Puluhan ribu pengguna X mengeluh, platform media sosial yang sebelumnya Twitter dialami gangguan masal saat pukul 21.00 WIB Jumat malam. Kondisi ini memicu ribuan laporan masalah dari berbagai wilayah dunia.
Pengguna X di Amerika Serikat (AS), Inggris, India, dan Kanada melaporkan mengalami kendala yang sama, yaitu gagal login, linimasa tidak memuat, hingga notifikasi yang tidak masuk. Saat pengguna mencoba membuka X disambut pesan galat bertuliskan "Something went wrong. Try reloading". Ketika mengklik tombol muat ulang, layar hanya menampilkan lingkaran berputar tanpa henti.
Pengguna lalu membanjiri platform Instagram, Threads, dan WhatsApp untuk menanyakan layanan X. Tagar seperti "twitter down hari ini", "x error", dan "kenapa twitter tidak bisa dibuka" langsung trending.
Padamnya X pada Jumat malam ini menambah catatan merah platform milik Elon Musk. Terakhir kali X Down terjadi pada Maret 2025 yang juga memicu keluhan dari pengguna global.
Downdetector melaporkan pemulihan layanan X mulai terjadi beberapa jam setelah gangguan puncak. Hal ini seiring menurunnya ribuan laporan dari AS, Inggris hingga India.
Kemkomdigi telah memanggil platform X untuk meminta klarifikasi terkait fitur kecerdasan buatan (AI) Grok, keduanya milik Elon Musk.
Pengguna X di Amerika Serikat (AS), Inggris, India, dan Kanada melaporkan mengalami kendala yang sama, yaitu gagal login, linimasa tidak memuat, hingga notifikasi yang tidak masuk. Saat pengguna mencoba membuka X disambut pesan galat bertuliskan "Something went wrong. Try reloading". Ketika mengklik tombol muat ulang, layar hanya menampilkan lingkaran berputar tanpa henti.
Pengguna lalu membanjiri platform Instagram, Threads, dan WhatsApp untuk menanyakan layanan X. Tagar seperti "twitter down hari ini", "x error", dan "kenapa twitter tidak bisa dibuka" langsung trending.
Padamnya X pada Jumat malam ini menambah catatan merah platform milik Elon Musk. Terakhir kali X Down terjadi pada Maret 2025 yang juga memicu keluhan dari pengguna global.
Downdetector melaporkan pemulihan layanan X mulai terjadi beberapa jam setelah gangguan puncak. Hal ini seiring menurunnya ribuan laporan dari AS, Inggris hingga India.
Kemkomdigi telah memanggil platform X untuk meminta klarifikasi terkait fitur kecerdasan buatan (AI) Grok, keduanya milik Elon Musk.