Tiba-tiba saja muncul klaim tentang pembukaan lowongan pekerjaan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun 2026. Klaim ini diunggah oleh pengguna Instagram yang menggunakan nama "info_terbaru2026" dan mengklaim bahwa saat ini BPJS Kesehatan sedang membuka rekrutmen untuk posisi staf BPJS Kesehatan 2026 serta staf BPJS Kabupaten/Kota.
Menurut klaim tersebut, syarat pendaftaran adalah berjenis kelamin laki-laki/perempuan, pendidikan minimal SMA/SMK/D3 dan S1, usia 20-45 tahun, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, serta memiliki kisaran gaji Rp4,5jt-12jt/bulan. Klaim ini juga menyatakan bahwa pegawai akan ditempatkan di kantor layanan BPJS Kesehatan di tingkat kabupaten/kota masing-masing.
Namun, tim riset Tirto.id melakukan penelusuran untuk mengecek kebenaran klaim tersebut dan menemukan bahwa klaim ini tidak dapat dipercaya. Menurut informasi yang diterima dari situs pendaftaran yang di lampirkan di Instagram pengunggah, formulir pendaftaran mensyaratkan nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi asal pendaftar. Terdapat juga kolom persetujuan untuk menerima pesan Telegram dari admin.
Situs pendaftaran tersebut tidak merupakan situs resmi milik BPJS Kesehatan. Dari klarifikasi pihak BPJS Kesehatan, informasi terkait rekrutmen hanya terdapat di situs dan media sosial resmi BPJS Kesehatan.
Menurut klaim tersebut, syarat pendaftaran adalah berjenis kelamin laki-laki/perempuan, pendidikan minimal SMA/SMK/D3 dan S1, usia 20-45 tahun, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, serta memiliki kisaran gaji Rp4,5jt-12jt/bulan. Klaim ini juga menyatakan bahwa pegawai akan ditempatkan di kantor layanan BPJS Kesehatan di tingkat kabupaten/kota masing-masing.
Namun, tim riset Tirto.id melakukan penelusuran untuk mengecek kebenaran klaim tersebut dan menemukan bahwa klaim ini tidak dapat dipercaya. Menurut informasi yang diterima dari situs pendaftaran yang di lampirkan di Instagram pengunggah, formulir pendaftaran mensyaratkan nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor Telegram, dan provinsi asal pendaftar. Terdapat juga kolom persetujuan untuk menerima pesan Telegram dari admin.
Situs pendaftaran tersebut tidak merupakan situs resmi milik BPJS Kesehatan. Dari klarifikasi pihak BPJS Kesehatan, informasi terkait rekrutmen hanya terdapat di situs dan media sosial resmi BPJS Kesehatan.