Tirto.id - Hari Gizi Nasional yang diperingati pada 25 Januari dan 28 Februari ini, apakah benar-benar peringatan tersebut diakui secara resmi oleh Kementerian Kesehatan?
Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, peringatan hari gizi nasional diperingati pada tanggal 25 Januari dan ditetapkan sebagai Hari Gizi Nasional di Indonesia.
Perlu diingat bahwa peringatan ini sebenarnya diluncurkan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) yang kemudian menjadi bagian dari Kementerian Kesehatan, dan merupakan bentuk respons atas masalah gizi buruk saat itu.
Selain itu, Prof. Poorwo Soedarmo juga dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia, karena mendirikan LMR, yang kemudian menjadi bagian dari Kementerian Kesehatan.
Peringatan Hari Gizi Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi yang cukup dan untuk mencegah stunting, malnutrisi, serta berbagai masalah kesehatan lainnya.
Tahun ini, masyarakat Indonesia dan Kemenkes RI memperingati Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026 dengan tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" dan slogan "Sehat Dimulai dari Piringku".
Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, peringatan hari gizi nasional diperingati pada tanggal 25 Januari dan ditetapkan sebagai Hari Gizi Nasional di Indonesia.
Perlu diingat bahwa peringatan ini sebenarnya diluncurkan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR) yang kemudian menjadi bagian dari Kementerian Kesehatan, dan merupakan bentuk respons atas masalah gizi buruk saat itu.
Selain itu, Prof. Poorwo Soedarmo juga dikenal sebagai Bapak Gizi Indonesia, karena mendirikan LMR, yang kemudian menjadi bagian dari Kementerian Kesehatan.
Peringatan Hari Gizi Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asupan gizi yang cukup dan untuk mencegah stunting, malnutrisi, serta berbagai masalah kesehatan lainnya.
Tahun ini, masyarakat Indonesia dan Kemenkes RI memperingati Hari Gizi Nasional ke-66 Tahun 2026 dengan tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" dan slogan "Sehat Dimulai dari Piringku".