Hoaks Tautan Rekrutmen Tenaga Pendukung SIHREN Kemenkes RI

Pesan Hoaks di Media Sosial Menyesatkan Masyarakat, Ini Kejadian Nyata yang Terjadi Saat itu!

Pernahkah kamu tertipu dengan pesan hoaks yang mengatakan ada lowongan kerja yang menjanjikan dengan gaji tinggi dan kelebihan lainnya? Pada bulan Januari 2026, beredar di media sosial akun "Lowongan Kerja" unggahan rekrutmen Tenaga Pendukung Program SIHREN Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Unggahan tersebut menjanjikan kesempatan emas bagi para pria dan perempuan yang ingin mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi. Tidak hanya itu, uggahan tersebut juga menyertakan tautan untuk mendaftar.

Unggahan tersebut dipublikasikan oleh akun "Lowongan Kerja" pada Sabtu (1/2/2026). Dalam unggahan tersebut, pengunggah menulis dengan bersemangat bahwa rekrutmen ini adalah kesempatan emas bagi kamu yang ingin memulai karirnya sambil berkontribusi dalam program kesehatan nasional. Tidak jarang, pengunggah juga sering memberikan saran atau nasihat kepada calon peserta.

Sayangnya, klaim tersebut adalah hoaks! Setelah ditelusuri lebih lanjut, tim Tirto menemukan bahwa situs yang disebutkan dalam unggahan tersebut tidak terdaftar di Kementerian Kesehatan. Sama-sama, tim penulis melakukan pengecekan via WHOIS untuk memverifikasi keaslian situs tersebut.

Hasil penelusuran, diketahui bahwa situs tersebut hanya terdaftar di BVI (British Virgin Islands) dan tidak berkaitan dengan Kementerian Kesehatan! Jika kamu ingin menjadi bagian dari rekrutmen SIHREN, kamu harus memperhatikan informasi resmi dari Kemenkes.

Sumber informasinya dapat dilihat melalui kanal resmi @kemenkes_ri di Instagram. Informasi tersebut mengatur bahwa masa pendaftaran untuk posisi ini sudah ditutup.
 
ada kayaknya siapa yang bilang kalau itu rekrutmen asli dari kemenkes? sih aku pikir itu hoaks banget! siapa sih yang bisa buat situs seperti itu tanpa harus terdaftar di kemenkes? dan kalau itu benar-benar rekrutmen, kenapa gak ada kabar sebelumnya? ini cuma media sosial yang serius banget!
 
Hehe, gue kira aja itu lowongan kerja yang legit banget! Sampahnya gue tertipu sama hoaks itu. Kalo bukan sih, kenapa harus ada uggahan seperti itu di media sosial? Kita harus lebih berhati-hati lagi, kan? Siapa tahu ada lagi yang kehilangan uang karena pesan hoaks.
 
Pesan hoaks di media sosial memang sangat menyesatkan, tapi apa yang membuat saya pikir ini juga cerita tentang kesadahan masyarakat kita. Jika orang-orang terus tertipu dengan pesan-pesan seperti ini, itu berarti mereka tidak percaya diri atau tidak memiliki informasi yang akurat tentang lowongan kerja di Indonesia. Maksudnya, kita harus lebih bijak dalam memilih sumber informasi dan tidak terlalu cepat percaya pada pesan yang menjanjikan hasil yang tidak realistis. Ini bukan hanya masalah kesadahan masyarakat, tapi juga perlu kita perhatikan agar masyarakat Indonesia tidak terus tertipu dengan hoaks-hoaks seperti ini. Kita harus lebih peduli dan berhati-hati dalam memilih informasi yang dihantarkan melalui media sosial. 🤔
 
aku benar-benar sangat marah dengan apa yang terjadi pada media sosial lagi! siapa ngerasa mau dipaksa untuk jadi korban hoaks seperti itu? sekarang giliran kamu yang harus beres ke kantor untuk mengetahui apakah kamu punya pekerjaan di SIHREN atau apa. kanudayaan media sosial ini, kita nggak bisa nyaman lagi aja! 🤯👎
 
Aku pikir ini lagi-lagi contoh bagaimana orang-orang bisa menyesatkan masyarakat dengan pesan hoaks! Aku sendiri pernah tertipu sama hal seperti ini, tapi setelah aku cari informasi dari sumber yang tepercaya, aku malah terkejut sama kebenarannya.

