Hakim Tolak Eksepsi Delpedro Dkk, Sidang Lanjut ke Pembuktian

Hakim tolak eksepsi Delpedro, sidang lanjut ke pembuktian.

Dalam putusan sela perkara Nomor 742/Pid.Sus/2025/PN Jakarta Pusat yang dibacakan dalam sidang putusan sela Kasus Penghasutan Demo Agustus lalu, majelis hakim menyatakan keberatan yang diajukan oleh para terdakwa tidak dapat diterima. Ketua Majelis Hakim Harika Nova Yeri mengatakan persidangan para terdakwa dilanjutkan tahap pembuktian.

Mengenai hal itu, Ketua Majelis Hakim menyatakan bahwa keberatan yang diajukan oleh para terdakwa tidak dapat diterima karena dinilai tidak beralasan menurut hukum acara pidana. Dalam putusan sela tersebut, Majelis Hakim menyatakan bahwa surat dakwaan jaksa sudah menjelaskan perbuatan para terdakwa secara formil sehingga disebut sudah memenuhi syarat, baik secara formil dan materiil.

Mengenai hal itu, Ketua Majelis Hakim menyatakan bahwa keberatan yang diajukan oleh para terdakwa tidak dapat diterima karena dinilai tidak beralasan menurut hukum acara pidana.

Dalam putusan sela perkara tersebut, Majelis Hakim menyatakan keberatan yang diajukan oleh para terdakwa tidak dapat diterima. Ketua Majelis Hakim Harika Nova Yeri mengatakan persidangan para terdakwa dilanjutkan tahap pembuktian.

Dalam putusan sela perkara Nomor 742/Pid.Sus/2025/PN Jakarta Pusat, majelis hakim menyatakan keberatan yang diajukan oleh para terdakwa tidak dapat diterima. Ketua Majelis Hakim Harika Nova Yeri mengatakan persidangan para terdakwa dilanjutkan tahap pembuktian.

Majelis Hakim juga menyebut surat dakwaan jaksa sudah menjelaskan perbuatan para terdakwa secara formil sehingga disebut sudah memenuhi syarat, baik secara formil dan materiil.
 
Saya pikir kalau ini menunjukkan bagaimana sistem hukum di Indonesia benar-benar bebas dari ketergantungan pada emosional. Tidak seperti di luar negeri, dimana ada banyak kesempatan untuk keberatan dipertimbangkan berdasarkan sentimen publik.

Tapi, saya juga pikir ini menunjukkan bahwa hukum di Indonesia masih bisa maju dan terus berinovasi. Dengan putusan ini, kita bisa melihat bahwa hukum acara pidana di Indonesia sudah cukup matang dan bisa mengatasi masalah-masalah yang muncul.

Apa pun keberatan para terdakwa, saya pikir ini adalah contoh bagaimana sistem hukum harus fokus pada kesiapa yang benar-benar memerlukan perhatian. Tidak seperti di luar negeri, dimana ada banyak kesempatan untuk keberatan dipertimbangkan berdasarkan sentimen publik.
 
Aku rasa ini bermasalah juga banget... Kenapa dia tidak mau diterima? Mungkin dia benar-benar salah kok... Aku tidak percaya sih bahwa dia bisa bilang yang dia ajukan tidak ada alasan, tapi justru dia yang salah. Tapi aku kira pihak jaksa sudah cukup menjelaskan tentang surat dakwaannya, apa lagi dia bisa bawa bukti-bukti lain? Aku rasa ini hanya membuat proses pengadilan semakin cepat ke arah kesalahan dan tidak adil...
 
Aku rasa kalau para terdakwa itu masih belum jelas apa yang mereka lakukan di saat demo August lalu . Mereka minta eksepsi tapi kemudian diputuskan tidak bisa diterima . Berarti apa yang mereka lakukan itu sudah dinyatakan secara formil oleh jaksa . Aku rasa penting untuk melihat video proof dari demo August itu agar semua orang tahu apa yang benar dan apa yang salah .
 
Gue rasa banget penolakan keberatan dari hakim ini menunjukkan kalau proses hukum di Indonesia benar-benar transparan 🙌. Sebelumnya, gue rasa salah juga kalau surat dakwaan jaksa belum lengkap, tapi ternyata sudah dipenuhi oleh hakim 🤝. Saya harap proses ini berjalan lancar dan tidak ada kecurangan lagi.
 
