Kabar Pencairan BSU 2026 Cair Lagi, Masyarakat Waaspadailah Hoaks!
Pagi ini, kabar pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 beredar di media sosial dan memicu keresahan di kalangan masyarakat. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun segera mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang menyangkal program BSU 2026.
Menurut kemudian, penyaluran BSU Rp600.000 terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh. Namun, ada kabar bahwa Kabar ini tidak berdasar pada kenyataan!
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU. Ia menegaskan bahwa BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri dan bahwa informasi palsu yang beredar di luar kanal resmi pemerintah harus ditolak.
Oleh karena itu, kita semua harus waspada terhadap hoaks dan disinformasi yang mengatasnamakan program BSU 2026. Mari kita jaga kesadaran dan tidak mudah tertipu oleh informasi palsu!
Pagi ini, kabar pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 beredar di media sosial dan memicu keresahan di kalangan masyarakat. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) pun segera mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks yang menyangkal program BSU 2026.
Menurut kemudian, penyaluran BSU Rp600.000 terakhir dilakukan pada tahun 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh. Namun, ada kabar bahwa Kabar ini tidak berdasar pada kenyataan!
Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU. Ia menegaskan bahwa BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri dan bahwa informasi palsu yang beredar di luar kanal resmi pemerintah harus ditolak.
Oleh karena itu, kita semua harus waspada terhadap hoaks dan disinformasi yang mengatasnamakan program BSU 2026. Mari kita jaga kesadaran dan tidak mudah tertipu oleh informasi palsu!