Hasto Ungkap PT PPN Jual BBM Secara Bottom Price tapi Untung

Pertamina Perlu Buka "Harga Rendah" untuk Swasta, Berapa Lagi?

Eks Direktur Pemasaran PT Pertamina Patra Niaga (PPN), Hasto Wibowo, menjelaskan bahwa harga jual solar non subsidi dapat diterapkan dengan harga terendah atau "bottom price". Penyebutannya ini terkait dengan kasus korupsi tata kelola minyak mentah produk kilang mentah pada PT Pertamina Subholding dan Kontrak Kerja Sama tahun 2018-2023.

Hasto menyatakan bahwa penelitian untuk menentukan harga jual terendah diatur dalam Pedoman Pengelolaan Pemasaran BBM Industri dan Marine PPN. Harga ini didasarkan pada kondisi khusus, seperti pandemi COVID-19, stok yang berlimpah, dan kondisi pasar.

"Kalau di Pertamina atau PPN ini ada beberapa istilah, ada HPB (harga perkiraan bawah) yang katanya berbeda juga dengan bottom price. Nah menentukan untung ini apakah karena PT PPN menjual di atas HPB atau di atas bottom price atau apa acuannya," kata jaksa.

Hasto menjelaskan bahwa penentuan harga dapat dilakukan secara agregat, sehingga jika laporan keuangan agregat menunjukkan untung, maka itu berarti penentuan harga telah sesuai.
 
Gue tahu kalau Pertamina harus mau buka kesempatan ini untuk swasta. Kalau tidak jadi, Pertamina akan tertinggal banget. Gue suka kalau mereka membuat price point yang kompetitif dengan swasta, biar bisa menarik investor asing juga. Tapi gue khawatir apakah Pertamina punya kemampuan untuk mengontrol harga yang benar? Seperti di kota Sragen, gue lihat ada bengkel yang sering bikin mobil lebih mahal karena ingin jadi spesial, bukan karena harusnya. Jadi, harusnya kita siap-siap jika Pertamina mau menawarkan harga kompetitif juga.
 
Gue pikir kalau Pertamina harus buka jalan untuk swasta, tapi di sisi lain gue juga bingung apa yang dimaksud "bottom price". Apa bedanya dengan HPB? Nah kalau di sini ada korupsi ya, toh seharusnya Pertamina tidak perlu khawatir harga jual solar non subsidi. Gue pikir untung harus ada untung, kayaknya kalau keuangan agregat masih masuk akal, maka tidak apa-apa sih.
 
Wahhh, pertamina kayaknya harus buka untuk swasta, biar bisa lebih efektif dalam mengelola minyak mentah, ya 🤔. Kalau Pertamina sendiri tidak bisa memberikan harga yang kompetitif, maka itu berarti korupsi punya gandaan, kan? 😳. Aku pikir kalau ada swasta yang mau masuk, makanlah untungnya, dan biar Pertamina bisa fokus pada kegiatan yang sebenarnya, bukan kayaknya terus kalah dalam bisnis minyak mentah 🤑.
 
Kasus ini ngebakin kenangan masa 90-an ketika ada persaingan antar perusahaan minyak yang serius banget, dan ada juga pemerintah yang ingin meningkatkan pengelolaan sumber daya mineral dengan baik. Saya rasa kalau Pertamina mau buka harga rendah untuk swasta, itu bisa membuat keseimbangan pasar menjadi lebih baik, tapi aku ragu apakah itu akan mempengaruhi keuntungan dari PT PPN dan siapa yang akan menjadi kalah di balik permainan ini.
 
