Hasrat Diperhatikan Itu Manusiawi: Sejauh Mana Batasnya?

Orang yang suka cari perhatian seringkali ditimbulkan ketakutan bahwa mereka tidak berharga, terlupakan, atau tidak terima di masyarakat. Mereka cenderung memiliki perilaku caper, dimana mereka mencari perhatian dan validasi dari orang lain secara berlebihan.
 
Aku pikir kalau ini masalahnya bukan sama sekali dengan cari perhatian itu. Kalau seseorang mau terus-menerus cari perhatian, itu beda lagi. Mereka mungkin butuh bantuan atau sedikit konfirmasi dari orang lain. Tapi apa yang salah dengan itu?

Aku lihat banyak orang yang suka cari perhatian karena mereka merasa tidak cukup dihargai dalam lingkungan keluarga atau pekerjaan mereka. Mereka mungkin membutuhkan sedikit dukungan dan pujian dari orang lain. Dan kalau kita memberikan padahal, itu bisa membuat mereka merasa lebih percaya diri dan bahagia.

Tapi, kalau cari perhatian itu berubah menjadi kebiasaan yang tidak sehat dan membuat seseorang merasa tidak cukup dihargai itu... mungkin itu ada masalah. Tapi aku pikir kita harus fokus memberikan dukungan dan pujian kepada orang-orang yang membutuhkannya, bukan mengkhawatirkan mereka akan "tidak berharga". 😊
 
Gue penasaran sih apa yang bikin orang suka cari perhatian itu... kayaknya mereka butuh percaya diri ya... tapi gak bisa jadi kalo tidak ada seseorang yang ngerti kasurnya, hehe... kalau aku nyang suka cari perhatian aku rasa gue akan capek banget kalau harus selalu mencari seseorang yang akan ngabisin waktu dan energinya...

Aku pikir mereka butuh teman yang tidak terlalu membutuhkan perhatian, tapi juga tidak terlalu lupa. Tapi sih, aku rasa itu hanya opini gue aja... apa yang kamu pikir?
 
Cewek-anak kalau ga punya temen, pasti jadi target nyang diculi-culiin oleh temen-temennya. Mereka cenderung gini banget, selalu cari perhatian dari orang lain. Tapi siapa yang bilang? Mereka sendiri ya yang berhak merasa tidak berharga kalau mereka tidak punya diri sendiri.

Aku ingat dulu, aku punya temen yang suka cari perhatian dari banyak orang, termasuk ibu-ibu di sekolah. Aku punya wawasan dari pengalaman itu, dia tidak pernah puas dengan apa yang aku berikan padanya. Cewek-anak kalau mau memiliki dirinya sendiri, tidak butuh cari perhatian dari banyak orang. Itu jadi kekuatan buatnya.
 
Saya pikir ini masalah yang serius banget, ya! Ketika seseorang selalu cari perhatian dari orang lain, itu bukanlah tanda kekuatan, tapi sebaliknya, itu cenderung menunjukkan bahwa mereka tidak percaya diri dan merasa tidak cukup di dalam diri sendiri. Mereka seperti mencari identitas melalui perhatian orang lain, bukan melalui penemuan kebahagiaan sendiri.

Saya rasa ini seringkali terjadi pada mereka yang merasa tidak lengkap atau tidak seimbang dalam hidup mereka, sehingga mereka mencari sumber daya eksternal untuk memenuhi kebutuhan mental mereka. Ini bisa berakibat buruk jika tidak diatasi dengan bijak, karena akan membuat mereka lebih rentan terhadap perhatian yang tidak seimbang dan tidak positif.

Tapi, saya percaya bahwa ada solusi bagi masalah ini. Yang penting adalah kita harus belajar untuk percaya diri sendiri dan menemukan kebahagiaan dalam hidup kita sendiri, bukan melalui perhatian orang lain. 🤔
 
Hebat deh banget si konsep ini 🤔. Kadang-kadang aku rasa kita terlalu serius dengan kesuksesan orang lain, padahal juga penting buat kita sendiri memiliki kepuasan dari apa yang kita lakukan. Banyak yang suka jadi pengikut atau fanboy, tapi bagaimana kalau kita buat diri kita sendiri sebagai orang yang bersemangat dan ingin mencari kesuksesan? Tapi, kadang-kadang aku pikir itu juga bisa bikin kita merasa kurangnya. Seperti aku yang suka cari inspirasi dari blogger online, tapi kemudian aku jadi malas cari ide sendiri karena terlalu serius dengan apa yang ada di internet. Mungkin kita harus menemukan keseimbangan ya? 🤷‍♂️

