Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terjebak dalam kemerosotan sistem pendidikan. Seorang anak SD kelas IV berusia 10 tahun meninggal dunia di Ngada, karena orang tuanya tidak mampu membeli buku dan pensil untuk sekolah. Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengakui ada kegagalan sistem yang ada di tingkat provinsi, Kabupaten Ngada hingga ke tingkat bawah.
Menurutnya, pemerintah Provinsi NTT gagal mendeteksi kesulitan yang dialami oleh anak tersebut. Kegagalan ini merupakan tamparan keras bagi pemerintah Provinsi NTT yang bekerja keras membangun NTT. Gubernur Melki Laka Lena mengatakan bahwa apa yang sudah dikerjakan belum semuanya berhasil dan menambahkan pemerintah belum berhasil menjaga agar tidak ada nyawa yang meninggal sia-sia karena kondisi yang dialami oleh anak tersebut.
Kegagalan ini merupakan pelajaran berharga bagi kita semua. Gubernur Melki Laka Lena tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, pemerintah Provinsi NTT gagal mendeteksi kesulitan yang dialami oleh anak tersebut. Kegagalan ini merupakan tamparan keras bagi pemerintah Provinsi NTT yang bekerja keras membangun NTT. Gubernur Melki Laka Lena mengatakan bahwa apa yang sudah dikerjakan belum semuanya berhasil dan menambahkan pemerintah belum berhasil menjaga agar tidak ada nyawa yang meninggal sia-sia karena kondisi yang dialami oleh anak tersebut.
Kegagalan ini merupakan pelajaran berharga bagi kita semua. Gubernur Melki Laka Lena tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur.