Golkar Segera Umumkan Pimpinan Komisi III DPR Pengganti Sari Yuliati

Segera Nanti, Golkar Umumkan Pimpinan Komisi III DPR Pengganti Sari Yuliati

Jakarta, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan segera mengumumkan pimpinan Komisi III usai Sari Yuliati meninggalkan posisinya untuk menjadi Wakil Ketua DPR.

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar, Sarmuji, dia telah menerima beberapa nama yang bisa dijadikan calon untuk menempati posisi tersebut. Namun, dia tidak mengungkapkan siapa-siapa di antara mereka yang dianggap sebagai kandidat utama.

"Saya punya beberapa nama yang bisa menjadi kembaran si Sari," katanya. "Tapi saya belum bisa berkomentar karena masih dalam proses pengevaluasi."

Sarmuji juga memastikan bahwa calon pengganti Sari Yuliati tidak akan menghadapi kendala berat dalam menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Dia percaya bahwa mereka bisa berasal dari internal komisi atau komisi lain, jika mereka memiliki kompetensi di bidang hukum dan keamanan.

"Syarat utamanya dua tadi: satu, anggota DPR; dua, memiliki wawasan di bidang Komisi III," katanya.
 
Saya rasa Golkar udah sibuk ngatur gantung calon pengganti Sari Yuliati ya 😅. Tapi kayaknya golkar udah siap untuk mencari kandidat baru, apalagi karena Sari udah meninggalkan posisinya. Mungkin-mungkin ada orang di Golkar yang punya kompetensi dan keinginan untuk menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR 🤔. Saya harap calon pengganti Sari Yuliati bisa membuat perubahan positif di Komisi III, karena saya rasa itu penting banget 💪.
 
Saya pikir ini bisa jadi peluang bagus untuk Golkar menunjukkan kemampuan mereka dalam mengatur komisi-komisi di DPR. Kalau mereka bisa menemukan kandidat yang tepat, itu akan membantu meningkatkan keseriusan dan efisiensi kegiatan di Komisi III. Aku rasa penting juga untuk dipertimbangkan siapa yang memiliki pengalaman dalam hukum dan keamanan, tapi kalau mereka bisa menemukan orang yang kompeten dan memiliki wawasan yang luas, itu akan menjadi keuntungan bagi Golkar.
 
Makasih bro, ternyata lagi ada kemungkinan siapa yang bakal jadi Wakil Ketua Komisi III DPR nanti 🤔. Sari Yuliati sebelumnya kabarin dia akan meninggalkan posisinya dan ini bakal mempengaruhi kalangan Golkar di DPR. Menurut Sarmuji, ada beberapa nama yang bakal dijadikan calon penggantinya, tapi dia belum bisa ngomong siapa-siapa di antara mereka yang dianggap sebagai kandidat utama 😂.

Sarmuji juga bilang bahwa dia percaya kalau penerus Sari Yuliati bisa berasal dari internal komisi atau komisi lain kalau mereka memiliki kompetensi di bidang hukum dan keamanan. Itu penting buat siapa pun yang bakal jadi Wakil Ketua Komisi III DPR nanti.

Lihat lihat, ada beberapa nama yang mungkin bakal masuk permainan ini: yaitu Siti Nurbaya, yang sudah banyak berbicara di Komisi III; Rina Mahyuni, yang sudah banyak berpengalaman di bidang keamanan; dan juga Benny A. Pradnya, yang sudah banyak berkecimpung di bidang hukum 📊.

Bisa jadi siapa pun dari mereka yang bakal menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR nanti. Yang penting adalah mereka memiliki kompetensi dan bisa menjalankan tugas dengan baik 💪.
 
Pagi pengguna internet, aku rasa kayaknya kalau Sari Yuliati meninggalkan posisinya itu bukan keputusan yang sebenarnya mengejutkan. Aku bayangkan kalau nanti calon penggantinya kayaknya punya bakat dan pengetahuan yang cukup, jadi tidak usah merasa khawatir. Aku suka kalau pilihan ini bisa diambil dari dalam, misalnya ada orang yang sudah lama duduk di Komisi III atau bahkan ada orang yang baru saja bergabung dengan DPR. Aku rasa semoga mereka bisa membawa perubahan positif untuk komisi tersebut 🤞
 
Aku rasa Sarmuji jadi gak ngerti apa yang sebenarnya penting kalau dia mencari calon pengganti Sari Yuliati. Jangan lupa kalau posisinya itu sekarang sedang kosong karena Sari sendiri mau jadi Wakil Ketua DPR! 🤔
Aku pikir lebih baik kalau Golkar ngambil seseorang yang udah memiliki pengalaman di Komisi III, bukan siapa-siapa yang gak punya kompetensi. Jangan sampai dia jadi lemah sama Komisi III, ya! 💪
 
Maksudnya golkar suka mencari kandidat tanpa ada transparansi sih... apakah mereka sudah punya daftar yang jelas? gimana caranya coba mereka memilih sih, kalau tidak ada transparansi? dan mana sumbernya sih bahwa mereka already memiliki nama-nama calon pengganti Sari Yuliati?
 
Mungkin ini menunjukkan bagaimana sistem politik Indonesia masih berjalan, tapi apa yang terjadi dengan semuanya? Sari Yuliati meninggalkan posisinya dan sekarang ada orang lain yang akan mengambil alih. Tapi siapa yang bilang bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melakukannya? Apakah kita harus percaya pada pilihan pasca Sarmuji? Dan apa yang terjadi dengan nilai-nilai yang didasarkan pada kompetensi dan pengalaman dalam bidang hukum dan keamanan? Mungkin ini adalah bukti bahwa sistem politik Indonesia masih jauh dari kesepakatan internal.
 
kembali
Top