Gus Yahya soal Surat Pemecatannya: Tak Sah Secara Administrasi

Gus Yahya menolak pemberhentian dirinya dari jabatan ketua umum, mengatakan surat edaran tidak sah secara administrasi. Menurutnya, surat yang ditandatangani Wakil Rais Aam dan Katib Syuriah harus ditandatangani oleh Rais Aam dan Ketua Umum, bukan hanya mereka.

Gus Yahya meminta perhatian dari pengurus syuriah untuk menandatanganinya dengan stempel digital yang benar. Dia juga meminta perubahan markah tirta atau watermark 'DRAFT' pada surat edaran tersebut. Menurutnya, jika ada markah tersebut, maka surat tersebut bukan surat final dan tidak memiliki kekuatan administrasi.

Dia juga memperkirakan bahwa surat dari pengurus syuriah tersebut tidak terverifikasi dalam laman verifikasi.nu.id/surat dan hanya menemukan jejak digital 'Nomor Dokumen Tidak Terdaftar'. Oleh karena itu, secara sistem dinyatakan tidak valid dan tidak tercatat dalam basis data resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
 
Gus Yahya ini memang cerdas banget! Kenapa surat edaran itu jadi salah? Aku pikir ada yang salah di tempat pengurus syuriah, karena kalau surat itu benar-benar valid, nanti siapa yang akan kehilangan kekuatan administrasinya? Kita harus lebih teliti dalam hal ini. Aku juga rasa perubahan markah tirta atau watermark 'DRAFT' itu penting banget, karena kalau tidak, surat edaran itu jadi tidak berarti apa-apa lagi!
 
Gus Yahya kayaknya benar-benar tidak sabar-sabaran ya? Surat edaran kayaknya gak bisa dibandingin dengan surat formal, apa lagi kalau ada markah tirta atau watermark 'DRAFT'. Boleh jadi pengurus syuriah gak punya niat untuk menandatanganinya dengan stempel digital yang benar. Kalau seperti itu, surat edaran kayaknya gak bisa dipercaya sama siapa. Dan kalau aja ditanyakan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, apa-apa yang akan terjadi? Mereka gak akan tahu bagaimana cara kerjanya sistem verifikasi, kan?
 
aku pikir gus yahya ini kayaknya salah cari solusi, kalau dia bilang surat edaran tidak sah maka dia harus nyari bukti yang jelas, tapi gus yahya hanya memilih untuk ngomong aja tanpa memberikan bukti apa pun. aku pikir pengurus syuriah ini pasti sudah memiliki proses yang matang dalam memberikan surat edaran itu, dan gus yahya hanya coba mencari cara untuk menolaknya dengan jalan yang tidak rasional. aku rasa lebih baik kalau gus yahya mau berbicara secara terbuka tentang apa yang dia inginkan daripada memilih untuk ngomong-momong seperti ini 🤔
 
Wow 😮, apa yang terjadi dengan surat edaran dari Wakil Rais Aam? Gus Yahya benar-benar tidak sabar untuk menandatangani surat itu dengan stempel digital yang asli 🖐️. Tapi, mengapa pengurus syuriah belum bisa memastikan keaslian surat itu? Informasi 'Nomor Dokumen Tidak Terdaftar' di laman verifikasi.nu.id benar-benar membuatku curiga 😒. Pasti ada yang salah dengan proses pemberian surat edaran, kalau tidak kenapa ada perbedaan antara stempel asli dan digital? 🤔
 
Gus Yahya ini cerdas banget sih 🤓. Maksudnya surat edaran dari Wakil Rais Aam dan Katib Syuriah gak sah secara administrasi karna harus ditandatangani oleh Rais Aam dan Ketua Umum. Saya setuju dengan dia, kalau ada markah 'DRAFT' di surat itu maka surat itu bukan surat final aja 😅.

Saya juga penasaran kenapa surat itu gak terverifikasi dalam laman verifikasi nu.id/surat. Maksudnya siapa yang ngerilis surat itu dan kenapa ada jejak digital 'Nomor Dokumen Tidak Terdaftar'? Itu mungkin ada kesalahan atau kekurangan dalam sistem.
 
Halo temen-temen! Kira-kira apa yang terjadi di pengurus syuriah Nahdlatul Ulama ya? Mereka sendiri yang memanggil Gus Yahya tidak sah karena menolak pemberhentian, tapi gak salah lagi jika mereka sendiri yang ada kesalahan dalam proses administrasi. Kalau benar-benar surat edaran itu sah, maka kenapa dia harus menambah stempel digital dan perubahan markah tirta? Gak perlu dipaksakan sih. Dan apa dengan laman verifikasi online? Jika di verifikasi, maka gak akan ada jejak 'Nomor Dokumen Tidak Terdaftar', kan?
 
ini kira-kira apa yang harus dilakukan dulu kalau ada surat edaran yang jadi kaca matan ya? harusnya ada stempel digital dari orang yang benar, gak cuma Wakil Rais Aam aja. kalau ada markah watermark 'DRAFT', itu bukan berarti surat resmi banget. dan siapa tahu, mungkin ada kesalahan saat ngisi data di laman verifikasi.nu.id/surat. jadi, harusnya punya jejak digital yang asli kayak Nomor Dokumen Tidak Terdaftar. kayaknya perlu di-verifi keseluruhan sistem ini nih! 🤔💻
 
