Hoaks Bahlil Minta PLN Menaikkan Tarif Token Listrik

Klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak PT PLN (Persero) menaikkan harga token listrik agar perusahaan tidak merugi dan masyarakat belajar menghemat listrik adalah salah. Menurut pemerintah, tarif listrik bagi 25 golongan pelanggan tetap berlaku tanpa perubahan pada kuartal I 2026.

Bahkan Pemegang Bebas Listrik (PBB) akan diberikan subsidi listrik dan untuk hal ini Pemerintah melakukan perencanaan dan pengelolaan yang lebih baik dalam mempertahankan daya beli masyarakat.
 
Harga token listrik naik sih, tapi apa sih salahnya? Masyarakat harus belajar menghemat listrik ya? Kalau gini, siapa nanti yang ikut kehilangan daya? Masih banyak orang yang belum bisa menerima perubahan ini 🤔
 
Maaf bro, aku pikir kalau Menteri Energi itu sengaja mau jebakan PBB dengan subsidi listrik. Aku rasa ini salah paham deh, karena apa sih tujuan dari itu? Kalau ingin masyarakat belajar menghemat listrik, kita harus ada contoh nyata aja, bukan hanya memberikan subsidi kepada PBB. Kita harus lihat cara kerja perusahaan listrik itu sebenarnya, bagaimana caranya bisa menghemat biaya dan tidak merugikan pembayar listrik di masa depan. Kita harus fokus pada solusi yang positif, bukan membagi masyarakat dalam dua kelompok. 🤔💡
 
aku pikir pemberian harga token listrik itu nggak masuk akal, siapa yang mau mengeluarkan uang untuk token listrik tapi tidak bisa bayar tagihan listriknya sendiri? kalau ini benar-benar ada, aku kira akan banyak orang yang kesulitan membayar tagihan listrik nanti. dan apa dengan subsidi listrik bagi PBB? nggak pasti siapa yang akan mendapatkan itu, mungkin hanya si mereka yang punya kartu listrik yang sudah lama, tapi tidak siapa pun di kalangan masyarakat umum. aku pikir ini semua cara untuk memenangkan hati masyarakat dengan janji-janji yang tidak ada dasar, dan perlu diawasi karenanya 💸😒
 
kamu bilang kalau Menteri Energi itu salah? tapi aku rasa dia salah karena kalau Menteri Energi yang terus mengajak PLN untuk menaikkan harga, maka itu akan membuat pengguna listrik menjadi lebih sadar untuk menghemat. tapi kalau Pemerintah mau memberikan subsidi pada PBB, itu juga gampangnya bisa buat mereka makin tidak peduli dengan harga listrik 🤑. aku rasa yang harus diingat adalah jika kita ingin menjaga keberlanjutan energi, kita harus berani menghadapi masalah ini dan membuat perubahan. jangan hanya memberikan subsidi saja, tapi juga harus ada langkah-langkah lain untuk membuat sistem listrik lebih efisien.
 
ini kabar gembira! kalau pemerintah mau menetapkan tarif listrik 25 golongan pelanggan, itu artinya mereka ingin membantu banyak orang yang butuh. tapi perlu diingat, kalau kita mau lebih hemat listrik, tidak ada salahnya. misalnya kita bisa menggunakan lampu LED, ganti AC dengan AC tanpa fan, dan lain-lain. so, ini adalah langkah positif dari pemerintah, kita harus terus berusaha menjadi lebih pintar dan cerdas dalam menghemat energi! 🌞💡
 
Wah, ini kayaknya bikin saya penasaran, apa salahnya menaikkan harga token listrik? Nah, gue pikir kalau Menteri Bahlil itu sengaja bikin PBB keberatan agar tidak bisa bermakna apa-apa. Dengan demikian, perusahaan pun nggak merugi dan bisa melanjutkan operasionalnya tanpa gangguan. Tapi, apa salahnya masyarakat belajar menghemat listrik? Gue pikir itu seharusnya menjadi prioritas utama, jadi kalau giliran saatnya PBB diberikan subsidi listrik, toh itu juga harus ada aturan-aturan yang jelas dan tidak terlalu mudah dipanjangkan.
 
