Harga emas dunia hari ini mencapai $5.000 atau Rp83,89 juta per troy ons, rekor tertinggi sejak masa krisis COVID-19 pada 2020. Selain itu, harga perak juga menunjukkan lonjakan tajam dengan mencapai atas $104 atau Rp1,74 juta per troy ons untuk pengiriman Maret.
Menurut para analis pasar, kebangkitan ini terjadi karena investor menjadi sangat antusias dan memilih aset "uang keras" seperti emas dan perak sebagai simbol kestabilan di tengah ketidakpastian. Kenaikan harga ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk melemahnya kepercayaan terhadap mata uang kertas akibat utang negara yang membengkak dan kebijakan ekonomi yang tidak stabil.
Para ahli juga menyatakan bahwa emas dan perak menjadi sangat menarik karena keduanya dipandang sebagai aset aman. Investor mengalihkan dananya dari instrumen yang lebih berisiko seperti saham, dan memilih logam mulia yang cenderung mempertahankan nilai saat terjadi guncangan global.
Namun, para ahli juga memberi peringatan bahwa kenaikan harga perak selama beberapa waktu terakhir terjadi sangat cepat, sehingga harganya bisa menjadi terlalu panas dan lebih rentan mengalami koreksi dalam jangka pendek. Oleh karena itu, perlu dihati bahwa harga emas dan perak masih dapat menurun sementara ketika pasar menstabilkan diri.
Harga emas dunia hari ini mencerminkan antusiasme investor yang sangat tinggi terhadap aset "uang keras", dan banyak analis menilai tren jangka panjang emas tetap kuat.
Menurut para analis pasar, kebangkitan ini terjadi karena investor menjadi sangat antusias dan memilih aset "uang keras" seperti emas dan perak sebagai simbol kestabilan di tengah ketidakpastian. Kenaikan harga ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk melemahnya kepercayaan terhadap mata uang kertas akibat utang negara yang membengkak dan kebijakan ekonomi yang tidak stabil.
Para ahli juga menyatakan bahwa emas dan perak menjadi sangat menarik karena keduanya dipandang sebagai aset aman. Investor mengalihkan dananya dari instrumen yang lebih berisiko seperti saham, dan memilih logam mulia yang cenderung mempertahankan nilai saat terjadi guncangan global.
Namun, para ahli juga memberi peringatan bahwa kenaikan harga perak selama beberapa waktu terakhir terjadi sangat cepat, sehingga harganya bisa menjadi terlalu panas dan lebih rentan mengalami koreksi dalam jangka pendek. Oleh karena itu, perlu dihati bahwa harga emas dan perak masih dapat menurun sementara ketika pasar menstabilkan diri.
Harga emas dunia hari ini mencerminkan antusiasme investor yang sangat tinggi terhadap aset "uang keras", dan banyak analis menilai tren jangka panjang emas tetap kuat.