Gubernur Kaltim-Walkot Balikpapan Kakak-Adik, Prabowo: Tak Apa Asal Benar

Presiden Prabowo Subianto yang baru saja mengetahui kedua pejabat setempat di Kalimantan Timur ternyata memiliki hubungan keluarga. Gubernur Kaltim, Rudi Mas'ud dan Wali Kota Balikpapan, Rahmat Mas'ud, adalah kakak-adik.

Momen ini terjadi saat Prabowo memberikan sambutan di acara peresmian proyek energi Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina, Balikpapan, Kalimantan Timur. Prabowo menyapa kedua pejabat tersebut satu per satu dan kemudian mengatakan, "Wali Kota Balikpapan. Oh tadi Saudara Rudi adalah gubernur, Saudara Rahmat adalah Wali Kota. Jadi Saudara ini, kakak-adik? Oh kakak-adik ya."

Prabowo tidak mempersoalkan adanya hubungan tersebut, melainkan mengingatkan keduanya untuk tetap bekerja sesuai dengan tanggung jawab mereka karena dipilih oleh rakyat. Ia juga menanyakan kehadiran Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, dan mengatakan bahwa ia "friend-friend" dengan Gerindra di Kalimantan Timur.

Acara ini hadir beberapa jajaran kabinet, termasuk Menko Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketua BPK Isma Yatun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Seskab Teddy Indra Wijaya, hingga Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
 
Gue rasa ini kayak drama kalauPresiden Prabowo yang baru nyesel ke Kalimantan bareng Wali Kota Balikpapan dan Gubernur Kaltim ini. Ternyata Rahmat Mas'ud dan Rudi Mas'ud adalah kakak adik. Makanya Presiden bilang "kakak-adik", gue rasa kayak ngobrol di rumah lho 🤣.

Gue penasaran kenapa ini terjadi di acara peresmian proyek RDMP ya. Apakah karena di Kalimantan ada yang ingin dipindahkan keatas? Atau sih karena ini jadi isu kalau Presiden bilang "friend-friend" dengan Gerindra di Kalimantan Timur. Gue rasa perlu diceritain lebih lanjut tentang ini.
 
Gue rasa kalau presiden itu ganti kata "friend-friend" jadi "saudara-saudari", mungkin kalo ditulis di acara resmi ini aja, ya... tapi sih aku nggak terlalu peduli, karena gue percaya presiden bisa menjaga kerajaan keluarga dan pemerintah yang jernih.
 
Hanya ingin bilang bahwa hubungan keluarga pejabat yang terjadi di Kalimantan Timur ini memang bikin kita curiga kayaknya. Jangan sabar-sabar, tapi juga harus dipertimbangkan kapan saatnya untuk mengatakan sesuatu. Yang jelas, tidak ada masalah kalau orang-orang ini masih bisa bekerja dengan baik dan tidak ada konflik apa-apa di antara mereka. Tapi, apakah kita bisa yakin bahwa tidak ada pilihan raya yang dipengaruhi oleh hal ini? 🤔💭
 
Kalau nggak salah gini juga bukan masalah, tapi aja apa yang penting adalah sama-sama bekerja dengan baik. Tapi sih, kalau dilihat dari sudut pandang ini, seharusnya ada perdebatan lebih lanjut tentang hubungan keluarga di antara gubernur dan wali kota. Aku rasa lebih baik kalau mereka jelas-jelas bilang "ya, aku kakak adik" atau "ya, aku adik" aja, bukan nggak sih... 😐
 
omg siapa tahu ini bisa jadi korupsi tapi aku rasa gak ada bukti apa2, apalagi kalau prabowo ngerasa "friend-friend" dengaranya kayaknya tidak berarti apa2 lagi 🤷‍♂️. aku pikir ini lebih baik dulu cari tahu siapa2 pejabat yang benar-benar bisa membantu masyarakat kaltim daripada yang jaga status kalau? 🌟
 
Haha, kalau ini kayaknya kalimantan udah jadi keluarga besar pribADI ya... Presiden yang nggak sabar bareng sahabatnya aja, siapa tahu ada kasus koreksi identitas lagi di sini. Tapi serius, kenapa gini kalau si Prabowo nggak cek dulu sebelum nyeselin? Aku pikir dia udah punya cara yang lebih cerdas cari informasi dari sumber yang tepat. Dan siapa aja yang tidak tahu kalimantan udah jadi keluarga besar pribADI?
 
Oooh, sepertinya ada yang bikin kontroversi di Kalimantan Timur, ya! Gubernur dan Wali Kota adik-akang... itu kayak gini? Aku pikir ini adalah contoh bagaimana di Indonesia kita harus bisa beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga. Tapi, aku rasa ada yang perlu diingat, yaitu tanggung jawab mereka sebagai pejabat publik. Mereka harus fokus pada pekerjaan mereka dan tidak biarkan hubungan keluarga mengganggu proses kebijakan. 🤔
 
Hehe, omong-omong ini kayak drama TV aja, nih! Kakak-adik ya? Prabowo langsung ngaksesi hubungan keluarga keduanya, tapi juga malah mengingatkan mereka untuk tetap bekerja sama. Wawancara ini kayak ngobrol bersama temen-temen di rumah aja, sih!

Aku penasaran, kenapa ini terjadi saat Prabowo ngikuti acara proyek energi RDMP? Aku yakin ini bukan kebetulan, hehe. Prabowo malah "friend-friend" dengan Gerindra di Kalimantan Timur, kayaknya dia ingin memperkuat hubungannya dengar.
 
Pernyataan PrabowoSubianto kalau kakak-adik itu kayaknya membuat bingung sih... Apalagi kalau kita pikir dia sebagai tokoh yang paling tangguh di Indonesia. Tapi, kalau kita lihat dari sudut pandang lain, mungkin dia hanya ingin mengajukan sesuatu yang positif. Maka apa jadi apa? Jika PrabowoSubianto tidak mempersoalkan hal itu, berarti ada arti lain. Mungkin dia malah ingin menekankan pentingnya kerja sama antara kakak dan adik dalam mewujudkan proyek-proyek yang dijalankannya. Apalagi kalau ini adalah proyek yang sangat besar seperti RDMP. Nah, saya pikir ini bisa jadi strategi PR yang baik untuk membangun hubungan dengan masyarakat, terutama di Kalimantan Timur.
 
kembali
Top