drama china yang ditonton memiliki adegan atau dialog yang dapat mengandung unsur keji dan syahwat maka nontonnnya menjadi makruh.
Namun, jika drama china yang ditonton tidak memiliki adegan atau dialog yang dapat mengandung unsur keji dan syahwat, maka menontonya secara hukum diperbolehkan. Namun, perlu diingat bahwa mubah bukan berarti dianjurkan, apalagi jika waktu Ramadhan justru dihabiskan untuk hiburan semata.
Dalam sebuah hadis Rasulullah saw bersabda: "Betapa banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya selain lapar dan haus" (HR. Ahmad). Hadis ini menjadi peringatan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan Ramadhan dengan aktivitas yang minimal nilai ibadah.
Jadi, menonton drama china saat ramadan bukanlah hal yang dilarang secara hukum, namun harus diwaspadai terhadap konteksnya.