Tangerang, Banten - Operasi Keselamatan Jaya 2026 dimulai hari ini di Kota Tangerang, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi yang dilaksanakan oleh Polres Metro Tangerang bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Raden Muhammad Jauhari menyatakan, operasi ini merupakan langkah preventif dan preemtif menjelang Operasi Ketupat Jaya. Harapan mereka adalah masyarakat semakin disiplin berlalu lintas sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi pengguna jalan.
Sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan menjadi sasaran operasi ini. Antara lain, pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, pengendara di bawah umur, penggunaan rotator tidak sesuai dengan keperuntukannya, dan sebagainya.
Pihak kepolisian juga menyatakan akan meningkatkan kehadiran personel di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, serta memaksimalkan penggunaan e-TLE statis, e-TLE mobile, dan drone patrol presisi. Penindakan manual juga akan dilakukan.
"Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama," ucap Kombes Raden Muhammad Jauhari. "Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya."
Operasi Keselamatan Jaya 2026 diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga tercipta situasi yang aman dan selamat bagi semua pengguna jalan.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Raden Muhammad Jauhari menyatakan, operasi ini merupakan langkah preventif dan preemtif menjelang Operasi Ketupat Jaya. Harapan mereka adalah masyarakat semakin disiplin berlalu lintas sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi pengguna jalan.
Sejumlah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan menjadi sasaran operasi ini. Antara lain, pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, pengendara di bawah umur, penggunaan rotator tidak sesuai dengan keperuntukannya, dan sebagainya.
Pihak kepolisian juga menyatakan akan meningkatkan kehadiran personel di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, serta memaksimalkan penggunaan e-TLE statis, e-TLE mobile, dan drone patrol presisi. Penindakan manual juga akan dilakukan.
"Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama," ucap Kombes Raden Muhammad Jauhari. "Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya."
Operasi Keselamatan Jaya 2026 diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sehingga tercipta situasi yang aman dan selamat bagi semua pengguna jalan.