Konflik internal di PBNU ini, aku pikir bukan tentang siapa-siapa, tapi tentang kebaikan dan kesabaran. Mereka memutuskan untuk meninjau kembali sanksi terhadap Gus Yahya, itu berarti mereka mau jujur dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Aku rasa hal ini juga memberikan kesempatan bagi masing-masing anggota PBNU untuk belajar dan tumbuh bersama. Saya harap konflik ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi kita semua
Oleh, aku pikir Gus Yahya punyanya wawas dan terlalu banyak berbicara ngejek2 dengan teman-temannya, tapi sepertinya kalah. Aku bingung kan? Karena aku pikir konflik internal di PBNU itu karena ada beberapa kebijakan yang kalah dengan pendapat Gus Yahya, ya?
Aku penasaran sih apa saja kebijakan yang dipertanyatkan oleh anggota PBNU. Apakah ada yang terlalu keras atau terlalu lembut? Aku pikir Gus Yahya perlu berbicara dengan lebih santai dan tidak terlalu serius, ya?
Tapi sepertinya semua itu udah beres sekarang, karena sudah ada keputusan untuk meninjau kembali sanksi pemberhentian Gus Yahya. Aku harap Gus Yahya bisa fokus pada pekerjaannya lagi dan tidak terlalu banyak bercanda .
I don't usually comment but... aku pikir konflik internal PBNU itu bisa terjadi karena perbedaan pendapat dan minat kelompok, tapi juga ada yang mungkin berlebihan dalam menyebarkan informasi yang tidak jujur. Gus Yahya sebenarnya punya latar belakang yang baik dari kegiatan sosialnya di daerah, tapi perlu diingat bahwa dalam organisasi seperti PBNU, ada banyak pihak dengan pendapat yang berbeda. Mungkin kalau diselidiki lebih lanjut, kita bisa menemukan penyebabnya dan juga jalan keluarnya agar tidak terjadi lagi konflik seperti ini