Hoaks Bansos PKH Rp3 Juta Bagi Pemilik KIS BPJS Kesehatan

Pemerintah siapkan program keluarga harapan PKH Rp3 juta? Belum tentu.

Klaim bahwa pemerintah menyiapkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) bagi pemilik KIS BPJS Kesehatan sebesar Rp3 juta, ternyata adalah hoax. Hoax ini beredar di media sosial dan akhirnya menyesatkan banyak orang dengan menyebarkan informasi palsu.

Pengunggah video yang beredar mengklaim bahwa bantuan tersebut akan diberikan pemerintah hanya dengan syarat KTP, Kartu Keluarga, dan nomor telepon. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, terbukti tidak ada kaitannya antara bantuan PKH dengan pemilik kartu KIS ataupun BPJS Kesehatan.

Selain itu, pengunggah juga menyebarkan tautan yang tidak resmi untuk mengecek penerima bansos. Tautan tersebut memang berujung pada permintaan data pribadi pengunjung dan merupakan modus penipuan yang sering digunakan dalam modus phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

Kementerian Sosial mengkonfirmasi bahwa pencarian bansos mulai disalurkan pada Februari 2026 dengan mengecek data penerima bantuan melalui laman resmi Kemensos.
 
Pokoknya, kabar ini memang serius-bagus, tapi tidak ada bukti nyata sih. Mereka bilang pemerintah mau berikan uang Rp3 juta itu, tapi ternyata hanya hoax. Saya pikir kalau harus dipercaya, karena siapa tahu nanti muncul lagi kabar seperti ini. Lalu, yang pasti bikin kerusakan adalah media sosial, karena di sana informasi bisa beredar sangat cepat. Saya tidak ingin membuat cerita di media sosial, tapi saya pikir kalau harus dipilih, saya lebih suka mempercayai sumber yang benar-benar jujur.
 
😂🤣👀 Biar apa sih ya? 🙄💸 Pakai hoax untuk kejutan PKH. Wah, yang penasaran sih buat buang informasi palsu. 🤦‍♂️💻 Dan tautan phishing aja, hehehe... 🚫👎 Belum pernah nonton sih? 📺
 
Gue pikir ini cuma hoax yang nggak konsisten, siapa tahu ada bantuan PKH tapi siapa saja yang ngebawa syarat KTP, Kartu Keluarga, dan nomor telepon? Gue already terjebak dalem hoax ini sebelumnya kalau tidak beruntung gue tidak punya kartu BPJS Kesehatan 🙄. Tapi kayaknya pemerintah sudah sengaja memberitahu kita bahwa pencarian bansos akan dilakukan melalui laman resmi Kemensos, jadi nggak perlu ngerasa khawatir ya 😊.
 
Wah keren sih, ternyata hoax itu begitu cepat beredar, lho... Dan pengunggah video yang menyebarkan informasi palsu itu, apa aja nih keinginanya? Buat orang lain penasaran dan penipu. Saya rasa ini menunjukkan betapa terbuka masyarakat kita, tapi juga harus waspada banget terhadap hoax-heran yang beredar di media sosial. Dan ya, Kementerian Sosial sudah menyebutkan kapan pencarian bansos akan dimulai, Februari 2026, jadi kita harus sabar aja dan tunggu informasi resmi dari sumber yang terpercaya.
 
Paham ya, siapa yang mau buat program keluarga harapan dan memberi uang Rp3 juta? Sepertinya ini kalau dijadikan contoh bagaimana pemerintah tidak bisa dipercaya lagi 🤔. Tapi, aku rasa kalau ini bisa dibawa sebagai pelajaran untuk semua orang. Kita harus lebih berhati-hati saat melihat berita online, kalau memang tidak pasti, jangan langsung percaya dan bagikan ke orang lain 😊. Maka dari itu, pemerintah seharusnya memberitahu kita secara resmi tentang program PKH dan bagaimana cara mendapatkan bantuan tersebut. Aku rasa ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bekerja sama dan transparan dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat 🤝.
 
Hahaha, kan ga perlu terlalu berkepanjangan sih kalau ada informasi tentang bantuan besar-besaran dari pemerintah. Kalau gini aja, siapa yang tidak senang? Tapi, ternyata informasinya palsu banget! Keren banget cara media sosial bisa membuat hoax ini beredar dengan cepat. Dan yang paling seru adalah mereka bilang ada tautan resmi untuk mengecek penerima bantuan, tapi sepertinya itu juga cuma modus penipuan. Gak jadi kejutan lagi kalau pemerintah memastikan programnya tidak berakhir dengan kerumunan di ruang umum.
 
gak percaya, 3 juta rupiah dari pemerintah itu cuma hoax nih... pengunggah video yang beredar itu kayaknya bilang-bilang aja... siapa tau kalau ada yang benar-benar membutuhkan bantuan itu, tapi sekarang malah gak sengaja jadi korban hoax ini 🤦‍♂️.

saya lihat data dari Kementerian Sosial 2024, mereka sudah menerima 1.234.567 penerima bantuan PKH... itu masih banyak banget, tapi kayaknya masih ada kesempatan untuk yang membutuhkan.

berikut grafik pendapatan rakyat 2025:

* rata-rata bulanan: Rp 5.000.000
* rata-rata tahunan: Rp 60.000.000
* jumlah penerima bantuan PKH: 15%
* jumlah orang Indonesia dengan asuransi kesehatan BPJS Kesehatan: 2,1%

gak ada jawaban dari pengunggah video hoax itu... kayaknya harus lebih berhati-hati ketika share informasi di media sosial 📱.
 
Pemerintah memang terus mencari cara baru untuk membantu rakyat Indonesia, tapi nggak bisa cuma-cuma aja... Kalau mau memberikan bantuan Rp3 juta, pengunggapan yang serius harus dilakukan dulu. Nggak boleh cuma-cuma aja dengan menyebarkan hoax di media sosial. Apalagi kalau ada tautan yang meminta data pribadi, itu nggak jalan... Kita harus lebih teliti dan jujur, kan?
 
Hebu jangan terlalu cepat setuju dengar rumor-rumor yang beredar di media sosial. Kita harus selalu verifikasi informasi sebelum membagikannya ke orang lain. Kalau ada yang mengetahui informasi palsu tentang bantuan PKH, kita harus tidak mau dipaksa dan jangan ikut-ikutan setuju 😒. Kita harus fokus untuk mendapatkan informasi resmi dari sumber yang tepercaya, seperti laman resmi Kemensos atau situs web BPJS Kesehatan. Jangan biarkan penipuan di media sosial menjadi masalah kita 🙅‍♂️.
 
Hmm, kok gak perlu nggak aja sih informasi yang beda2 itu. Kalau gak adem, kapan nanti kepanjangan paksa lagi? 🤔 Maksudnya, kalau diumumkan dulu aja kan, berapa lama kira-kira kita harus sabar. Tapi, terus nggak perlu sih kepanjangan paksa yang nggak ada tujuan. Kalau mau bantu, bantu aja dulu, nggak perlu jadikan kisah. Kalo bukan, kalau ini cerita nyata sih? 🤷‍♂️
 
kembali
Top