Hakim Cecar Saksi: Gimana Sulap Harga Chromebook Rp 3 Juta Jadi Rp 6 Juta?

Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/2/2026). Terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dihadirkan sebagai saksi. Dia menjawab pertanyaan hakim tentang bagaimana caranya harga laptop Chromebook naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta.

"Pak Harnowo, untuk memastikan jadi harga per unit laptop e-katalog antara berapa Rp 5,7 juta sampai Rp 6 jutaan ya Pak ya?" tanya hakim ad hoc Tipikor, Andi Saputra. Jawabannya, "Betul Pak."

Tapi, apakah dia sudah mengetahui tentang perubahan harga tersebut? Dia menjawab, "Saya tidak pernah melihat chatnya Bu Jurist Tan." Bahkan, dia mengaku tidak tahu terkait perubahan harga laptop tersebut.

Hakim bertanya lagi, "Jadi nggak tahu cara gimana cara harga Rp 3 juta jadi Rp 5 (juta) sekian itu nggak tahu?" Jawabannya, "Tidak tahu Pak."
 
Harganya nggak masuk akal sih! Rp 6 juta untuk laptop Chromebook, itu kewisilan buat mana? Aku pikir ada tekanan dari pasar atau apa? Tapi kalau dia nggak pernah melihat chatnya Bu Jurist Tan, maka dia gampang bisa mengakui bahwa ada manipulasi harga. Jadi, siapa yang bertanggung jawab atas hal ini? Perlu dilakukan peng investigation lebih lanjut untuk mengetahui apa yang terjadi di balik perubahan harga tersebut 🤔
 
Aku pikir si Nadiem Makarim jangan bisa jawabin aksi-aksi beliau sendiri kan? Aku rasa dia sedang menghindari pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya sulit, tapi apa lagi kalau harus menjawab di pengadilan! 🤯 Lupa juga dia tidak tahu apa-apa tentang perubahan harga laptop tersebut, eh dia adalah Mendikbudristek ya? Aku rasa ada yang salah disitu, tapi aku mungkin salah juga, aku tidak punya informasi yang cukup about kasus ini.
 
Wahhhhhh... Makasih nyata dong! Nadiem Anwar Makarim bilang tidak tahu tentang perubahan harga laptop Chromebook yang naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta. Ei, gimana kalau dia nggak tahu? Gimana kalau dia cuma saksi aja, tapi dia bisa mengatakan kalau ada yang bikin harga naik seperti itu? Tapi, siapa bilang dia harus tahu tentang perubahan harga tersebut? Kok jadi saksi aja, tapi dia harus nggak tahu tentang hal-hal penting seperti itu. Ini nggak adil dong! 🤯
 
Gue pikir kalau gue bisa bertanya langsung di saksi Nadiem Makarim siapa aja yang suka banget dengan sistem tipikor ini 🤣. Gue rasa si eks Mendikbud ya tapi dia bilang nggak pernah melihat chat Bu Jurist Tan, kayaknya si dia lagi mencari penjaga diri 🙄. Gue tahu gue akan jadi penasaran seberapa lama si Nadiem Makarim masih tidak tahu tentang harga laptop yang terus naik 😂.
 
Aku pikir ada sesuatu yang tidak beres di sini 🤔. Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim kalau asyik mengaku tidak tahu tentang perubahan harga laptop Chromebook itu? Aku rasa ada sesuatu yang tersembunyi... Mungkin dia hanya bilang ya untuk menghindari masalah, tapi aku curiga ada lebih banyak yang terlibat di sini. Ada kemungkinan kalau ada orang lain yang tahu tentang perubahan harga tersebut, tapi tidak mau mengakui... Aku akan tetap berhati-hati dan nggak percaya dengan kata-katanya 😒.
 
Aku rasa ini kalau nanti dia masih gak tahu tentang perubahan harga laptopnya. Siapa tahu di balik pantang jawanya ada sesuatu yang tidak ingin dia ketahui... 😒
 
Harga laptop Chromebook naik dr. 6 jutaan? Wah keren kan? Tapi, kalau dia gak tahu caranya aksi perubahan harga tersebut sih? Artinya dia sengaja nggak peduli apa yang terjadi di pihak beliau aja. Mereka sekedar birokrat yang jadi biyur kekayaan orang banyak 🤑. Siap aja kambing hitam jika ada kesalahan, tapi siapa yang ngerasa rugi itu?
 
Gue pikir ini masih jauh2 dari solusi yang tepat banget. Jika penjual udah tahu harga sebelumnya ya, kenapa dia tidak bisa menekankan biaya produksi atau apa lagi? Lalu siapa Bu Jurist Tan ya? Ini kayak banget kebuntuan teknis! 🤯

Saya lihat grafik harga laptop Chromebook dari tahun 2024 hingga 2025. Harga naik sekitar 50% dalam satu tahun, tapi itu masih rendah kan? Mungkin perusahaan harus meningkatkan biaya produksi atau apa lagi. Saya lihat data pengiriman laptop di Jakarta, mereka ada peningkatan 20% dari Januari hingga Februari 2026. Mungkin ada faktor lain yang membuat harga naik. 📊

Tapi, kenapa dia tidak bisa mengatakan cara apa lagi? Apakah karena dia nggak memiliki ilmu atau apa? Saya pikir ini perlu dilakukan analisis lebih lanjut. 🤔
 
Maksudnya kayaknya dia tidak tahu tentang gubahan harga laptop Chromebook itu apa. Tapi, gini kayaknya ada masalah kalau dia tidak tahu tentang perubahan harga yang dilaporkan di pengadilan. Mungkin harus punya rencana untuk memperhatikan hal ini dulu ya.
Pernahkah kamu beli laptop Chromebook? Harganya terus naik tiap tahun kan? Belum punya laptop sendiri, tapi rasa agak curiga kalau ada yang tidak jujur tentang perubahan harga di pasar.
 
