Wah keren banget, Gojek dan Google kolaborasi buat meningkatkan pendidikan di Indonesia ! Gak ada hubungan antara investasi Gojek dengan upaya meningkatkan pendidikan, tapi lebih fokus pada memberikan teknologi yang kompetitif kepada siswa-siswa di Indonesia. Chromebook itu memang bisa digunakan offline dan dirancang untuk ruang kelas, soalnya jadi sangat berguna buat siswa-siswa di daerah terpencil . Gojek juga jujur bikin perangkat yang memenuhi persyaratan dalam peraturan Kementerian dan panduan pengadaan lokal, jadi gak ada keraguan tentang kualitasnya . Pasti akan membawa manfaat bagi banyak siswa di Indonesia, hehe !
Pikir si Gojek nggak mau jujur kalau investasinya ada hubungannya dengan pendidikan, tapi aku rasa itu karena Gojek ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya internet dan teknologi di Indonesia. Kalau benar-benar bukan hubungan dengan pendidikan, maka Gojek siapa aja yang paling tidak percaya?
Aku pikir kalau Gojek memiliki strategi yang lebih baik daripada ini, yaitu bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan mengadopsi teknologi yang sudah ada untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. MungkinGojek bisa menawarkan layanan internet dan sumber daya online kepada sekolah-sekolah di daerah terpencil, sehingga mereka bisa mendapatkan akses ke berbagai sumber daya pendidikan secara gratis.
Dan yang penting, Gojek tidak perlu memakai Chromebook yang jauh terbatas dalam kemampuan proses belajar-mengajar. MungkinGojek bisa menawarkan layanan online dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih dan kompetitif. Jadi, aku pikir ini adalah kesempatan besar bagi Gojek untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia dengan cara yang lebih efektif dan efisien.
Gak percaya sama Gojek sih, apalagi kalau investasinya tidak ada hubungan dengan pendidikan. Saya pikir ada sesuatu yang salah, tapi sumbernya kayak nge-pikiran sendiri. Tapi aku rasa kira2 ada sesuatu yang tersembunyi di balik cerita ini... Aku rasa perlu dilakukan investigasi lebih lanjut ya