Pemerintah Jabar siap melaksanakan dua program yang disoroti Presiden Prabowo Subianto, yakni penertiban spanduk dan baliho besar di jalanan serta penggunaan genteng sebagai alternatif atas seng dalam membuat atap rumah.
Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Prabowo meminta kepala daerah menertibkan spanduk iklan yang terlalu besar. Hal ini diharapkan dapat mencegah lalu lintas dan membersihkan lingkungan.
Sementara itu, Prabowo juga menginginkan semua atap rumah di Indonesia menggunakan genteng sebagai alternatif atas seng. Ia percaya bahwa genteng dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih tahan lama.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dia siap menindaklanjuti arahan Prabowo untuk mengatasi masalah sampah dan membuat daerahnya menjadi lebih indah. Ia percaya bahwa dengan penertiban spanduk dan baliho besar, jalanan dapat menjadi lebih rapi dan aman.
"Seluruh program berjalan dengan baik. Hari ini yang sangat kita mendapat sambutan luar biasa adalah menyelesaikan masalah sampah itu harus terintegrasi karena Jawa Barat penduduknya 54 juta, sampah jadi problem," kata Dedi Mulyadi.
Dedi juga menyatakan bahwa dia akan menjalankan arahan Prabowo untuk membuat daerahnya lebih indah dengan menggunakan genteng sebagai alternatif atas seng. Ia percaya bahwa genteng dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih tahan lama.
"Saya sangat konsen selama ini untuk membereskan spanduk, baliho, ruang terbuka hijau," katanya.
Dengan demikian, Pemerintah Jabar siap melaksanakan dua program yang disoroti Presiden Prabowo Subianto.
Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Prabowo meminta kepala daerah menertibkan spanduk iklan yang terlalu besar. Hal ini diharapkan dapat mencegah lalu lintas dan membersihkan lingkungan.
Sementara itu, Prabowo juga menginginkan semua atap rumah di Indonesia menggunakan genteng sebagai alternatif atas seng. Ia percaya bahwa genteng dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih tahan lama.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dia siap menindaklanjuti arahan Prabowo untuk mengatasi masalah sampah dan membuat daerahnya menjadi lebih indah. Ia percaya bahwa dengan penertiban spanduk dan baliho besar, jalanan dapat menjadi lebih rapi dan aman.
"Seluruh program berjalan dengan baik. Hari ini yang sangat kita mendapat sambutan luar biasa adalah menyelesaikan masalah sampah itu harus terintegrasi karena Jawa Barat penduduknya 54 juta, sampah jadi problem," kata Dedi Mulyadi.
Dedi juga menyatakan bahwa dia akan menjalankan arahan Prabowo untuk membuat daerahnya lebih indah dengan menggunakan genteng sebagai alternatif atas seng. Ia percaya bahwa genteng dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih tahan lama.
"Saya sangat konsen selama ini untuk membereskan spanduk, baliho, ruang terbuka hijau," katanya.
Dengan demikian, Pemerintah Jabar siap melaksanakan dua program yang disoroti Presiden Prabowo Subianto.