Saat ini banyak beredar unggahan lowongan pekerjaan di media sosial yang menyesatkan para calon pendaftar. Salah satu contoh adalah klaim adanya rekrutmen Tenaga Pendukung Program SIHREN Kemenkes RI melalui tautan yang dibagikan oleh akun Facebook “Lowongan kerja”.
Klaim tersebut memperkenalkan rekrutmen ini sebagai kesempatan emas untuk para pencari pekerjaan dan berkontribusi dalam program kesehatan nasional. Namun, setelah dilakukan penelusuran, ternyata klaim tersebut adalah salah dan menyesatkan.
Dalam artikel Periksa Fakta Rekrutmen SIHREN Kemenkes RI, Tirto.id menemukan bahwa rekrutmen ini hanya diumumkan melalui kanal resmi Kemenkes dengan tautan domain https://link.kemkes.go.id/RecruitmentSIHREN2026. Tidak ada tautan yang terverifikasi sebagai situs resmi Kemenkes.
Selain itu, informasi rekrutmen resmi tersebut juga membahas tentang posisi yang dibuka, jadwal pendaftaran, dan mekanisme seleksi yang berbeda dari informasi yang disebarkan akun Facebook “Lowongan kerja”.
Klaim tersebut memperkenalkan rekrutmen ini sebagai kesempatan emas untuk para pencari pekerjaan dan berkontribusi dalam program kesehatan nasional. Namun, setelah dilakukan penelusuran, ternyata klaim tersebut adalah salah dan menyesatkan.
Dalam artikel Periksa Fakta Rekrutmen SIHREN Kemenkes RI, Tirto.id menemukan bahwa rekrutmen ini hanya diumumkan melalui kanal resmi Kemenkes dengan tautan domain https://link.kemkes.go.id/RecruitmentSIHREN2026. Tidak ada tautan yang terverifikasi sebagai situs resmi Kemenkes.
Selain itu, informasi rekrutmen resmi tersebut juga membahas tentang posisi yang dibuka, jadwal pendaftaran, dan mekanisme seleksi yang berbeda dari informasi yang disebarkan akun Facebook “Lowongan kerja”.