Harga Batu Bara Dunia Melonjak, Gara-Gara Indonesia?

Pasar Batu Bara Dunia Terguncang, Indonesia? Bukanlah Yang Pertama Kali

Harga batu bara dunia kembali melonjak setelah dua hari beruntun mengalami penurunan. Pasar terkejut dengan pembongkaran harga ini, yang diperkirakan sebesar 2,03 persen dalam perdagangan Rabu (4/2/2026) menyebarluas di Refintiv.

Pergerakan harga ini merupakan kabar baik setelah dua hari beruntun harga batu bara mengalami penurunan. Namun, masih ada pertanyaan apakah Indonesia menjadi pendongkrak harga ini?

Pertumbuhan permintaan listrik global yang didorong oleh pusat data kecerdasan buatan (AI) dan pengisian kendaraan listrik (EV) juga mempengaruhi konsumsi batu bara. Selain itu, China mengoperasikan lebih dari 100 pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) baru tahun ini untuk memenuhi kebutuhan listrik domestik dan ekspor.

Di sisi lain, produksi batu bara Indonesia diperkirakan turun menjadi sekitar 600 juta ton tahun ini, dari hampir 800 juta ton tahun lalu. Penguasan ini terjadi karena melemahnya impor dari China dan India.

Dikatakan oleh Sxcoal bahwa harga batu bara termal mine-mouth (harga di mulut tambang) di China cenderung bergerak mendatar dalam beberapa hari terakhir, meskipun ada pergerakan yang signifikan. Aktivitas pembelian dari pembangkit listrik dan trader mulai melambat karena sebagian besar konsumen sudah mengamankan stok mereka lebih awal untuk kebutuhan selama libur.

Di saat yang sama, utilitas listrik juga cenderung berhati-hati menambah pasokan karena permintaan listrik musiman belum menunjukkan lonjakan signifikan. Kondisi ini membatasi potensi kenaikan harga batu bara, meskipun harga juga tidak jatuh tajam karena biaya produksi dan transportasi masih menjadi penopang.

Indonesia Jadi Pendongkrak Harga?

Sejumlah perusahaan tambang batu bara di Indonesia menangguhkan ekspor batu bara spot setelah pemerintah memberlakukan pemangkasan tajam kuota produksi melalui RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya).

Pemotongan kuota RKAB membuat volume produksi yang diizinkan jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Akibatnya, banyak produsen memilih memprioritaskan pemenuhan kontrak jangka panjang baik untuk pasar ekspor maupun domestic dan menghentikan penjualan spot yang lebih fleksibel tetapi berisiko melanggar batas produksi.

Kebijakan ini terutama berdampak pada tambang skala menengah dan kecil, yang lebih bergantung pada penjualan spot. Hal ini khususnya untuk kualitas menengah hingga rendah serta likuiditas pasar spot Asia yang biasanya mengandalkan suplai cepat dari Indonesia.

Pelaku pasar menyebutkan bahwa pembeli luar negeri mulai kesulitan mendapatkan pasokan spot dari Indonesia dan berpotensi mengalihkan pembelian ke negara lain dan menerima harga yang lebih tinggi untuk kontrak jangka pendek.
 
Harga batu bara dunia kembali naik, tapi apakah itu baik atau buruk? πŸ€” Pertumbuhan permintaan listrik global yang didorong oleh teknologi AI dan EV memang membuat pergerakan harga ini. Tapi, Indonesia jadi pendongkrak harga ini, sih? πŸ€·β€β™‚οΈ

Aku pikir, harga batu bara dunia kembali naik karena faktor lain. Misalnya, China mengoperasikan lebih dari 100 pembangkit listrik tenaga batu bara baru tahun ini. Itu membuat permintaan batu bara di China meningkat, dan itu mempengaruhi pergerakan harga global. 🌎

