Raih rasa ketidaknyamanan ya, kalau si Rais Aam tidak hadir di acara peringatan hari lahir 100 thuhannya Nahdlatul Ulama. Karena siya saja yang mengalami kendala kesehatan, tapi lalu ada surat rapat pengurus harian Syuriah PBNU yang bilang kalau Gus Yahya harus mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PBNU karena ada pelanggaran. Tapi, apa yang bisa diharapkan sih? Gus Yahya tidak mau mundur dan masih menjalankan tugasnya. Yang jadi pertanyaan, kenapa surat rapat pengurus harian Syuriah PBNU harus begitu keras? 