Aku pikir kalau ini masalah penting, tapi kalau aku jujur, aku sengaja nggak perhatikan keaslian surat itu dulu 🤔. Tapi setelah aku baca artikelnya, aku paham bahwa Gus Yahya benar-benar waspada dengan hal ini! Jadi, aku pikir kalau pengurus syuriah harus serius dalam menghormati prosedur administrasi, ya? Mereka harus menandatangani surat edaran dengan stempel digital yang benar dan bukan hanya itu, tapi juga memperbaiki markah tirta atau watermark 'DRAFT' yang ada di surat tersebut. Kalau tidak, maka surat edaran tersebut tidak memiliki kekuatan administrasi sama sekali! 🤷‍♂️
 
Gus Yahya benar-benar keren banget! Dia tahu tentang teknologi dan kerja sama pengurus syuriah juga . Kalau mau pakai stempel digital yang asli, kayaknya bih daya dalam pembahasan ini. Markah watermark 'DRAFT' itu kayaknya salah paham. Pengurus syuriah harus serius aja di sini . Kalau surat edaran tidak valid, itu berarti kalau tidak ada kekuatan administrasi. Tapi, ini bukan gampang ya? Pengurus syuriah harus siap untuk diskusi yang matang.
 
Gus Yahya ini benar-benar mencari cara untuk melawan pemberhentian dirinya, tapi siapa tahu apa yang sebenarnya dia cari? Mungkin ada sesuatu yang tidak terlihat di latar belakang. Kalau aku bukan salah, surat edaran itu sebenarnya ada motifnya sendiri ya... Tapi aku pikir, apakah kita boleh percaya dengan surat-surat resmi seperti ini? Apakah ada kemungkinan ada yang mencoba memalsukan identitas atau bahkan sabotase dari dalam? Aku sengaja nonton video di laman verifikasi.nu.id dan ternyata ada jejak digital 'Nomor Dokumen Tidak Terdaftar'... Maksudnya, surat edaran itu sebenarnya tidak ada validasi di sana! Aku rasa ada sesuatu yang tidak beres di sini... 😐
 
🤦‍♂️ [meme: ayam penjajap]

Gus Yahya siapa lagi? 🤷‍♂️ [meme: pesta ketakutan]

Saya rasa dia memang penasaran tapi apa yang dia cari? 🤔 [meme: siapa sih dia?]

Dia meminta stempel digital, apa aja kekurangan stempel di surat itu? 🤷‍♂️ [meme: karet lalu]

Saya rasa dia ingin membuat keributan lagi, kapan ya kalau dia siap untuk menjadi Ketua Umum? 😜 [meme: ikan asin]
 
Gus Yahya naksah banget sih, dia memilih untuk menolak pemberhentian dirinya dari jabatan ketua umum, tapi dia juga jujur banget dengan kemungkinannya sendiri. Dia bilang surat edaran tidak sah secara administrasi, dan saya setuju dengannya, karena jika ada markah 'DRAFT' pada surat tersebut, itu berarti surat tersebut bukan surat final dan tidak memiliki kekuatan administrasi.

Saya pikir ini juga bisa dijadikan contoh bagaimana pentingnya memeriksa kembali dokumen-dokumen yang penting. Jika ada kesalahan kecil seperti markah 'DRAFT' pada surat edaran, itu bisa berakibat besar dan membuat kesalahan-kesalahan administrasi.

Saya harap pengurus syuriah juga memperhatikan hal ini dan melakukan perubahan yang diperlukan pada surat-surat mereka.
 
Gus Yahya kayaknya benar-benar penasaran dengan surat edaran yang bule-bule dikeluarkan oleh pengurus syuriah. Kalau siapa pun mau pemberhentian, kalau harus nanti harus ditandatangani Rais Aam dan Ketua Umum juga, kayaknya jelas aja siap-siap aja.

Aku pikir ini semacam drama yang nggak perlu, bisa jadi ada kesalahan-kesalahan kecil saat proses pengelolaan. Kalau mau nantang-ngengat, kalau pemberhentian punya alasan yang kuat siapa tahu nggak bakalan terjadi masalah-masalah lagi di masa depan
 
Gus Yahya kan kayaknya benar-benar tidak ingin pindah dari jabatan ketua umum ya... tapi aku rasa dia juga harus lebih hati-hati deh, kalau tidak ada bukti yang kuat, siapa tahu bisa jadi surat edaran itu juga sah? Tapi aku yakin, Gus Yahya nggak ingin terjebak di dalam masalah yang tidak ia pegang. Aku rasa dia juga harus more diskusi dengan pengurus syuriah sebelum membuat keputusan seperti itu... tapi aku juga paham kalau Gus Yahya nggak ingin ketergantungan orang lain, kayaknya dia harus lebih mandiri dulu ya...
 
kembali
Top