Pengadilan Negeri Yogyakarta telah mencaranya, Raudi Akmal. Bocah mantan Bupati Sleman ini dugaan mengelana di balik kasus hibah pariwisata yang tak pernah selesai.
Gabriel Siallagan, salah satu hakim pengadilan, bertanya apakah Raudi benar-benar tidak tahu tentang peraturan Kementerian Pariwisata terkait dana hibah. Jawabannya? Tidak. Gabriel melanjutkan dengan bertanya, apa yang membuat Raudi mensosialisasikan informasi tersebut kepada kelompok sadar wisata?
Raudi tetap berkulit hitam, tidak memberikan jawaban atas pertanyaan Gabriel. Ia hanya mengakui tidak tahu tentang peraturan terkait dana hibah. Gabriel melihat perannya sebagai status anak Bupati sekaligus anggota DPRD sangat berpotensi mempengaruhi pejabat di lingkup Pemda Sleman dalam mengambil keputusan mengenai pencairan dana hibah pariwisata.
Gabriel juga membahas istilah trading influence, yang dapat mempengaruhi pejabat publik dalam mengambil keputusan. Ia menjelaskan bahwa hal ini dapat membuat pejabat publik membuat keputusan yang menguntungkan orang lain.
Gabriel Siallagan, salah satu hakim pengadilan, bertanya apakah Raudi benar-benar tidak tahu tentang peraturan Kementerian Pariwisata terkait dana hibah. Jawabannya? Tidak. Gabriel melanjutkan dengan bertanya, apa yang membuat Raudi mensosialisasikan informasi tersebut kepada kelompok sadar wisata?
Raudi tetap berkulit hitam, tidak memberikan jawaban atas pertanyaan Gabriel. Ia hanya mengakui tidak tahu tentang peraturan terkait dana hibah. Gabriel melihat perannya sebagai status anak Bupati sekaligus anggota DPRD sangat berpotensi mempengaruhi pejabat di lingkup Pemda Sleman dalam mengambil keputusan mengenai pencairan dana hibah pariwisata.
Gabriel juga membahas istilah trading influence, yang dapat mempengaruhi pejabat publik dalam mengambil keputusan. Ia menjelaskan bahwa hal ini dapat membuat pejabat publik membuat keputusan yang menguntungkan orang lain.