Tapi, Indonesia juga berperan dalam hal ini. Jika kita bisa mengekspor batu bara dengan lebih baik, mungkin harga batu bara dunia tidak akan naik begitu cepat. Kita harus fokus meningkatkan kualitas dan kuantitas ekspor batu bara kita. πŸš€

Sekarang ini, beberapa perusahaan tambang batu bara di Indonesia menangguhkan ekspor batu bara spot karena kuota produksi yang diizinkan kurang banyak. Itu membuat harga batu bara naik lebih cepat. Tapi, aku rasa itu juga bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ekspor kita. 🀝
 
Harga batu bara dunia naik lagi, padahal kita semua berharap tidak terjadi ini πŸ˜”. Saya rasa kalau pemerintah Indonesia bisa mendukung industri tambang batu bara dengan cara yang lebih baik, maka harga batu bara dunia mungkin tidak akan naik sebesar 2,03%. Indonesia harus lebih mandirikan dalam mencari alternatif energi yang lebih ramah lingkungan, seperti energi terbarukan. Tapi, saya rasa kalau industri tambang batu bara masih sangat penting bagi ekonomi kita, maka pemerintah harus menemukan cara untuk mengatur industri tersebut agar tidak membuat harga batu bara dunia naik lagi. πŸ€”
 
Harga batu bara dunia benar-benar gila sih 🀯! Berapa kali kita dibilang bahwa Indonesia bisa menjadi pendongkrak harga ini? Nah, ternyata masih banyak pertanyaan lagi. Mungkin Indonesia hanya salah satu dari banyak negara yang bisa mengontrol harga ini, tapi gampang ganti ganti saja sih. Apalagi kalau ada negara lain yang mau berinvestasi di sini. Hmm, aku malah ragu apakah kita sebenarnya punya kontrol atas hal ini atau tidak... 😐
 
gambar batu bara dengan harga yang melonjak

harganya naik 2,03 persen... makin kaya kaya banget! tapi masih ada pertanyaan, apakah kita indonesia juga punya bagian di ini? πŸ€”πŸ“ˆ jadi kalau luar negeri membutuhkan batu bara kami, itu bukannya keuntungan ya? πŸ€‘

di sisi lain, produksi kita turun menjadi 600 juta ton... tapi masih bisa kita lakukan lebih baik lagi! 😬 dan biaya transportasi masih sama ya, jadi makin mahal punya harga batu bara.

yang penting adalah kita tidak hanya sekedar mengexport, tapi juga harus kita pahami pasar di dalam negeri terlebih dahulu... so kita harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan domestik dan ekspor. πŸ“ŠπŸ‘
 
Maksudnya kalau harga batu bara dunia kembali naik, itu baik-baik saja πŸ™ƒ. Saya senang Indonesia bisa berperan dalam meningkatkan harga ini. Tapi apa yang membuat saya penasaran adalah, kenapa harga batu bara naikin dan bagaimana dampaknya pada kita? Kalau harga batu bara naik, itu berarti biaya listrik akan naik juga, kan? 😳

Dan yang paling saya senang adalah, banyak perusahaan tambang di Indonesia menangguhkan ekspor batu bara spot. Maksudnya kalau mereka lebih fokus pada kontrak jangka panjang dan tidak ingin melanggar batas produksi. Itu karena kebijakan ini berdampak pada tambang skala menengah dan kecil yang lebih bergantung pada penjualan spot. Saya rasa itu adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan likuiditas pasar spot Asia. 🀞
 
