Hakim Pertanyakan Sumber Gaji Rp163 Juta Tenaga Konsultan Nadiem

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, hakim ad-hoc Tipikor Jakarta, Andi Saputra, telah bertanya kepada Widyaprada Sutanto, Ahli Utama di Direktorat Jenderal Paud Dasmen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tentang sumber gaji Rp163 juta per bulan untuk Ibrahim Arief atau Ibam, yang merupakan salah satu terdakwa dalam kasus tersebut. Ibam juga merupakan orang dekat dengan Nadiem Anwar Makarim, menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa itu.

Hakim Andi Saputra bertanya kepada Sutanto, "Di dakwaan disebutkan [Ibam] digaji Rp163 juta. Sebagai Sesdirjen, tahu enggak sumbernya dari mana itu? Penggajian terdakwa Ibrahim tahu gak sumbernya dari mana yang Rp163 juta per bulan?" Sutanto menjawab dengan singkat, "Saya tidak tahu."

Hakim kembali bertanya untuk memastikan apakah benar sumber gaji tersebut datang dari anggaran Direktorat Jenderal Kemendikbudristek. Sutanto menepis hal tersebut dan jawab, "Bukan."
 
Wow 😮, apa yang ditawarkan ibu-ibu SMP untuk belajar komputer sih gak ada masalah, tapi korupsi punya masalah juga 🤦‍♂️. Saya penasaran kenapa Ahli Utama itu jawabnya hanya "Saya tidak tahu" 😅. Gue rasa dia malah jadi penyebutannya sendiri aja 🙄.
 
Gue penasaran sih kalau Widyaprada Sutanto itu apa-apa jawabannya, tapi dia tetap saja tidak mau jujur. Gue rasa ini bukan cerita korupsi biasa aja, tapi benar-benar ada sesuatu yang tidak beres. Mengapa dia takut untuk menjawab tentang sumber gaji Ibam? Apakah itu karena dia tidak ingin membuka lidah atau apa? Gue pikir perlu ada penegakan hukum yang ketat dalam kasus ini, jadi agar orang-orang di Kemendikbudristek tidak terlalu bebas melakukan kesalahan seperti ini lagi.
 
Gue masih jengkelin banget aksi ini... Gaji Rp163 juta per bulan untuk Ibam? Itu aja bikin ngeluh gue... Tapi, siapa tahu benar atau tidak, itu masih kasus korupsi yang penting... Gue setuju bahwa ada penindakan terhadap mereka yang bersalah, tapi kalau sumber gaji itu asal apa? Jadi nggak perlu bawa korupsi ke luar.
 
Gue penasaran sih kalau dia tidak tahu, tapi sih dia bilang juga tidak ada sumbernya. Gue pikir ini kasus yang cukup susah, tapi gue yakin bahwa hakim Andi Saputra akan mencoba cari jawabannya. Kamu pikir apa sih dengan jawaban seperti itu?
 
Saya tidak biasa berbicara tentang kasus-kasus korupsi, tapi kalau jangan salah, itu benar-benar bikin perasaan tidak nyaman banget. Ibu ibu yang suka belanja laptop Chromebook pasti penasaran, apa sumber uangnya dari mana? Saya pikir Menteri Pendidikan juga harus tahu jawabannya. Tapi jadi jawaban Ahli Utama hanya "saya tidak tahu", itu bukan jawaban yang jelas banget 🤔. Siapa sih yang tahu kalau sumber uangnya adalah dari mana? Saya harap ada orang yang bisa menjelaskan, supaya kita semua bisa paham.
 
kembali
Top