😩 ini sih makin ngaruh lah... siapa tahu aja para yang dicura bakal bisa jadi korban lain di masa depan 🤕. apa salahnya diajak eksepsi? 🤔. kayaknya ini sih keputusan yang tepat, tapi rasanya gak adil dulu ya.. 😐.
 
Aku penasaran apa yang bikin keberatan para terdakwa tidak dapat diterima? Mereka apa-apa kesalahan dalam persidangan ini? Aku rasa surat dakwaan jaksa sudah cukup jelas, tapi apakah ada yang salah dengan prosesnya? Aku ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana keputusan Majelis Hakim diambil. Tapi aku juga penasaran, apa arti dari "tidak beralasan" dalam konteks ini? Apa itu berarti?
 
[Image of a person throwing away a piece of paper with a red X marked on it 🚮]

Kasus ini seperti cerita tentang orang yang tidak mau makan sambal, tapi dia sendiri yang salah! 😂🔥 [GIF of a person trying to escape from a judge's gavel 👮]
 
Gak bisa ngak sambut gampangnya kasus ini, kan? Kalau siapa saja mau melawan jaksa, harus bawa bukti yang kuat juga 😊. Tapi, kalau sih sudah ada bukti yang cukup, kenapa lagi cari alasan? Semua orang tahu kan, setelah dilaporkan, jaksa akan memberikan bukti-bukti yang cukup dan jelas 🤔. Kalau ini benar-benar tidak beralasan, mungkin ada kesalahpahaman saja, kan?
 
Haha, kalau nggak suka dihakimi kayak gini, kan jadi kena bangun pagi-pagi dan tidur nongol siang-siang 😴🕰️. Tapi serius aja, siapa tahu mereka terdakwa nggak punya alasan yang tebus 🤔. Yang penting, kasus ini akan melanjutkan ke tahap pembuktian, makanya kita harus waspada! 😬
 
Dikira aja keberatan yang diajukan itu bakal jadi isu panas deh 🤔. Kalau sebenarnya ada kesalahan di dalam proses peradilan, ya harus ditanggapi dengan serius. Tapi kalau justru ada alasan teks hukum yang benar, ya tidak bisa dikecualikan 😐. Pengacara para terdakwa pasti akan bingung banget, apa lagi keberatan itu bakal gagal 🙅‍♂️. Yang jelas, persidangan para terdakwa dilanjutkan tahap pembuktian, jadi kita harus sabar-sabaran menunggu hasilnya ⏰.
 
Aku pikir kaseh ini kalau para terdakwa harus berani mengajukan keberatan yang seperti itu? Aku rasa kalau mereka sudah tahu sudah dianggap bersalah, maka bukan kalau ada keberatan yang diajukan. Aku bayangkan kalau aku duduk di dalam sidang, aku juga akan merasa tidak nyaman banget. Kita harus fokus pada tahap pembuktian, supaya kasus ini bisa selesai dengan cepat dan efisien. 🙏
 
Gue rasa sih kasus demo Agustus lalu masih macet banget. Gue rasa ada tahu tentang para korban yang tersangka jadi terdakwa, tapi gue belum bisa tahu apa benar-benarnya yang terjadi. Gue rasa biar lebih baik jika gue bisa lihat langsung siapa yang masukin ke dalam kasus ini.

Gue juga rasa ada sesuatu yang tidak beres di balik pengadilan ini, tapi gue tidak bisa tahu apa benarnya. Mungkin sih ada something yang gue belum tahu atau ada hal lain yang membuat gue rasa ini belum selesai.
 
Maaf sih, aku jadi penasaran mengenai keberatan yang diajukan oleh para terdakwa. Aku rasa kalau mereka benar-benar tidak punya alasan yang kuat, maka kenapa gak mereka bisa melawan dalam prosesnya? Aku pikir ada sesuatu yang salah di balik pernyataan keberatan itu...
 
Maksudnya kalau orang-orang yang diperas dalam demo itu benar-benar lupa jawabannya? 🤔 Saya pikir lebih sengaja mereka berani mengajukan eksepsi yang tidak masuk akal. Sayangnya, keberatan mereka di tolak oleh hakim, jadi sidang lanjut untuk pembuktian yang pasti akan membuka wawasan baru tentang apa yang terjadi saat itu. Yang penting adalah kebenaran harus keluar dari penyelidikan ini. 📝
 
kembali
Top