Hmm, apa-apa sih? Kalau seperti ini, maka pasti ada hal-hal tertutup yang tidak kita ketahui juga. Jadi, kalau perusahaan-perusahaan tambang batu bara di Indonesia menangguhkan ekspor, itu berarti apa? Mungkin karena pemerintah ingin mengontrol harga batu bara, tapi mungkin bukan benar-benar begitu. Mungkin ada rencana yang lebih besar untuk mempengaruhi pasar global. Dan apa dengan penurunan produksi batu bara di Indonesia? Apakah itu benar-benar karena kurangnya impor dari China dan India, atau mungkin ada faktor lain yang membuat ini terjadi? Saya pikir perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. πŸ€”
 
wahhh, harga batu bara lagi naik πŸ˜…, ini membuat banyak orang penasaran apakah Indonesia menjadi faktor utama membuatnya naik? πŸ€” sebenarnya aku pikir kalau itu bisa terjadi karena pertumbuhan permintaan listrik global yang makin cepat dan lebih efisien dengan EV πŸ’š. tapi juga perlu diingat bahwa produksi batu bara Indonesia udah makin turunπŸ“‰, itulah yang membuat harga naikπŸ˜….
 
Gue pikir ini gede banget! Harga batu bara melonjak lagi, nggak bisa duga sih. Kalau tidak salah, Indonesia juga berperan dalam pembongkaran harga ini, eh kalau tidak ada ekspor batu bara spot dari Indonesia, kemungkinan harga batu bara jadi lebih rendah lagi. Nah, gue bayangkan jika Indonesia jadi pendongkrak harga batu bara, itu artinya kita bisa mendapatkan uang tambahan dari impor batu bara, dan nggak ada yang tidak nyaman banget ya! πŸ€‘πŸ’Έ
 
Pasar batu bara dunia ternyata justru tidak dipengaruhi oleh Indonesia, tapi masih banyak orang yang pikir Indonesia menjadi penyebab penurunan harga πŸ˜‚. Saya rasa ini karena banyak orang yang tidak memahami bagaimana pasar bekerja πŸ€”. Harga batu bara di dunia ini tergantung banyak faktor seperti permintaan dan produksi, bukan hanya Indonesia aja βš–οΈ. Jadi, jangan salah sapa lagi kalau harga batu bara meningkat atau menurun πŸ€‘.
 
Gue rasa kalau gue salah nulis cerita di tahun 2025 ini, tapi aku bingung apa yang terjadi sama harga batu bara dunia πŸ€”. Aku ingat pada tahun 2020, harga batu bara begitu turun banget dan aku pikir itu karena beberapa faktor seperti penurunan permintaan listrik di Cina. Tapi sekarang aku dengar kalau harga kembali melonjak dan aku bingung apa yang terjadi sama situasi ini πŸ€‘.

Aku rasa kalau kebijakan Indonesia dalam meningkatkan produksi batu bara juga mempengaruhi harga, tapi aku tidak faham bagaimana itu berjalan. Aku ingat pada tahun 2015, gue membaca suatu artikel yang bilang bahwa Indonesia ingin meningkatkan produksi batu bara hingga 600 juta ton per tahun dan aku pikir itu itu punya dampak positif bagi negara kita 🌎.

Tapi sekarang aku dengar kalau harga batu bara kembali melonjak dan aku bingung apa yang terjadi sama situasi ini. Aku rasa kalau kami harus lebih berhati-hati dalam mengelola sumber daya kita, karena itu punya dampak besar bagi negara kita dan dunia 🌍.
 
Harga batu bara dunia kembali naik, ini pasti gampang-gantengin sih πŸ€‘. Tapi apa yang terjadi dengan produksi Indonesia? Kita masih bisa dianggap sebagai pendongkrak harga ini kan? 😊. Mungkin perlu dilakukan analisis lebih lanjut tentang bagaimana kita bisa mengelola produksi batu bara agar tidak kembali menjadi penipu pasar seperti beberapa tahun lalu πŸ”₯.
 
Makasih kabar tentang harga batu bara, tapi sepertinya masih banyak yang tidak terjelajahi... apakah itu benar kalau China hanya mengoperasikan 100 PLTU baru? itu berarti mereka masih bisa mendapatkan sumber daya dari luar negeri. dan apa yang membuat Indonesia menjadi pendongkrak harga ini? itu nggak jelas kok πŸ€”πŸ“‰
 
kembali
Top