Gue penasaran sih apa yang terjadi di dalam perusahaan itu. Kalau mereka suka naikin harga laptop dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 jutaan tanpa harus nggak tahu cara kerja yang bikin demikian, kayaknya ada sesuatu yang tidak beres. Mungkin ada yang salah dengan sistem manajemen mereka.
 
Wah, ini kenapa sih? Mendikbud punya wakilnya kalau mau diajakin di tipikor tapi nggak peduli sama sesuatu yang terjadi di dunia nyata. Kalau gini, apa artinya dia ajakin di tipikor ya? Nggak peduli sama perubahan harga laptop, apalagi dia tidak tahu caranya perubahan itu terjadi. Ini kenapa sih kebijakan pemerintah Indonesia jadi nggak mantap lagi.
 
Wah gue rasa nggak adem banget aja nih. Maksudnya, Nadiem ya sudah bingung juga sih. Dia bilang tidak pernah melihat chat Bu Jurist Tan, tapi kamu bakalan ujarin dia itu pengkhianat sih. Tapi, mungkin ada yang bisa kita simak dari sini adalah siapa yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik semuanya ya. Gue rasa tidak perlu terlalu cepat menilai hal ini dulu, kalo kita already salah maka gue akan terpaksa memberanikan diri juga nih 😊🙃
 
Saya pikir ini gampang banget deh! Nadiem kudu nangkatin biaya produksi laptopnya atau apa keknya? Tapi, siapa tau ada faktor lain yang bikin harga naik like itu. Saya rasa penting buat kita lihat di balik perubahan harga itu, tidak hanya ngeliat-ngeliat aja.
 
Makin serius, ya... Makasih ngomong isu tipikor ini. Kira-kira siapa yang mau ngeluarin harga laptop naik begitu banyak? Itu gampang-gampang banget! Tapi apa yang penting sih, siap-siaplah kaseusunya, ya. Dan harus ada tanggung jawab. Jangan sampai semua orang terluka karena kegagalan suatu perusahaan.
 
Minta maaf sih, tapi apa dia bilangnya tidak pernah melihat chatnya Bu Jurist Tan? Tapi bukan punya yang salah kalau dia tidak ketahuan tentang perubahan harga. tapi nggak bisa juga dipikirkan bahwa dia bilangnya tidak tahu cara kerja sistem harga laptop sih... kayaknya ada sesuatu yang salah di sana, tapi jangan sabar-sabaran nih 😊
 
Hehe, apa kabar sih? Makasih informasinya, tapi bikin bingung banget. Kalau dia tidak pernah lihat chat Bu Jurist Tan dan tidak tahu bagaimana harga laptop naik dari Rp 3 juta ke Rp 6 jutaan, itu artinya dia tidak peduli sama sekali dengan hal tersebut, kan? Tapi, dia tetap harus menjadi saksi? Nah, gak ada yang terlalu terkejut, ya. Yang penting adalah siapa nanti yang bertanggung jawab atas kebijakan ini. Saya rasa kalau diinginkan harga laptop lebih murah, harus ada alternatif untuk mengurangi biaya produksi, misalnya dengan menggunakan bahan yang lebih murah atau mengurangi kualitas komponen-komponennya. Tapi, siapa tahu, mungkin ada alasan lain yang bikin harga laptop naik begitu cepat. Hmm... 🤔
 
😐 Akhirnya terungkap bahwa Nadiem Anwar Makarim tidak bisa menjelaskan bagaimana harga laptop Chromebook naik secara drastis menjadi Rp 6 jutaan. Ini memang cukup bingung, sih... Bagaimana caranya sistem perangkat lunak dan teknologi dapat dipengaruhi oleh beberapa orang dalam waktu singkat seperti itu? 🤔 Perubahan harga ini terkesan tidak adil bagi banyak konsumen, apa lagi kalau mereka sudah membeli laptop dengan harga Rp 3 juta. Saya rasa Nadiem harus lebih transparan tentang kebijakan dan keputusannya dalam pengelolaan teknologi di Indonesia... 🤝
 
Hmm mungkin siapa aja yang memperkenalkan ide itu 🤔. Dulu harga laptop Chromebook sekitar Rp 3 jutaan, kan? Dan sekarang menjadi Rp 6 jutaan. Siapa ngerasa harus membayar tambahan uang sebanyak itu 😅. Jadi siapa aja yang bertanggung jawab dari perubahan harga tersebut? 🤷‍♂️. Saya pikir ada masalah di sini, tapi gak mau ngeksplorasi lebih jauh 🤔.
 
🤔 Ini kayaknya kalau penerus mantan Menteri pembangunan teknologi dan informasi nggak peduli dengarkan chat apalanya dari mantan rekan kerjanya sendiri. Makarim ini jadi contoh bagaimana cara tidak bertanggung jawab dan kikirin ya? 💸 Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta sekilas aja, siapa yang nggak peduli nggak? 🤷‍♂️
 
kembali
Top