Saya rasa kalau gak ada tekanan dari masyarakat, Menteri Bahlil Lahadalia bakal tidak ngerjain hal-hal yang diwajibkannya. Nah, kalau token listrik di naik, siapa yang bakal masuk duit? PPLN, tentu! Kalau mau ngurangi biaya, maka harus ada inovasi dan solusi baru yang bisa di capai. Saya rasa ini salah strategi, karena masyarakat udah capek dengan harga listrik yang kena naik-naik sepekan aja.
 
Klaim Bahlil mengajak PLN naikkan harga token listrik itu salah, aku pikir itu tidak masuk akal ya 🤔. Kalau mau masyarakat belajar menghemat listrik, bukan harus menaikkan harga, tapi biar semua orang bisa bantu lingkungan dan hemat listrik aja. Membuat PBB subsidi listrik itu juga cerdas, aku senang pemerintah berencana untuk mempertahankan daya beli masyarakat 🙏. Tapi aku masih khawatir bagaimana kalau gini tidak bisa mencegah kekurangan listrik di masa depan, apalagi kalau musim kemarau lagi seperti tahun lalu 🌪️.
 
Aku pikir ini lagi kajian sengaja dari pemerintah. Mereka tahu kalau banyak yang masih bisa diprediksi tentang harga listrik nanti, tapi siapa tahu benar atau tidak? Aku rasa ada sesuatu yang tidak jelas di balik strategi ini... Mungkin mereka berencana mengumpulkan data sementara lalu menetapkan tarif baru? Kalau demikian, itu bisa jadi cara mereka untuk mendapatkan informasi tentang kebiasaan listrik masyarakat. Tapi aku juga penasaran, apa benar-benar ada perencanaan yang lebih baik untuk PBB? Atau hanya kalimat manis untuk dipamerkan di media? Aku masih ragu-ragu...
 
Gue pikir ini salah strategi, kalau mau menghemat listrik harus mulai dari rakyat biasanya aja, tapi sementara ini lagi memberikan subsidi kepada PBB, apa keuntungannya? gue rasa lebih baik buat pemerintah dan PLN buat merespons kebutuhan yang sudah ada di masyarakat. kalau mau menghemat, buat program promosi listrik yang lebih serius, misalnya memberikan diskon kepada pelanggan yang menggunakan listrik dengan efisien. tapi ini sementara waktu lagi memberikan subsidi, gue rasa ini tidak bijak 😊
 
Kalau Menteri Energi bilangin bahwa token listrik harus naik, tapi kemudian bilangin lagi bahwa tidak ada perubahan untuk 25 golongan pelanggan, gini sih cara ya? Kalau benar-benar mau melindungi PBB, sebaiknya tidak ditinggalkan terpisah aja dari yang lain. Nah, aku rasa kalau Menteri Energi bilangin ini lebih diuntungkan bagi PLN daripada masyarakat 🤔. Aku juga pikir ini salah strategi. Kita harus fokus pada cara untuk mempertahankan daya beli masyarakat, bukan caranya yang hanya menguntungkan bagi PBB atau PLN. Hmm, nanti bagaimana kalau token listrik benar-benar naik dan masyarakat tidak bisa menyesuaikan? 🤑
 
Gak keberpikiran sih kalau Menteri Energi mau naikin harga token lagi, kayaknya buat PT PLN merugi aja. Dan kalau gini, kenapa pemerintah jadi asuh-asuhan kiat-kiat masyarakat belajar menghemat listrik aja? Gampang aja sih, tapi apa yang sebenarnya dibutuhkan adalah solusi yang lebih radikal, kayaknya memperkenalkan sistem listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dan kalau perlu ada subsidi untuk PBB juga, tapi jangan sampai membuat PT PLN tidak mau berinovasi aja...
 
