Hoaks Tautan Daftar Bansos PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos

Klaim tautan pendaftaran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) Rp900 ribu ini adalah penipuan palsu. Klaim tersebut menyesatkan warga masyarakat, yang dibagikan di media sosial dan akun Facebook "Info Berita Terkini".

Unggahan tersebut membuat pengunjung diarahkan ke laman pengisian kuesioner dengan logo Kemensos dan meminta nomor Telegram. Namun, tidak ada informasi lengkap tentang alamat atau nomor telepon.
Tautan tersebut berujung pada permintaan data pribadi dari pengguna. Pemilik tautan berujung pada modus penipuan digital yang sering disebut "phishing". Penipu seringkali menyamar sebagai entitas terpercaya dan mengelabui korban untuk memberikan informasi yang sangat sensitif.

Berikut adalah klaim-klaim palsu tersebut dalam detail:

- Tautan yang diunggah dapat berubah menjadi tautan ke laman pengisian kuesioner.
- Pengunjung diminta untuk memasukkan nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
- Diakhiri dengan pengiriman kode verifikasi 5 digit untuk memberikan data yang sangat sensitif.
 
ini kalau nggak pernah cairan ini jadi korban penipu ya 🤦‍♂️ aku nyangga kalau mereka buat tautan palsu itu, siapa aja tau kalau itu benar? aku rasa berasal dari orang yang tidak sabar dan mau cepat mendapatkan bantuan, padahal gak perlu ngerasa panik gitu. kamu harus jaga diri sendiri, gak mau terjebak di sini lagi. aku paling takut kalau mereka buat tautan lainnya yang sama dan membuat orang lagi jatuh ke penipuan 😳
 
Ggak percaya banget kalau klaim tautan itu palsu! Siapa nyelewatkan aja tautan yang bilangnya dari Kemensos? Kalau begitu, siapa yang bilang itu palsu? Belum punya sumber yang tepercaya kalau tautan itu palsu. Saja tolong di-cek dulu sih, apakah benar-benar palsu atau tidak! 🤔💻
 
Oh man, aku tidak percaya sama sekali! Tapi aku juga gak heran banget kalau klaim itu palsu. Aku sendiri udah pernah terjebak seperti itu pada tahun lalu, aku punya teman yang udah jadi korban modus penipuan digital itu 🤦‍♂️. Klaim tautan PKH itu mirip banget dengan klaim lainnya, aku pikir itu hanya cara penipu untuk mendapatkan informasi pribadi kita. Aku bilang, kalau kamu udah menerima tautan seperti itu, jangan sampai ngirit waktu dan coba isi kuesionernya, tapi sebaliknya, laporkan ke Kemensos langsung, aku yakin mereka akan membantu! 📞
 
Aku pikir ini penipuannya yang serius! Siapa tahu kalau gini terjadi ke luar Jakarta, nanti semua orang pasti kewalahan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Aku rasa aku harus beritahuku teman-teman di sekolah tentang tips untuk menghindari penipuan seperti ini. Misalnya, kalau kamu tertarik dengan pesan atau link dari sumber yang asing, jangan langsung ikut aja, coba tanya dulu apakah benar atau tidak. Dan kalau sudah tahu apa-apa ya penipuannya, minta tolong temen atau keluarga kamu secepat mungkin! Kita harus waspada dan berhati-hati saat menggunakan internet! 🤥💻
 
Klaim tautan PKH 2026 itu nyata-benar penipuan palsu 🤦‍♂️! Siapa pun yang mengirimkannya itu harus dihentikan, karena itu menyesatkan warga masyarakat dan bisa bikin korban kewalahan. Saya sudah pernah ketemu dengan konten itu di Facebook, dan saya langsung membalasnya bahwa itu penipuan. Tapi siapa tahu ada lagi yang juga mengirimkannya? 🤔 Kami harus waspada dan tidak tergiur dengan tawaran itu. Jangan kita jadi korban sendiri ya! 😅
 
Hehe, aku pikir siapa sih yang akan jatuh ke penipuan nini? Aku sendiri pernah dengerin cerita temen aku yang gagal di PKH 2024 karena terjebak dengan tautan palsu seperti ini. Aku rasa pemerintah harus lebih hati-hati dalam mengeluarkan informasi tentang bantuan sosial, nanti kalau kita tidak berhati-hatu, siapa sih yang akan menjadi korban? 🤦‍♂️

Aku juga penasaran kenapa informasi ini diposting di Facebook dan akun info, padahal sudah ada aturan tentang penggunaan media sosial untuk kepentingan negara. Aku rasa pemerintah harus lebih transparan dalam berkomunikasi dengan masyarakat, jangan membuat orang semakin curiga hanya karena tidak memiliki informasi yang jelas. 🤔
 
Udah terkena penipuan ya... kalau gini aja, bagus banget Kemensos punya sistem yang bisa nginformasikan siapa-siapa nanti tentang pendaftaran PKH tahun depan, tapi apakah mereka ada sistem yang cukup aman untuk mencegah penipu ini? Tapi aku tidak ragu kalau gini aja udah terjadi sebelumnya dan kamu harus waspada juga. Informasi seperti itu harus dikomunikasikan secara resmi melalui media resmi Kemensos, jangan ngajak media sosial atau akun facebook yang tidak resmi...
 
