Gue cium temen saya yesterday di kafe, dan dia bilang sama gue kalau dia sengaja memutus hubungan dengan menantunya. Nanti gue aja bingung dengannya, tapi nih dia katakan konflik itu cuma soal masalah keluarga yang tak terelakkan lagi, masing-masing suka mengatakan dia yang benar dan yang lainnya siapa aja yang salah. Gue bilang "oh iya" aja, kalau gue punya masalah sama menantu saya, aku jadi panik banget. Mungkin itu karena aku masih ingat saat-saat muda ketika masalah keluarga sering menggugah perhatian. Tapi sepertinya konflik antara orang tua dan menantunya itu tak terstruktur sih, bisa berubah-ubah gak nggak.