Kecelakaan listrik di Nuuk, ibu kota Greenland yang mengalami pemadaman listrik besar-besaran, membuat semua orang terkejut. Akan tapi apa pun penyebabnya, ternyata bukan karena pihak negara melainkan dari kegagalan sistem transmisi listrik. Sebagai contoh di hari Sabtu, 24 Januari 2026, angin kencang yang berkekuatan tinggi menyebabkan masalah pada jalur transmisi utama, sehingga terjadi pengeksplosi energi di pembangkit listrik tenaga air Buksefjord. Hal ini menyebabkan gangguan pada saluran transmisi sehingga tidak ada listrik yang dapat dikirim ke kota.
Dalam beberapa jam, perusahaan utilitas negara Greenland telah menyalakan pembangkit darurat dan memulihkan listrik. Padahal, pada pukul 03.30 dini hari di hari Minggu (25/1/2026), listrik sudah kembali menyala untuk sekitar 75 persen penduduk Nuuk. Karena masih ada masalah utama belum teratasi, perusahaan utilitas negara meminta warganya untuk tetap hemat menggunakan listrik.
Selain itu, beberapa wilayah juga mengalami gangguan pada pasokan air dan koneksi internet. Pemadaman ini terjadi bersamaan dengan pemerintah Greenland merilis brosur kesiapsiagaan bencana, yang mendorong masyarakat untuk menyimpan air minum, makanan, obat-obatan, pakaian hangat, dan alat komunikasi alternatif untuk setidaknya lima hari.
Dalam beberapa jam, perusahaan utilitas negara Greenland telah menyalakan pembangkit darurat dan memulihkan listrik. Padahal, pada pukul 03.30 dini hari di hari Minggu (25/1/2026), listrik sudah kembali menyala untuk sekitar 75 persen penduduk Nuuk. Karena masih ada masalah utama belum teratasi, perusahaan utilitas negara meminta warganya untuk tetap hemat menggunakan listrik.
Selain itu, beberapa wilayah juga mengalami gangguan pada pasokan air dan koneksi internet. Pemadaman ini terjadi bersamaan dengan pemerintah Greenland merilis brosur kesiapsiagaan bencana, yang mendorong masyarakat untuk menyimpan air minum, makanan, obat-obatan, pakaian hangat, dan alat komunikasi alternatif untuk setidaknya lima hari.