Aku rasa ini gampang banget baginya untuk menyesatkan orang lain, tapi di balik itu ada cara-cara yang bikin aku penasaran. Misalnya, siapa yang bilang ini adalah kesempatan emas? Siapa yang bilang ini benar-benar dari Kemenkes?

Aku pikir ini bukan hanya tentang kesalahan kecil, tapi tentang bagaimana cara kita bisa belajar dan tidak tertipu sama hal seperti ini lagi-lagi. Aku rasa kita harus lebih berhati-hati saat menggunakan media sosial, terutama kalau ada promosi atau lowongan kerja yang terlihat menjanjikan.

Dan aku malah penasaran sampe kapan kita bisa percaya sendiri sama informasi dari sumber yang tidak tepercaya lagi?
 
Wahhh, bikin penasaran banget! Siapa sih yang bilang ada lowongan kerja seperti itu? Sepertinya dia bule-bule sih, karena situsnya di BVI, kayaknya gak berkaitan sama sekali dengan Kemenkes. Saya sudah pernah ditipu sama hoaks di media sosial, kayaknya harus lebih berhati-hati lagi saat mendapat lowongan kerja. Masa pendaftaran sudah ditutup kan, jadi tidak ada yang bisa mendaftar lagi!
 
heyo, aku rasa itu gini juga terjadi banyak kali di media sosial kalau ada lowongan kerja yang menjanjikan tapi ternyata hoaks! aku pernah tertipu sama seperti itu, aku punya teman yang jadi korban sama hoaks lowongan kerja, dia jadi khawatir dan kecewa banget. aku pikir rekrutmen sihren itu ada di kemenkes, tapi ternyata tidak, kalau mau jadi bagian dari rekrutmen itu, harus lihat kanal resmi kemenkes di instagram aja. aku rasa kita harus lebih berhati-hati saat lihat lowongan kerja di media sosial, karena banyak kalau hoaks ya 😒💔
 
Saya pikir kalau media sosial ini kan sering kena dulu, tapi ini salah satu contoh yang bikin saya sedih. Karena siapa tahu banyak orang yang tertipu dengan hoaks ini dan kemudian memanggil lowongan yang tidak ada. Ini bukan cuma tentang kesalahan kecil, tapi kalau kita jadi korban dari hal ini bisa bikin masalah besar ya. Kalau kita ingin bergabung dalam rekrutmen SIHREN, kita harus waspada dan memeriksa informasi resmi dari Kemenkes terlebih dahulu.
 
Pesan hoaks ini memang sangat jujur, sih... orang-orang Indonesia terus dicoba sama media sosial, kan? Mungkin kalau tidak berhati-hati, kita bisa jadi jatuh ke lowongan kerja palsu yang menjanjikan gaji tinggi. Saya rasa ini perlu diingat oleh semua orang, bahkan orang tua harus menjelaskan hal ini pada anak-anaknya juga.
 
Pesan hoaks begitu sibuk membuat kita semua tertipu deh, gak percaya kayaknya si "Lowongan Kerja" yang bikin promosi begitu asyik! Siapa tahu kan sih siap-siap untuk lowongan kerja tapi ternyata gak ada kaitannya sama sekali dengan Kemenkes. Sama-sama, keren banget dia bisa membuat orang-orang terpesona dengan iklan yang menjanjikan gaji tinggi dan kelebihan lainnya. Tapi kalau kamu mau jadi bagian dari rekrutmen SIHREN, jangan lupa cek kanal resmi Kemenkes di Instagram ya, karena informasi tersebut benar-benar asli dan kamu bisa langsung memperhatikan masa pendaftaran yang sudah ditutup.
 
omg, makanya jangan terburu-buru! kalau lowongan kerja menjanjikan gaji tinggi dan kelebihan lainnya, pasti ada penipuan yang nantinya akan kamu temui 😒. kayaknya harus diingat untuk selalu memeriksa keaslian informasi sebelum memesan atau melakukan sesuatu. siapa tahu rekrutmen SIHREN itu benar-benar nyata, tapi kalau kamu tidak berhati-hati, kamu akan jadi korban hoaks lagi 😳.
 