Paham banget, kalau klaim itu palsu sih! Warga lho yang terkena penipuan ini, khususnya mereka yang nggak pernah liat sejarah internet atau nggak bisa baca dengan baik 🤦‍♂️. Tapi apa yang membuatku sedih adalah kalau informasi palsu itu masih diunggah di media sosial dan akun Facebook "Info Berita Terkini" 😒. Mereka kudu lebih berhati-hati ya, kalau nggak mau korban jadi korban penipuan digital 🚫.

Kalau program PKH itu sebenarnya bermanfaat kok, tapi kalau klaim-klaim palsu seperti ini terus diunggah, maka tidak akan banyak orang yang percaya lagi 😔. Jadi, kita harus lebih waspada dan berhati-hati ketika nggak yakin dari mana sumber informasinya 🤝.
 
Oke, sih... ini bikin jujur aja, kalau ada tautan palsu seperti itu di media sosial, kita harus waspada banget 🚨. Bisa jadi korban dari penipuan digital yang serius. Saya pikir Kemensos harus lebih hati-hati dalam pengelolaan informasi pemerintahannya, apalagi kalau ada tautan palsu seperti ini menyesatkan warga. Biar jangan terjadi kasus-kasus penipuan yang membuat orang-orang kehilangan uang atau data pribadinya. Kita harus waspada dan tidak mudah percaya tautan yang asal-asalan ya 🤦‍♂️.
 
Maaf kok, kalau nggak sengaja terjebak di phishin ya... Aku sendiri juga pernah jatuh ke trap seperti ini, akhirnya aku harus menghubungi teman-teman keluarga untuk memastikan apa yang mereka jalani itu benar atau tidak. Setelah dicoba, ternyata aja link itu palsu, dan aku harus membersihkan data pribadiku dari beberapa situs. Aku rasa banyak orang nggak tahu cara mengenali phishin, jadi penting kita waspada dan cek terlebih dahulu apakah link yang dikirim itu asli atau tidak.
 
Hati-hati temen-temen! 🚨 Saya ingat aja kalau ada tautan palsu dari info berita terbaru yang bikin kamu ke laman pengisian kuesioner dengan logo Kemensos 😒. Itu bukan penipuan digital, tapi lebih serius lagi! 🤯 Berikut klaim-klaim yang harus kamu waspadai: - Tautan bisa berubah jadi tautan kuesioner, - Kamu diminta masukkan nama lengkap & nomor telegram aktif, - Lalu ada kode verifikasi 5 digit untuk memberikan data sensitif 🚫. Jangan pernah memberikan informasi pribadi tanpa kamu yakin dahulu! 😒 Kita harus lebih waspada dan tidak jemput penipu! #HatiHatiDenganPenipuanDigital #Waspadalah #KemenSos
 
Gue pikir ini kayaknya penipuan ekstrem banget! Siapa tahu klaim itu benar, tapi kalau tidak ada informasi lengkap tentang alamat atau nomor telepon, maka itu adalah tanda jelas bahwa itu hanya penipuannya. Kalau memang benar klaim itu, kenapa tidak ada lagi informasi? Gue pikir ini kalau gue terjebak di dalam klaim itu, aku akan kehilangan banyak waktu dan data pribadi.

Gue juga pernah terkena penipuan "phishing" sebelumnya, dan itu sangat frustrasinya! Siapa yang mau memberikan informasi sensitif tanpa yakin ke asli atau tidak? Kalau ini benar-benar klaim tentang bantuan sosial PKH, maka kenapa tidak ada lagi informasi tentang bagaimana cara mendapatkan bantuan tersebut?

Gue juga penasaran, siapa yang mengirimkan tautan tersebut dan berapa banyak orang yang jatuh ke dalam penipuan ini? Semua ini kayaknya sangat curang banget!
 
Wah, itu penipuan yang bikin kalian jujur kehilangan uang di media sosial aja 😂. Maksudnya mereka berusaha membuat klaim palsu dari pemerintah nih, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 dan meminta informasi sensitif dari orang-orang. Itu bikin korban kaget banget. Kenapa penipu harus begitu banyak? Mau tidak malah kehilangan uang juga sama-sama aja, kan? 🤣. Mungkin mereka punya rencana untuk menggunakan data itu untuk sesuatu yang tidak baik. Gak bisa dipastikan, tapi kita jangan terlalu percaya diri dengan klaim-klaim palsu dari internet, ya? 😅.
 
kembali
Top