Grab memperkenalkan UMKM Kopi Indonesia Coffeenatics ke ajang World Economic Forum (WEF) Davos 2026. Mitra UMKM Grab asal Medan tersebut hadir untuk memperkenalkan cita rasa kopi nusantara dengan menampilkan produknya di Paviliun Indonesia. Kehadiran Coffeenatics di WEF Davos 2026 menunjukkan besarnya potensi UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam kancah ekonomi global.
Coffeenatics menawarkan produk berkualitas tinggi yang merepresentasikan kekayaan kopi Indonesia. UMKM kopi artisan ini sedang berkembang pesat dan bahkan mulai menjangkau pasar luar negeri seperti Singapura. Berdiri tahun 2015 lalu, Coffeenatics kini didukung oleh tim yang terdiri dari 80-an orang.
Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics, Harris Hartanto Tan menyatakan partisipasi di ajang WEF Davos 2026 memberikan perspektif baru bagi UMKM seperti perusahaannya. "Partisipasi di Davos membuka kesempatan bagi kami untuk belajar langsung tentang pasar global, membangun jejaring, dan memahami standar internasional yang relevan dengan industri kopi," kata Harris.
Harris juga menegaskan bahwa Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup. "Dari situ, kami belajar bahwa Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup," ujar dia menambahkan.
Sementara itu, CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi menilai UMKM selama ini berperan penting sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia. Karena itu, Grab memperkenalkan potensi UMKM lokal yang didukung ekonomi digital berbasis kemitraan di ajang bergengsi sekelas WEF Davos 2026.
"Partisipasi Grab Indonesia di World Economic Forum 2026 menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan, sekaligus membawa pengalaman nyata UMKM Indonesia ke dalam percakapan global," jelas dia.
Grab Indonesia juga aktif terlibat dalam sesi diskusi panel di WEF Davos 2026. Neneng ambil bagian sebagai pembicara dalam forum diskusi tentang peran teknologi dalam mendorong ekonomi digital. Lewat forum ini, ia menegaskan kembali komitmen Grab dalam memperkuat keamanan dan keselamatan pengguna di ekosistem digital.
Grab pun berupaya terus berkontribusi dalam memperluas akses serta peluang bagi UMKM Indonesia untuk berkembang lewat pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital yang inklusif.
Coffeenatics menawarkan produk berkualitas tinggi yang merepresentasikan kekayaan kopi Indonesia. UMKM kopi artisan ini sedang berkembang pesat dan bahkan mulai menjangkau pasar luar negeri seperti Singapura. Berdiri tahun 2015 lalu, Coffeenatics kini didukung oleh tim yang terdiri dari 80-an orang.
Executive Director dan Co-Founder Coffeenatics, Harris Hartanto Tan menyatakan partisipasi di ajang WEF Davos 2026 memberikan perspektif baru bagi UMKM seperti perusahaannya. "Partisipasi di Davos membuka kesempatan bagi kami untuk belajar langsung tentang pasar global, membangun jejaring, dan memahami standar internasional yang relevan dengan industri kopi," kata Harris.
Harris juga menegaskan bahwa Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup. "Dari situ, kami belajar bahwa Coffeenatics bukan hanya tentang kopi, tetapi tentang mimpi dan perubahan hidup," ujar dia menambahkan.
Sementara itu, CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi menilai UMKM selama ini berperan penting sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Indonesia. Karena itu, Grab memperkenalkan potensi UMKM lokal yang didukung ekonomi digital berbasis kemitraan di ajang bergengsi sekelas WEF Davos 2026.
"Partisipasi Grab Indonesia di World Economic Forum 2026 menegaskan pentingnya peran teknologi dan kemitraan dalam mendorong ekonomi digital yang berkelanjutan, sekaligus membawa pengalaman nyata UMKM Indonesia ke dalam percakapan global," jelas dia.
Grab Indonesia juga aktif terlibat dalam sesi diskusi panel di WEF Davos 2026. Neneng ambil bagian sebagai pembicara dalam forum diskusi tentang peran teknologi dalam mendorong ekonomi digital. Lewat forum ini, ia menegaskan kembali komitmen Grab dalam memperkuat keamanan dan keselamatan pengguna di ekosistem digital.
Grab pun berupaya terus berkontribusi dalam memperluas akses serta peluang bagi UMKM Indonesia untuk berkembang lewat pemanfaatan teknologi dan ekosistem digital yang inklusif.