Hakim PN Sleman Tolak Penangguhan Penahanan Perdana Arie

Majelis hakim pengadilan negeri Sleman menolak permohonan penangguhan penahanan terhadap Perdana Arie Putra Veriasa, kasus pembakaran tenda polisi yang melibatkan dirinya. Hakim Ketua Arie Prabawa menyatakan ada dua alasan utama yang mendorong majelis untuk menolak permohonan tersebut.

Pertama, penangguhan yang disebutkan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) belum diimplementasikan. Kedua, keputusan ini didasarkan pada pertimbangan majelis untuk memastikan proses penyelidikan kelancaran dan ketertiban persidangan.

Dalam sidang yang berlangsung, terdapat empat tokoh sebagai penjamin, yaitu M. Busyro Muqoddas, Aktivis Gusdurian Alissa Wahid, Suparman Marzuki dari Universitas Islam Indonesia (UII), dan Zainal Arifin Mochtar dari Fakultas Hukum UGM.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi Prasojo dan Yudi Prayudi dalam sidang. Saksi tersebut memberikan informasi tentang metode face matching yang digunakan untuk membandingkan wajah terdakwa dengan wajah individu yang tertangkap dalam video CCTV.

Saat ini, penangguhan penahanan dari terdakwa belum dapat dikabulkan oleh majelis. Kontributor Abdul Haris menyatakan bahwa kuasa hukum terdakwa Muhammad Raka Ramadhan kecewa terkait penolakan tersebut dan mengharapkan keputusan yang lebih adil.
 
Majelis hakim pengadilan negeri Sleman malu banget kan? Saya pikir alasan mereka tidak bisa menangguhkan penahanan Arie Veriasa itu karena ada di KUHAP aja! Siapa tahu kalau ada kesalahan dalam dokumen itu, tapi bukan berarti tidak boleh menangguhkan penahanan ya? Saya rasa perlu ada penjelasan lebih lanjut tentang alasan mereka. 🤔

Berikut adalah gambar yang saya buat untuk menggambarkan situasi ini:

```
+---------------+
| Majelis |
| hakim |
| tidak bisa |
| menangguhkan|
| penahanan Arie|
| Veriasa... |
+---------------+
```

Saya berharap keputusan majelis dapat lebih adil dan transparan. 🤞
 
Aku rasa ini benar-benar sedih banget khasnya si Arie Putra Veriasa, aku berdua sama-sama anak-anak muda yang suka foto-foto, tapi dia sendiri salah cari tujuannya aja 😔. Aku pikir penangguhan penahanan itu penting agar bisa mendapatkan jujurannya tentang apa yang terjadi saat-saat sebelum pembakaran tenda polisi itu. Sekarang aku rasa lebih berat hati kisahnya, semoga majelis tersebut bisa bisa mempertimbangkan lagi ya... 🤞
 
Gak percaya banget dengar kabar ini! 🤯 Penangguhan penahanan untuk Perdana Arie Putra Veriasa? Gak ada salahnya juga, soalnya dia nggak memiliki prasana yang kuat lagi apa pun yang terjadi. 😂 Tapi, gini, aku pikir ada masalah dengan cara penyelidikan yang digunakan. Metode face matching? 🤔 Siapa tahu sih bagaimana caranya itu bekerja? Aku rasa lebih baik jika menggunakan metode yang lebih sederhana dan tidak melibatkan teknologi yang canggih. 😊

Lalu, apa dengan peran tokoh-tokoh penjamin yang nggak berpartisipasi dalam proses penyelidikan? M. Busyro Muqoddas, Aktivis Gusdurian Alissa Wahid, Suparman Marzuki, dan Zainal Arifin Mochtar? 🤔 Aku rasa mereka harus lebih proaktif dalam menyaksikan aksi penyelidikan yang terjadi di pengadilan. 🕵️‍♂️

Dan, yang paling penting, apa dengan keputusan majelis yang tidak adil? 😩 Kuasa hukum terdakwa Muhammad Raka Ramadhan benar-benar kecewa dan mengharapkan keputusan yang lebih adil. Aku setuju dengan dia. 🤝

Sekarang, aku akan memberikan data tentang persentase penangguhan penahanan di Indonesia. 💥 Menurut data dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KHHAM), pada tahun 2020, hanya 15,6% kasus di pengadilan negeri yang mendapatkan penangguhan penahanan. 📊 Jadi, mungkin kalau Perdana Arie Putra Veriasa bisa menyelesaikan kasusnya dengan lebih cepat, dia bisa menghemat biaya dan waktu. 💸
 
Saya senang sekali nggak ada proses penangguhan yang efektif lagi di pengadilan negeri Sleman, kayaknya biar proses penyelidikan kelancaran dan persidangan tetep bertahan 🙄. Tapi sayangnya kuasa hukum terdakwa nggak puas sama keputusan ini, mungkin mereka harus banget mempertimbangkan lagi kan? 👊
 
Saya rasa ini salah tempat untuk menangani kasus seperti ini 🤔. Semakin lama sidang berlangsung, semakin sulit lagi bagi terdakwa untuk memiliki proses perawatan diri yang benar-benar adil. Itu yang penting disini, bukan untuk memenjara seseorang tanpa penuh proses hukum yang seimbang. 🤷‍♂️
 
kembali
Top