Dalam kesempatan Hari Pertama Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengunjungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
"Alhamdulillah hari ini tanggal 8 Januari 2026 adalah hari pertama program Makan Gigi untuk permulaan tahun 2026. Alhamdulillah program Makan Bergizi ini sudah berlangsung selama satu tahun," ungkap Dadan.
Dalam peninjauannya, Kepala BGN memberikan saouvenir berupa tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum kepada murid-murid. Selain itu, dia juga menstimulus para murid untuk menghabiskan sayur dengan memberi uang Rp50 ribu.
"Jika kita ingin melihat seberapa besar anak yang suka sayur, kita harus memberikan reward bagi mereka yang suka sayur dan ingin termotivasi untuk mengkonsumsi sayur kita," ungkap Dadan.
Namun, tidak ada murid di SDN 01 Kalibaru yang tidak bisa makan telur karena alergi atau pantangannya. Mereka dilatih dengan protein lainnya.
Dalam satu tahun terakhir, terdapat 250 kejadian pada program ini, dengan puncaknya terjadi pada bulan September lalu dengan 67 kejadian, kemudian naik di Oktober lalu dengan 85 kejadian dan menurun drastis di November lalu.
Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Pasca Bencana Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, mengapresiasi pelaksanaan MBG setelah satu tahun.
"Alhamdulillah hari ini tanggal 8 Januari 2026 adalah hari pertama program Makan Gigi untuk permulaan tahun 2026. Alhamdulillah program Makan Bergizi ini sudah berlangsung selama satu tahun," ungkap Dadan.
Dalam peninjauannya, Kepala BGN memberikan saouvenir berupa tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum kepada murid-murid. Selain itu, dia juga menstimulus para murid untuk menghabiskan sayur dengan memberi uang Rp50 ribu.
"Jika kita ingin melihat seberapa besar anak yang suka sayur, kita harus memberikan reward bagi mereka yang suka sayur dan ingin termotivasi untuk mengkonsumsi sayur kita," ungkap Dadan.
Namun, tidak ada murid di SDN 01 Kalibaru yang tidak bisa makan telur karena alergi atau pantangannya. Mereka dilatih dengan protein lainnya.
Dalam satu tahun terakhir, terdapat 250 kejadian pada program ini, dengan puncaknya terjadi pada bulan September lalu dengan 67 kejadian, kemudian naik di Oktober lalu dengan 85 kejadian dan menurun drastis di November lalu.
Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Pasca Bencana Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, mengapresiasi pelaksanaan MBG setelah satu tahun.