Gue pikir media sosial ini terlalu sering jadi sarang hoaks. Kalau gak peduli kayaknya apa yang dikirim, asalkan ada ganti rugi. Karena itu, pastikan kamu selalu memeriksa sumber informasinya sebelum menyerap informasi. Kalau sumbernya kerahasiaan atau sulit diakses, jangan terburu-buru aja memilih jawabannya.
 
Pesan hoaks kayak gini kayaknya terus beredar, siapa tahu kalau lagi ada orang yang tertipu 😒. Masa kira-kira siapa nanti yang akan jadi korban? Dan kayaknya kemenkes juga harus lebih perhatian dengan informasi yang diumumkan, sih. Tapi tidak apa-apa, kalau sudah terjadi kan, belajarlah dari kesalahan itu dan jangan terus beredar hoaks 😅.
 
ini gini, kalau ada rekrutmen yang menjanjikan itu pasti hoaks ya... siapa pun yang ingin bekerja harus jujur dan tidak tertipu dengan pesan palsu seperti itu 😒. kalo kamu ingin bekerja pasti kalah laku cari lowongan di situs resmi, seperti loker.com atau lihat kemenkes RI juga ada banyaklowongan kerja disana. kalau gak bisa langsung coba konsultasi dengan orang yang sudah bekerja di bidang itu juga bisa bantu kamu 😊.
 
Aku rasa sih kalau banyak orang kalau nggak terbiasa dengan hoaks yang banget, apalagi kalau dia mengatakan ada lowongan kerja sambil gaji tinggi. Ngeluh, aku sendiri pernah tertipu sama hal ini juga, tapi kabarnya aku sukses melamar pekerjaan di sebuah perusahaan yang jujur, aku kira sih kalau hoaks itu kayaknya buatan dari orang-orang yang nggak punya kerja.

Aku pikir kalau harus berhati-hati sama dengan informasi yang dibagikan online, terutama kalau dia mengenai lowongan kerja. Karena aku tahu sih kalau banyak orang yang nggak bisa membedakan apakah itu hoaks atau bukan, jadi aku sarankan kalau harus selalu memeriksa sumber informasinya terlebih dahulu, misalnya dari situs resmi atau kanal resmi organisasi yang bersangkutan.
 
Pesan hoaks yang beredar di media sosial ini memang membuat kita kaget deh, tapi kalau kita pikir secara logis, siapa naja yang akan bilang tentang lowongan kerja asli itu? Kita harus selalu waspada dan tidak tergiur dengan promosi yang terlalu mengesankan. Yang jadi penting adalah memeriksa informasi dari sumber yang resmi. Jangan sampai kita jatuh ke dalam jerat hoaks nih! 🤦‍♂️💡
 
Gue udah baca cerita ini, tapi gue rasa siapa yang saking senang-senang membuat hoaks seperti ini? Siapa yang saking ngga ingin orang-orang tertipu dengan lowongan kerja palsu? Gue rasa itu sama aja kayak bermain game, tapi orang-orang gue coba nyari recompense yang gak ada. Gue sih paham kalau kesempatan baik-baik saja, tapi harus diawali dengan kejadian nyata, ya?
 
Gak percaya sih, di media sosial gini ada yang hoaks banget! Lowongan kerja SIHREN itu nyata, tapi klaim-klaimnya total hoax! Siapa pun yang ngepost unggahan tersebut, jelas bukan dari Kemenkes. Kanal resmi @kemenkes_ri di Instagram juga sudah ngelarikan informasi tentang rekrutmen ini, tapi siapa tahu gak ada yang lihatnya ya 🙄. Ini bukan pertama kalinya media sosial dipake sebagai platform untuk menyesatkan orang, jadi kita harus lebih berhati-hati saat ngecheck informasi, ya! 🤦‍♂️
 
kembali
Top