Berikut link yang bisa membantu: https://www.tempo.co/indonesia/artikel/2023/05/15/7321419/apa-yang-menggerakkan-keputusan-orang
 
ini kayaknya suatu masalah yang serius banget! banyak orang yang malah memilih cari perhatian dari orang lain bukan dari diri sendiri aja, padahal seharusnya kita jangan takut untuk mengakui kekurangan kita sendiri. tapi nah, kalau gini, mereka aja akan terus mencari perhatian dan validasi dari orang lain, bukan punya kesadaran sendiri tentang dirinya sendiri. kayaknya itu serasa seperti hidup dalam berlari-lari, tapi sebenarnya kita hanya sedang menghabiskan waktu di tempat yang salah! 🤦‍♂️

sebenarnya ini bukan tentang perhatian dari orang lain, tapi tentang kesadaran sendiri. kalau kita punya kesadaran diri sendiri, maka kita tidak lagi butuh cari perhatian dari orang lain. kita sudah bisa yakin bahwa kita memiliki nilai dan keberhargaan, bahkan jika tidak ada yang mengakui itu! 💪

jadi, gue berharap banyak orang bisa jalan lebih bijak dari sekarang, dan fokus pada dirinya sendiri, bukan cari perhatian dari orang lain! 🙏
 
Okeeyyy, gimana kalau kita buang-buang pikiran kita tentang ini. Orang yang cari perhatian itu kayaknya paling sering kali merasa lemah atau tidak cukup percaya diri. Mereka butuh perhatian dan apresiasi dari orang lain untuk merasa ada nilai untuk mereka. Tapi, siapa tau kalau kita fokus pada hal positif, seperti bagaimana mereka bisa menggambarkan diri sendiri sebagai orang yang proaktif dan terbuka.

Caper itu kayaknya bisa berarti bahwa mereka cinta banget dengan hidup dan ingin menikmati setiap momen. Mereka mungkin butuh sedikit perhatian untuk membuat mereka merasa lebih percaya diri, tapi itu gak bermasalah. Kita bisa menjadi teman yang baik baginya dan memberikan mereka apresiasi yang benar-benar artisipatif 🤗.
 
Gue pikir ini benar-benar bikin kita paham diri sendiri kan? Kita jadi cari perhatian dari orang lain untuk merasa dihargai dan dipercayakan. Tapi, kalau kita terlalu bergantung pada hal itu, kita bisa jadi jenuh dengan diri sendiri. Lupa apa yang bikin kita unik dan spesial.

Gue tahu banyak teman dari kota besar yang selalu cari perhatian di media sosial. Mereka posting foto-foto dengan caption yang bikin orang lain penasaran, tapi kadang-kadang itu hanya sekedar untuk mendapatkan like dan komentar. Gue pikir itu tidak masuk akal kan? Seharusnya kita fokus pada diri sendiri, bukan cari perhatian dari orang lain.

Tapi, gue juga nonton beberapa video yang bikin gue sedih. Orang-orang yang suka cari perhatian dan lupa tentang kesulitan mereka sendiri. Mereka tidak peduli dengan diri sendiri, hanya ingin membuat orang lain penasaran. Itu bukan cara yang benar untuk merasa dihargai.
 
Gampang banget buat kita jatuh dalam pola ini. Kita lihat banyak orang yang sering sekali meminta perhatian dari teman-teman atau bahkan keluarga mereka. Mereka akan selalu ingin tahu apa yang terjadi di kehidupan orang lain dan tidak malu-maluan meminta koreksi atau umpan balik tentang segala sesuatu.

Saya rasa banyak orang seperti ini karena merasa tidak cukup dengan diri sendiri. Mereka cenderung ingin selalu dipercaya oleh orang lain dan tidak puas jika tidak mendapatkan perhatian yang diinginkan. Tapi, gampang banget buat kita terjebak dalam pola ini.

Jika kita serius berusaha untuk menjadi lebih percaya diri dan mengenali diri sendiri, maka kita bisa menghilangkan kebutuhan akan perhatian dari orang lain. Kita bisa fokus pada tujuan hidup kita sendiri dan tidak terlalu memperhatikan apa yang terjadi di kehidupan orang lain.

Gambarmu:
```
+---------------+
| Perhatian |
| dari luar |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Pola caper |
| meminta perhatian |
+---------------+
|
|
v
+---------------+
| Percaya diri |
| dan fokus pada |
| tujuan hidup |
+---------------+
```
Saya rasa itu penting banget buat kita menjadi lebih percaya diri dan tidak terlalu memperhatikan apa yang terjadi di kehidupan orang lain.
 
Wow 😮 ini benar banget! Siapa sih yang punya rasa ingin cari perhatian di luar? Nah, ternyata ada ketakutan di balik itu, kan? Mereka takut tidak berharga atau terlupakan. Itu kenapa mereka caper-caper, ya? Mencari perhatian dari orang lain... padahal sebenarnya mereka sudah cukup dengan diri sendiri, kan? 😊 Interesting, ada seseorang yang bisa memberikan perasaan itu kepada orang lain... tapi mungkin siapa pun bisa mengerti kalau perlu cari perhatian di luar.
 
kembali
Top