Harga nikel meluncur ke bawah, 10,5% turun setelah puluhan bulan naik-naik. Gugusan investor mulai mengambil untung dari kenaikan pesat beberapa minggu lalu. Pada Selasa (4/2/2026) harga nikel mencapai level tertinggi dalam 19 bulan, sekitar 18.800 dolar AS per ton.
Namun, setelah puluhan hari berurutan naik-naik, harga nikel kembali mengalami penurunan tajam, sebanyak 10,5% dalam satu hari perdagangan. Penurunan ini membuat reli berkelanjutan yang sebelumnya mengerek harga logam dasar itu untuk mendekati level tertinggi dalam sebulan.
Sementara itu, pemerintah telah menyampaikan rencana untuk menurunkan produksi nikel pada tahun ini agar pasokan dan permintaan mencapai keseimbangan. Kebijakan tersebut memanggil operasional beberapa perusahaan penambang nikel yang melanggar izin kehutanan.
Gelombang investasi di pasar logam domestik Cina juga turut mendorong kenaikan harga nikel sebelumnya. Namun, setelah harga nikel mencapai level tertinggi dalam 19 bulan, penurunan tajam ini menghentikan reli berkelanjutan yang sebelumnya mengerek harga logam dasar itu.
Namun, setelah puluhan hari berurutan naik-naik, harga nikel kembali mengalami penurunan tajam, sebanyak 10,5% dalam satu hari perdagangan. Penurunan ini membuat reli berkelanjutan yang sebelumnya mengerek harga logam dasar itu untuk mendekati level tertinggi dalam sebulan.
Sementara itu, pemerintah telah menyampaikan rencana untuk menurunkan produksi nikel pada tahun ini agar pasokan dan permintaan mencapai keseimbangan. Kebijakan tersebut memanggil operasional beberapa perusahaan penambang nikel yang melanggar izin kehutanan.
Gelombang investasi di pasar logam domestik Cina juga turut mendorong kenaikan harga nikel sebelumnya. Namun, setelah harga nikel mencapai level tertinggi dalam 19 bulan, penurunan tajam ini menghentikan reli berkelanjutan yang sebelumnya mengerek harga logam dasar itu.