Google Tegaskan Investasi Gojek Tak Terkait Kemendikbud

Gojek Tidak Berhubungan Dengan Pendidikan, Kata Google
Investasi Google ke entitas terkait Gojek tidak terkait dengan meningkatkan lanskap pendidikan di Indonesia dan kerja sama Kementerian Pendidikan. Menurut mereka, tidak ada hubungan antara investasi dan imbalan kepada pejabat Kementerian Pendidikan.

Google berpendapat tidak ada penyaluran dana suap dengan dana investasi Rp 809 miliar. Investasi tersebut dilakukan sejak Nadiem Makarim menjadi Mendikbudristek, yang juga menjabat sebagai CEO Gojek.

Dalam kasus pengadaan Chromebook untuk digitalisasi pendidikan, Google menegaskan tidak memproduksi dan menjual perangkat secara langsung. Mereka hanya memberikan lisensi sistem operasi (ChromeOS) serta alat pengelolaan kepada mitra-mitra mereka.

Kementerian Pendidikan yang menjaga kendali penuh atas pengadaan perangkat keras ini, menurut Google. Ekosistem ini memastikan bahwa pendidikan digital di Indonesia dilakukan dengan transparansi dan integritas tertinggi.

Google juga menyinggung dakwaan jaksa terkait keterbatasan Chromebook untuk proses belajar-mengajar di daerah 3T. Mereka mengatakan Chromebook dirancang sesuai dengan realitas di ruang kelas, termasuk di daerah terpencil.

Google juga menegaskan bahwa pendidikan digital di Indonesia dilakukan dengan komitmen untuk mendukung transformasi digital dengan standar transparansi dan integritas tertinggi.
 
ada sih yang bikin penasaran... google jadi subjek diskusi ya... mereka bilang tidak ada hubungan antara investasi mereka dgn meningkatkan lanskap pendidikan di indonesia, tapi aku pikir kayaknya ada sesuatu yang berbeda... seperti apa lagi yang bisa dilakukan oleh google untuk mendukung pendidikan di indonesia? πŸ€”
nah, gimana kalau google bikin platform pendidikan sendiri? seperti aplikasi belajar-mengajar yang bisa digunakan oleh semua orang, tanpa memandang lokasi atau tingkat pendidikan... dan mereka bisa bekerja sama dengan kementerian pendidikan untuk membuat program-program pendidikan digital yang lebih baik 😊
atau mungkin... google bisa bikin diagram seperti ini πŸ“ˆπŸ“Š
+ investasi rupiah 809 miliar
+ lisensi sistem operasi chromeos
+ alat pengelolaan
+ komitmen mendukung transformasi digital dengan standar transparansi dan integritas tertinggi
atau... aku malah pikir kalau kementerian pendidikan harus lebih cerdas dalam mengelola investasi mereka, bukan hanya tergantung pada google πŸ€“
 
Makasih Google bareng Gojek ngerasa suka-suka aja sama Kementerian Pendidikan, tapi apa sih tujuan dari investasi Rp 809 miliar? Apa keuntungan bagi pendidik di Indonesia? Tahu gini kalau saya suka dengan ide digitalisasi pendidikan, tapi kerenasainya ada banyak ujaran dan klaim yang bikin bingung. Misalnya, kalau tadi ada dakwaan tentang 3T, kemudian Google bilang Chromebook dirancang sesuai dengan realitas di ruang kelas, tapi apa sih kebenaran dari dakwaan itu? Mau kita cek lagi atau apa yang ada sumber yang bisa dipercaya?
 
Gue pikir kalau gak ada hubungan antara Gojek dan pendidikan, kan? Gue lihat kabar ini dan gue rasanya sedikit bingung. Tapi kayaknya gue paham juga kalau Gojek tidak bisa membawa dana suap ke Kementerian Pendidikan. Yang penting di sini adalah pendidikan digital di Indonesia harus dilakukan dengan transparansi dan integritas yang tinggi, ya? Gue harap semuanya bereskan dan di daerah 3T juga bisa mendapatkan Chromebook yang cukup untuk proses belajar-mengajar. Kita harus percaya bahwa komitmen dari pihak Kementerian Pendidikan akan membawa perubahan positif pada pendidikan kita πŸ€žπŸ“š
 
Aku pikir ini adalah contoh bagus dari keterlibatan pemerintah dalam investasi yang salah arah. Gojek dan Google hanya mengelabui kita semua dengannya, tidak ada hubungan sama sekali dengan meningkatkan pendidikan. Aku rasa ini seperti strategi 'bawa masuk' yang sering digunakan oleh pemerintah untuk memenangkan pendapat masyarakat, tapi sebenarnya tidak ada manfaat apa pun bagi kita. Dan yang lebih parah lagi, ini semua di latar belakang investasi Rp 809 miliar! Aku rasa perlu ada otoritas yang lebih bijak untuk mengawasi hal ini agar tidak terulang lagi.
 