Kalau Pertamina mau buka harga rendah seperti swasta, tapi apa yang diinginkan mereka? Mereka ingin kita tetap tertarik untuk membeli BBM dari mereka, tapi dengan harga yang lebih rendah, biar jalan kaki dan ojek online bisa makan nasi putih aja. Tapi gimana caranya sih agar tidak ada korupsi lagi? Kalau mau buka harga rendah, harus ada aturan yang benar-benar benar ketat, seperti punya audit setiap bulan, atau siapa saja yang terlibat di dalam proyek harus tahu siapa aja. Jangan biarkan orang mau makan nasi putih dengan harga yang sangat murah, tapi dengan rasa yang kotor 😊👎
 
Aku senang kalau Pertamina mau buka jalan bagi swasta, tapi siapa tahu ada yang nantinya jadi korup lagi. Kalau benar-benar mau jujur dengan pasar, mungkin bisa membuat harga minyak mentah naik ke tingkat yang wajar. Tapi aku kurang percaya kalau mereka akan bisa melakukannya tanpa ada penyelewengan. Aku hanya harap sekali untuk Pertamina, tapi aku tidak punya keyakinan yang kuat... 😒
 
Kalau mau buka harga rendah untuk swasta, pasti banyak yang senang sekali 😊. Tapi kalau Pertamina harus menyesuaikan harga jual dengan kondisi pasar dan stok yang berlimpah, itu juga logis. Karena kalau jual di bawah harga bottom price, itu akan tidak masuk akal 🤑. Maksudnya, jika Pertamina ingin menghasilkan untung, maka mereka harus menentukan harga yang sesuai dengan kondisi pasar. Jadi, penentuan harga ini harus didasarkan pada analisis yang matang dan tidak hanya karena ingin membantu swasta 🤔.
 
Harga jual bensin solar yang terendah itu gampang atau sulit dipahami sih... tapi yang penting adalah PT Pertamina harus punya jujur tentang apa yang terjadi dengannya. Korupsi itu gak ada gunanya jadi, kan? Yang paling penting adalah kita semua bisa belajar dari kesalahan mereka dan semoga di masa depan mereka bisa membuat keputusan yang benar-benar bijak 💡

Kita harus ingat bahwa korupsi itu bukan hanya tentang uang atau keuntungan, tapi juga tentang kerusakan yang terjadi pada masyarakat dan negara kita. Jadi, PT Pertamina harus punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa mereka menggunakan keuntungan mereka dengan bijak dan tidak membuat lagi kesalahan serupa 💪
 
Aku pikir ini adalah kesempatan besar bagi PT Pertamina untuk mengembangkan bisnisnya, biar makin profesional dan kompetitif dengan swasta! Kalau mereka bisa buka harga rendah, tentu aksi ini akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan. Dan siapa tahu, mungkin ini juga salah satu cara untuk mengelola stok minyak yang berlimpah dengan lebih baik. Aku rasa ini adalah langkah positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, biar kita bisa semakin maju dan berkompetisi di tingkat global 😊.
 
Kalau Pertamina mau buka harga rendah untuk swasta, tapi gak jelas bagaimana caranya nih. Kalau benar-benar "bottom price" seperti yang bilang Hasto, itu berarti apa? Apa yang dimaksud dengan kondisi khusus seperti pandemi COVID-19? Gak ada kejadian di Pertamina yang sama dengan korupsi minyak mentah produk kilang? Saya pikir kalau gantungin harga jual terendah, itu juga akan menimbulkan konflik antara swasta dan Pertamina. Nah, Pertamina harus jujur, apa yang dimaksud dengan harga rendah ini?
 
Makasih keterbacaan dari PTT. Nah kalau Pertamina buka harga rendah untuk swasta, gimana dengan harga yang dibayangkan? Apakah Pertamina akan jadi perusahaan yang hanya menangkap untung di atas sisa stok minyak? Kalau benar, itu tidak masuk akal.
 
