Hukum Mencukur Bulu di Area Organ intim Dalam Islam, Ini Jawaban Buya Yahya

Mencukur bulu genital, yaitu bagian tubuh yang terletak di area intim pria dan wanita, memang menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan mencegah bau tidak sedap akibat kelembapan setelah berkemih. Namun, apakah mencukur bulu genital dianggap sah dalam Islam? Jawabannya adalah: ya, tetapi dengan syarat tertentu.

Menurut Buya Yahya, mencukur bulu genital merupakan sunnah yang dianjurkan untuk menjaga kebersihan area intim. Ia menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan bulu di area tersebut dengan tujuan untuk menjaga area genital dari bakteri, kotoran, dan infeksi mikroba.

Namun, Buya Yahya juga menekankan bahwa tidak sebaiknya mencukur habis atau meninggalkannya terlalu panjang. Ia rekomendasikan untuk mencukur dengan pendek dan tidak terlalu sering. "Dan tidak sebaiknya selalu bersih akan tetapi ditinggalkan pendek, bukan dibiarkan memanjang," katanya.

Selain itu, Buya Yahya juga menjelaskan bahwa perlu ada batasan dalam mencukur bulu genital. Misalnya, jika rambut panjang, maka harus dirapikan dan dibersihkan secara teratur untuk mencegah kotoran dan infeksi mikroba menempel pada area tersebut.

Pada umumnya, Buya Yahya mengatakan bahwa mencukur bulu genital adalah hal yang sah dalam Islam, tetapi perlu dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan.
 
omong omongan ini sih kayaknya udah lama banget! siapa yang bilang ada syarat tertentu kalau bisa mencukur bulu genital? apa sih syaratnya? toh aku rasa kalau mau bersih dan tidak berbau, apa salahnya? tapi salah satu sumbernya bilang harus dirapikan dan dibersihkan secara teratur. kayaknya bikin aku kebingungan! 🤔💁‍♀️
 
hehe, ya gampang banget buat kita Indonesian! Mencukur bulu genital itu sebenarnya sudah umum di Indonesia, kan? tapi kayaknya harus ditegaskan oleh orang yang berpengaruh seperti Buya Yahya. aku pikir itu bagus karena masih banyak orang yang masih kaget sama kebiasaan ini. tapi sepertinya tidak ada masalah sama sekali! yang penting adalah kita bersih dan sehat. hehe, aku suka cara Buya Yahya untuk mencukur dengan pendek dan tidak terlalu sering, itu juga bagus banget!
 
Mencukur bulu genital itu lumayan penting banget kawan 🤩! Jangan lupa sih untuk tidak terlalu sering mencukurnya ya 😅. Kalau habis dicukur, jangan biarkan panjang terlalu juga, aja cukup pendek saja 🙏. Cukup bersih dan rapi sengaja aja, tidak perlu selalu terlalu serius dngan hal ini 🤣.
 
kira-kira siapa yang bilang mau cuci tubuh kita habis kecuali Allah SWT ya? tapi apa salahnya kita cuci kotoran dan bakteri dari tubuh kita? jelas saja bisa jadi baik. tapi, mungkin harus kita ingat batasannya yaitu tidak terlalu sering dan tidak terlalu panjang, ya 🙏
 
Mencukur bulu genital itu kayak banget dengan hati-hati ya... Jangan terlalu sering aja, karena bisa jadi membuat area intim kamu lelah nih. Yang penting adalah menjaga kebersihan dan mencegah bau tidak sedap. Kalau rambutnya panjang, kalau rapikan dulu nih sebelum mencukur, agar tidak ada kotoran yang menempel. Tapi apa yang paling penting adalah kamu tidak perlu merasa gugup atau tidak nyaman dengan bulu genitalmu sendiri. Yang penting adalah kamu menjaganya dengan baik dan tidak berlebihan... 😊
 
🤔 Mencukur bulu genital memang bisa jadi cara untuk menjaga kebersihan, tapi apa yang harus diingat sih? Kalau mencukur habis atau terlalu sering, itu juga bisa jadi salah satu penyebab masalah! Misalnya, infeksi mikroba atau bahkan kanker. Jadi, yang penting adalah mencukur dengan hati-hati dan tidak berlebihan. Jangan lupa untuk merapikan dan membersihkan area tersebut secara teratur pula, biar tetep siuman dan sehat! 💪
 
iya aja, kaya gampang banget ya! tapi apa sih yang penting adalah ngecukur dgn tepat, jangan terlalu keberatan atau panjang. rasanya lumayan nyaman karna kebersihan, tapi jangan lupa cuci tangan dulu sebelum geucekur 😂 dan rapiin ya!
 
Gue pikir memang benar kalau kita harus mencukur bulu di area intim, tapi gue tidak yakin sama sekali apa yang sebaiknya dilakukan. Gue suka menggunakan air jeruk manis untuk membersihkan area itu, tapi mungkin ada cara lain yang lebih baik. Gue juga ingat dari temen gue yang pernah mencoba menggunakan alpaca hitam, tapi saya belum pernah mencobanya karena rasa tidak nyaman. Gue ingin mencoba menggunakan kacang tanah yang sudah direndam dalam air panas untuk membersihkan bulu di area itu, mungkin bisa jadi solusi yang tepat.
 
Haha, apalah cerita siapa yang suka rambut di area intim? Mencukur itu seperti membersihkan piring setelah makan, tapi jangan lupa untuk membersihkan pesta di sekitarnya juga ya! 😂 Saya pikir Buya Yahya benar-benar serius dengan pendapatnya tentang mencukur bulu genital. Tapi, siapa yang bilang bahwa harus selalu bersih? Aku rasa setelah beberapa kali mandi, siapa yang mau kehilangan seseorang? 😂 Kita harus menemukan titik keseimbangan antara menjaga kebersihan dan tidak menjadi orang yang terlalu serius dengan dirinya sendiri. Dan sepertinya, Buya Yahya telah menemukannya dengan mengatakan bahwa mencukur habis bukannya baik! 🤣
 
Mencukur bulu genital memang penting buat menjaga kebersihan dan mencegah bau tidak sedap, tapi apa yang harus dihormati yaitu batasannya aja. Jangan terlalu sering atau habis, karna bisa bikin masalah lain 🤔. Saya rasa yang penting buat kita adalah menjaga area intim tetap bersih dan sehat, tapi tidak perlu bikin pola yang terlalu ketat. Kita harus bisa menemukan keseimbangan aja 😊.
 
Haha, kamu tahu kalau ada orang yang bilang mencukur bulu genital itu sunnah? Maksudnya sih buat jaga kebersihan, tapi nggak boleh terlalu serius, kan? Seperti aku, aku lebih suka bilang bahwa mencukur bulu genital adalah cara untuk " membersihkan" area intim dari bakteri yang mau tidur malam 😂. Tapi seriousnya, sih ada batasan, jangan sampai habis aja! Aku rasa itu seperti mencari "kebersihan" di puncak Gunung Merapi, itu nggak mungkin 🤣.
 
Mencukur bulu genital itu nggak salah, tapi kita harus ngaruhin dengan bijak ya! Kalau kita mengutamakan kebersihan, maka mencukurnya bisa jadi cara yang tepat. Tapi, kalau kita terlalu sering atau mengutamakan estetika, maka mungkin ga tepat. Bayangkan aja, ada orang yang nggak suka disentuh, tapi kita lagi punya rasa bahwa kita harus bersih. Kita harus bisa memahami batasan orang lain, ya!
 
kembali
Top