Gue pikir pihak Kementerian Pendidikan nggak jelas apa yang mau dibawa dari investasi Google ini, kan? Mereka bilang sudah ada ekosistem yang baik tapi masih banyak sekali masalah di daerah-daerah terpencil. Gue ragu-ragu aja kalau dana Rp 809 miliar itu cukup untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah itu atau tidak, tapi apa lagi yang dibawa dari investasi ini?
 
Gak ngerti kok Google serasa nggak mau jujur... Semua investasi mereka jelas bisa bikin pendidikan lebih baik, tapi kayaknya gak ada yang ngerasa terkena manfaatnya. Dan kalau ada yang terkena, bukannya itu juga ke dalam kocek dana yang sama, ya? Masing-masingnya sih coba nggak mau tahu siapa yang benar-salah...
 
Kapok aja nggak percaya dengerin kabar Gojek gini! πŸ€” Nah, sepertinya pihak Google bilang kalau mereka tidak kirim dana suap ke Kementerian Pendidikan. Hmm, tapi siapa tahu ada yang penipu deh... πŸ€‘

Paling penting, Gojek memperkenalkan Chromebook di Indonesia, dan itu kayaknya bukan sekedar sekedar investasi aja. Mereka bermitra dengan Kementerian Pendidikan untuk membuat pendidikan digital lebih transparan dan integritas. Mungkin kalau kita nanti bisa lihat hasilnya, kita bisa tahu benar apa yang sebenarnya terjadi... 🀞
 
Hei, apa kabar? πŸ€”πŸ‘€ Kalau Gojek tidak berhubungan dengan pendidikan, aku rasanya pengejaran kalau korupsi ini terus terjadi nih... πŸ˜’πŸ’Έ. Dulu aja Gojek membeli Chromebook dari Google, sekarang Gojek bilang siapa aja yang ngerasa salah? πŸ€·β€β™‚οΈπŸ‘Š. Tapi aku pikir kalau Kementerian Pendidikan dan Gojek harus ngomong jujur tentang siapa yang menerima dana suap, ya? πŸ˜’πŸ’Έ. Kalau tidak, aku akan terkejut banget... 🀯😲.
 
Gue pikir apa yang terjadi di Indonesia sekarang ini, kalau kita semua konsentrasi untuk membuat sistem pendidikan yang baik dan akhirnya kita akan dapatkan hasil yang memuaskan πŸ€”. Tapi, gue lihat Google sendiri juga tidak bisa menyesuaikan diri dengan kondisi Indonesia. Mereka memiliki teknologi yang canggih tapi mereka tidak bisa membuat perangkat keras untuk pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan di Indonesia. Ini artinya kita harus belajar untuk membuat dan mengembangkan teknologi sendiri agar kita bisa mencapai tujuan pendidikan digital yang baik πŸš€.
 
Aku masih ragu-ragu dengerin news ini... Investasi Google ke Gojek itu sebenarnya apa maksudnya? Aku pikir ada hubungan antara investasi dan meningkatkan lanskap pendidikan di Indonesia, tapi kemudian Google bilang tidak ada hubungan. Makasih bro, tapi aku masih ragu... πŸ€”
 
Pendekatan Gojek dan Kementerian Pendidikan ini ngerasa agak susah dipahami πŸ€”. Aku tahu Gojek memang suka berinvestasi banyak, tapi apa yang diharapkan dari Kementerian Pendidikan itu? Sebelumnya aku dengar kalau Gojek memiliki program pendidikan digital dengan KemenPada, tapi sekarang tidak ada kabar sama sekali. Aku pikir ini semisal ngerasa kaya siomay 🍴 tanpa saus, yaitu kaya banyak tulisan tapi tidak bermakna apa-apa.
 
hebat gini ya Google, berbicara langsung ke dalam masalahnya sendiri πŸ€¦β€β™‚οΈ. Kalau tidak salah, Nadiem Makarim aja yang banyak menerima uang dari Gojek, tapi kira-kira ada hubungan dengan pendidikan? πŸ€‘ Sama-sama, Google nggak mau memberitahu apa-apa, kan? πŸ˜’ Mereka bilang Chromebook dirancang untuk daerah 3T, tapi siapa yang tahu sih kalau bukan Gojek aja yang memblokir internet di daerah itu πŸ€”.
 
kembali
Top