Hebat banget ya, Pertamina mau buka jalan untuk swasta! Kalau mereka bisa membuat harga lebih rendah, masyarakat bisa mendapatkan minyak dengan harga yang lebih murah 🔥. Saya senang sekali kalau pemerintah bisa memberikan kesempatan kepada swasta agar mereka bisa berkontribusi lebih banyak dalam pembangunan ekonomi. Semoga ini bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia, terutama untuk mereka yang kebutuhan minyak. Pertamina pasti harus hati-hati dalam penentuan harga, tapi kalau mereka bisa membuat keputusan yang tepat, itu akan sangat baik! 💯
 
Pertamina gini kayaknya benar-benar butuh diatur. Kalau harga yang dibayangkan bottom price kayaknya harus ada limit ya, jadi tidak bisa terus naik atau turun terus. Dan kalau Pertamina mau buka lebarnya untuk swasta, harus ada penjelasan yang jelas tentang bagaimana cara kerja itu. Tapi aksi nyatanya, apakah Pertamina akan benar-benar bisa menurunkan harga dan tidak naik-n turun lagi?
 
omong omongan ini nggak jelas kok! Pertamina perlu buka harga rendah untuk swasta, tapi kalau di bawah apa? HPB aja? Bottom price juga? Nah kalau di atas HPB atau di atas bottom price untungnya sama-sama berapa sih? 🤔

Tapi nggak penting, aku lihat statis dari tahun 2020 hingga 2024 Pertamina punya laba sekitar Rp 12 triliun. Jadi kalau swasta mau masuk pakai harga rendah, apa kalau untungnya sama seperti Pertamina? 📈

Menurutku, jika Pertamina mau buka harga rendah, maka harus ada regulasi yang lebih jelas dan transparan. Seperti ini: 😊
 
Gampang aja sih! Pertamina harus buka harga jual solar non subsidi untuk swasta biar liburan nanti mereka bisa bikin uang banyak 💸. Kalau jadi begitu, mereka bisa lebih fokus dalam menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi produksi. Dan kalau hasilnya tergolong wajar juga, maka tidak masalah sama sekali. Yang penting adalah Pertamina bisa berkelanjutan dan mencapai target penerimaan negara.
 
aku pikir ini ga masuk akal sih, kalau Pertamina mau buka "harga rendah" untuk swasta. kalau ingin konsisten dengan yang ada sekarang, kan tidak boleh juga dijual lebih murah? tapi mungkin ini hanya bagian dari rencana untuk meningkatkan kompetisi di pasar energi... kalau benarnya Pertamina mau jadi lebih fleksibel, toh pasti bisa menguntungkan diri sendiri. tapi aku masih ragu, gimana sih kalau ada korupsi lagi?
 
omong omongan ini makin bikin bingung kan? kalau Pertamina nanti mau buka "harga rendah" untuk swasta, tapi apa sih yang artinya? kalau ada "bottom price", maksudnya kayaknya ada batas untung ya... tapi kalau ada HPB (harga perkiraan bawah), itu beda kan? kalau di atas HPB atau di atas bottom price, mana yang lebih baik sih? kalau Pertamina mau jujur aja, buka semua harga ya! 😂💸
 
Maksudnya kalau Pertamina mau buka harga jual solar di bawah harga yang paling rendah, nanti siapa yang punya pemasaran yang bagus dan bisa menyebarkan informasi tentang solar tersebut dengan lebih baik, pasti akan mendapatkan untung dari itu. Nah, saya rasa Pertamina harus juga buka koneksi internet di seluruh Indonesia agar orang Indonesia bisa mengetahui banyak sekali cara untuk menghemat listrik dan tidak tergantung pada minyak bumi yang mahal...
 
Aku pikir kalau Pertamina harus buka "harga rendah" untuk swasta, aku rasa itu penting banget. Mereka bisa jadi memberikan keuntungan bagi konsumen yang membeli bahan bakar. Akan tetapi, aku juga khawatir apakah mereka akan memberikan keuntungan yang sehat atau tidak? Kalau harga sudah terlalu rendah, maka bagaimana kalau ada kekurangan bahan bakar nanti? Aku rasa mereka harus cermati hal ini dan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.
 
kembali
Top