Tentara Israel, yang dikenal sebagai IDF, kepergokan maling 250 ekor kambing dari Suriah. Aksi tersebut terjadi sekitar dua pekan lalu di wilayah Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Menurut laporan yang diterima dari sumber kepolisian, pasukan IDF menemukan kawanan kambing milik petani Suriah saat menjalankan operasi militer. Mereka kemudian memuat hewan-hewan itu ke dalam truk yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya dan membawanya masuk ke wilayah Israel.
Kembangnya skandal ini terungkap pada pagi hari setelah penyelundupan terjadi, ketika para petani di Dataran Tinggi Golan yang diduduki melihat puluhan kambing berkeliaran di jalan raya. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada otoritas militer Israel dan memicu penyelidikan internal.
Pihak IDF mengonfirmasi bahwa mereka telah menjatuhkan sanksi internal kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk komandan tim yang dibawahhentikan dari dinas, komandan kompi yang menerima teguran, dan seluruh anggota tim diskors untuk jangka waktu tertentu.
Selain itu, sekitar 200 ekor kambing masih berkeliaran tanpa tanda kepemilikan dan tanpa vaksinasi di wilayah Israel dan Tepi Barat yang diduduki. Sementara sisanya dilaporkan kembali tersebar di wilayah Suriah.
Skandal ini menambah ketegangan antara Israel dan Suriah, yang telah berlangsung sejak Israel menduduki Dataran Tinggi Golan Suriah pada 1967.
Menurut laporan yang diterima dari sumber kepolisian, pasukan IDF menemukan kawanan kambing milik petani Suriah saat menjalankan operasi militer. Mereka kemudian memuat hewan-hewan itu ke dalam truk yang diduga telah dipersiapkan sebelumnya dan membawanya masuk ke wilayah Israel.
Kembangnya skandal ini terungkap pada pagi hari setelah penyelundupan terjadi, ketika para petani di Dataran Tinggi Golan yang diduduki melihat puluhan kambing berkeliaran di jalan raya. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada otoritas militer Israel dan memicu penyelidikan internal.
Pihak IDF mengonfirmasi bahwa mereka telah menjatuhkan sanksi internal kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk komandan tim yang dibawahhentikan dari dinas, komandan kompi yang menerima teguran, dan seluruh anggota tim diskors untuk jangka waktu tertentu.
Selain itu, sekitar 200 ekor kambing masih berkeliaran tanpa tanda kepemilikan dan tanpa vaksinasi di wilayah Israel dan Tepi Barat yang diduduki. Sementara sisanya dilaporkan kembali tersebar di wilayah Suriah.
Skandal ini menambah ketegangan antara Israel dan Suriah, yang telah berlangsung sejak Israel menduduki Dataran Tinggi Golan Suriah pada 1967.