Video viral yang menampilkan sejumlah orang berpakaian merah dengan atribut dan bendera PDI Perjuangan (PDIP) beredar di media sosial, menyebarkan klaim bahwa kader PDIP mengaku "butuh PKI". Unggahan ini diklaim memerlihatkan kekejaman ideologi PKI.
Pernyataan tersebut kemudian dilengkapi dengan transkrip audio yang menunjukkan ucapan yang sama. Namun, setelah diperiksa kembali oleh tim Riset Tirto, ternyata klaim tersebut tidak benar. Video viral ini merupakan contoh dari salah penafsiran terhadap video asli.
Dalam sebuah video yang beredar di YouTube sebelumnya, tampak jelas sekelompok orang mengenakan atribut dan bendera PDI Perjuangan. Namun, ketika dilihat kembali oleh tim Riset Tirto, tidak ada suara audio yang disertakan dalam video tersebut.
Dalam penelusuran yang dilakukan oleh Tim Riset Tirto, ternyata klaim bahwa kader PDIP mengaku "butuh PKI" adalah salah. Frasa yang diklaim sebagai "aku butuh PKI" sebenarnya merupakan "aku dudu PKI", yang dalam bahasa Jawa berarti "aku bukan PKI".
Kata "dudu" dalam konteks ini digunakan untuk menyatakan penolakan, bantahan, atau ketidaksesuaian terhadap suatu pernyataan. Oleh karena itu, kalimat "aku dudu PKI" memiliki makna yang berbeda dari apa yang disalahartikan oleh klaim tersebut.
Penelusuran lanjutan juga menunjukkan bahwa video viral ini telah beredar sejak 2020 dan berulang kali dimunculkan kembali dengan narasi serupa. Klaim tersebut telah dibantah sebelumnya, namun terus-menerus beredar di media sosial.
Pernyataan tersebut kemudian dilengkapi dengan transkrip audio yang menunjukkan ucapan yang sama. Namun, setelah diperiksa kembali oleh tim Riset Tirto, ternyata klaim tersebut tidak benar. Video viral ini merupakan contoh dari salah penafsiran terhadap video asli.
Dalam sebuah video yang beredar di YouTube sebelumnya, tampak jelas sekelompok orang mengenakan atribut dan bendera PDI Perjuangan. Namun, ketika dilihat kembali oleh tim Riset Tirto, tidak ada suara audio yang disertakan dalam video tersebut.
Dalam penelusuran yang dilakukan oleh Tim Riset Tirto, ternyata klaim bahwa kader PDIP mengaku "butuh PKI" adalah salah. Frasa yang diklaim sebagai "aku butuh PKI" sebenarnya merupakan "aku dudu PKI", yang dalam bahasa Jawa berarti "aku bukan PKI".
Kata "dudu" dalam konteks ini digunakan untuk menyatakan penolakan, bantahan, atau ketidaksesuaian terhadap suatu pernyataan. Oleh karena itu, kalimat "aku dudu PKI" memiliki makna yang berbeda dari apa yang disalahartikan oleh klaim tersebut.
Penelusuran lanjutan juga menunjukkan bahwa video viral ini telah beredar sejak 2020 dan berulang kali dimunculkan kembali dengan narasi serupa. Klaim tersebut telah dibantah sebelumnya, namun terus-menerus beredar di media sosial.