Hari Pertama MBG 2026, Kepala BGN Tinjau SDN 01 Cilincing

Dalam hari pertama program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana meninjau pelaksanaan di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Serentak di seluruh Indonesia 19.188 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melakukan penyaluran MBG untuk 55,1 juta orang.

Dalam peninjauannya di SDN tersebut, Dadan juga memberikan saouvenir berupa tas dengan isi topi, alat tulis dan botol minum kepada murid-murid. Selain itu, dia juga menstimulus para murid untuk menghabiskan sayur dengan memberi uang Rp50 ribu.

Dalam pemenuhan gizi ini disesuaikan dengan kebutuhan tiap anak, termasuk pengecualian karena alergi dan pantangannya. Sejumlah anak yang tidak bisa mengkonsumsi telur akan dialihkan ke protein lainnya bahkan apabila ada kebiasaan tak memakan nasi juga dialihkan ke karbohidrat lainnya.

Menurut Dadan, pada tahun ini pihaknya menargetkan<em> zero accident</em>di seluruh SPPG. Hal ini ditargetkan sebagai evaluasi dari adanya 250 kejadian sepanjang 2025.
 
Gampang banget ya kawan! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun ini memang sangat membantu banyak anak di Indonesia, aku senang lihat BGN dan pemerintah bisa bekerja sama untuk hal ini 🙌. Semoga program ini bisa jadi contoh bagi negara kita agar lebih bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah gizi buruk. Aku juga senang banget kalau ada pengecualian untuk anak-anak dengan alergi atau pantangan, itu sangat penting banget! 🤗
 
[ GIF: Anak makan sayur dengan senyum bahagia ]

Apa kira2 apalagi yang bikin bayi dan anak-anak mau makan nasi?

[ GIF: Ikan dengan pala dan sedang menikmati nasi ]

Serius kalo ajarin diajak ngerjain kegiatan outdoor, pasti udah gila buat makan sayur!

[ GIF: Anak kecewa karena tidak bisa makan telur, lalu ditawarkan sebagai alternatif protein lainnya ]

Mengerti kan kalau ada alergi dan pantangannya?

[ GIF: Pajangan memakai tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum ]

Apa kira2 kalau pihak BGN jadinya program sampingan yang bikin anak-anak suka makan sayur?
 
Hmm, MBG ya itu apa lagi? Kepala BGN membagikan tas dan uang untuk murid-murid SDN itu kayaknya bagus banget! Tapi gimana kalau ada anak yang tidak mau makan sayur? Mereka diwajibkan konsumsi telur tapi tapi ada juga yang tak suka nasi, kayaknya harus serius dibiarkan. Maksudnya kaya gini: jika kamu tidak mau makan sayuran itu, kamu harus menggantinya dengan protein lainnya. Jadi siapa yang tidak mau makan sayuran itu harus punya alternatif deh! Dan ya, 250 kejadian sepanjang tahun itu makin serius kayak! Harus jaga agar zero accident tercapai nih!
 
Wah bro, aku senang banget kalau govnernya punya program seperti Makan Bergizi Gratis! Aku pikir itu sangat penting banget buat anak-anak Indonesia, khususnya yang kurang bergizi. Aku melihat foto Dadan meninjau pelaksanaan di SDN Kalibaru, dia tampaknya sangat serius dan peduli dengan kebutuhan anak-anak.

Aku setuju dengan target nol kecelakaan dalam penyaluran MBG, itu sangat penting banget buat mencegah cedera pada anak-anak. Aku harap program ini bisa berlanjut dan menjadi contoh bagi negara lain. Tapi, aku ingin tahu lebih lanjut tentang cara kerja sistem pengecualian untuk anak-anak yang memiliki alergi atau pantangan, ya?
 
Maksud siapa program MBG lagi? Saya masih ingat tahun lalu, kita dipaksa harus makan sayur yang asin dan pedas, tapi sekarang kalau gini, kita bisa makan sayur yang enak! 🤷‍♂️ Di sisi lain, 250 kejadian di seluruh SPPG itu apa sih? Apakah mereka ingin menghitung jumlah anak yang jatuh dari tangga karena tidak mau makan nasi? 😂

Dan wajah Dadan Hindayana yang serius lagi-lagi... apa dia butuh topi, alat tulis, dan botol minum itu? Mungkin untuk membawa berbagai macam sayur dan karbohidrat lainnya... 🙄
 
ada nggak percaya aja siap aja Rp50 ribu untuk sayur si anak! tapi aku rasa itu baik banget kalau bisa makan sayur yang segar dan bergizi. aku sendiri pernah kesulitan makan sayur karena sakit perut, jadi aku senang banget kalau ada program seperti ini. tapi wajib aja nih, kita harus mengonsumsi sayur setiap hari ya!
 
Aku think MBG tahun ini aku harap semakin baik, tapi apa itu "zero accident"? Artinya tidak ada kasus apalagi? Aku pikir itu harus ditingkatkan lagi, karena kalau tidak ada kesalahan pun bisa jadi kurang dari yang diharapkan. Saya harap BGN bisa membuat program ini lebih efektif dan efisien.
 
Saya kayaknya penasaran nggak sih kenapa biangin untuk melakukan program seperti ini, tapi kalau dipikir lagi, mungkin ada yang benar-benar membutuhkannya. Saya lihat di TV bahwa banyak anak-anak SD yang kurang bergizi, dan itu memang sangat serius. Tapi, apa sih yang membuat kita bisa terus-menerus menangani masalah ini? Jangan lupa juga kalau ada kejadian kecelakaan saat program ini di jalankan, bagaimana caranya nanti yang salahnya diteruskan ke tahun depan?
 
Pagi ini aku lihat kabar tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026, dan aku pikir itu kayak caru buah kaya! Mau gini, kalau anak-anak SD tidak punya nasi, berarti mereka harus makan karbohidrat lainnya, kayak apa? Aku rasa itu agak susah, tapi saya tahu kebutuhan nutrition anjing kamu disesuaikan dengan anak, jadi aku yakin mereka sudah siap.

Aku juga penasaran, bagaimana caranya mereka bisa menentukan apakah ada anak yang tidak mau makan telur atau nasi? Aku rasa itu penting untuk diketahui. Saya harap program ini bisa berjalan lancar dan membantu banyak anak-anak di Indonesia. 🤔
 
kembali
Top