Gue pikir itu salah cari solusi, pemerintah harus bikin kreatif lagi. Jika mereka mau meningkatkan harga token listrik, sebaiknya mereka harus memberikan pendampingan kepada masyarakat seperti pelatihan cara menghemat listrik atau program promosi untuk perusahaan yang ingin menggunakan energi terbarukan. Maka dari itu, gue rasa tidak adil kalau masyarakat dipaksa bayar lebih banyak tanpa ada keuntungan yang jelas.
 
Gue pikir itu tidak tepat kan, apa salahnya kalau PLN menaikkan harga token listrik? Jika mereka ingin jaga stabilitas energi tentu juga perlu biaya yang lebih banyak nih, tapi sama-sama ada konsekuensi apalagi PBB akan mendapatkan subsidi sih? Gue rasa ini seperti main game, kalau tidak ada aturan tertentu siapa tahu gak ada orang yang mau membayar listrik aja 😂.
 
Aku penasaran sama pemberitahuan ini, tapi aku pikir tidak usah menaikkan harga token listrik. Kalau mau menghemat listrik, bukannya juga harus bisa menghemat biaya ya? Tapi menurut pemerintah, PBB akan diberikan subsidi, tapi aku masih ragu sama itu. Apalagi kalau banyak orang yang sudah kurang mampu membayar listrik sekarang, nanti kapan mereka akan bisa membayarnya lagi? Aku ingat sama kisahnya di tahun 90-an, pemerintah seringkali mengubah tarif listrik tanpa peringatan dulu, jadi aku tidak percaya sama kebijakan ini.
 
Kalau mau menaikkan harga token listrik, paling tidak harus ada penyesuaian pada tarif untuk golongan pelanggan PBB dulu 😊. Mereka sih yang paling banyak membutuhkan listrik nih, tapi gini lagi dipaksa menghemat? Masih nggak jelas. Saya pikir kalau mau ingin masyarakat belajar menghemat, harus mulai dari dalam pemerintah sendiri, yaitu dengan meningkatkan daya beli masyarakat itu dulu. Karena kalau saja tidak ada penyesuaian, maka semua ini gak jadi maksudnya sih 🤔.
 
Harga token listrik kayaknya terlalu mahal, bro 🤑. Bahlil Lahadalia itu nanya apakah dia punya anak sendiri yang harus nggak ngelutuhin listrik? Masyarakat belajar menghemat listrik itu kayaknya hanya kata-kata aja, siapa yang benar-benar bisa mengurangi konsumsi listrik itu siapa? 🤔 PT PLN ini juga bukan sembarangan perusahaan, mereka harus nggak kehilangan untung apa lagi ada ketidakpastian ekonomi. Saya rasa pemerintah gini banya, kalau mau diijinkan PBB subsidi listrik kayaknya juga harus ada saran-saran yang lebih realistis tentang bagaimana cara menghemat listrik itu. 🙄
 
aku pikir klaim kalau Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ngajak PT PLN menaikkan harga token listrik karena tidak ingin perusahaan merugi itu salah! aku pikir pemerintah sudah memberikan cukup subsidi kepada PBB, jadi kenapa lagi dijanjikan lagi? kalau mau masyarakat belajar menghemat listrik itu aku setuju, tapi nggak perlu menaikkan harga token listrik aja. aku rasa ini masalah solusi yang salah.
 
Gue pikir kalau pemerintah justru harus memberikan contoh caranya menghemat listrik dan menyelamatkan energi, bukannya bikin perusahaan makin kuat lagi. Apalagi gue tahu banyak masyarakat yang belum bisa memahami bagaimana cara menghemat listrik, karena mereka belum terbiasa dengan gaya hidup yang lebih efisien. Kita harus diberikan contoh agar masyarakat belajar dari kita, bukannya dibuat kesulitan lagi. Mungkin pemerintah bisa membuat program pelatihan dan edukasi tentang cara menghemat listrik, biar semua orang bisa ikut berbagi peran dalam menghemat energi. 🌞💡
 
kembali
Top