Gerindra Belum Ambil Sikap Resmi soal Parliamentary Threshold

Gerindra Belum Mengambil Sikap Resmi Soal Ambang Batas Parlemen.

Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra menyatakan bahwa partai masih melakukan simulasi dan kajian internal sebelum menentukan posisi partai terkait ambang batas parlemen dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu.

Menurut Dasco, gerindra seperti partai-partai lain masih melakukan simulasi-simulasi sementara di DPR pembahasan tentang UU Pemilu itu kan baru juga dalam batas bagaimana mendapat atau mengambil partisipasi publik.

Partai Gerindra masih mencermati dinamika pembahasan di DPR, termasuk masukan publik terkait sejumlah isu krusial dalam RUU Pemilu seperti ambang batas parlemen.
 
hebat banget gerindra nggak jadi apa-apa tentang ambang batas parlemen๐Ÿ˜. kalau gini kayaknya udah lumayan jelas sih, kan? tapi sepertinya mereka masih sibuk juga dengan simulasi-simulasi aja. kalo mereka udah tahu nih apa yang ingin dipilih publik, maka pasti harus ngomongin dulu. nggak bisa cuma diam deh, ya? ๐Ÿค”
 
Gerindra udah lama ngomong soal ambang batas parlemen, tapi gak ada yang konkrit. Sementara itu, partai lain udah banyak ngomong soal ini. Saya penasaran kenapa Gerindra tidak mau mengambil sikap resmi, apalagi kalau mereka udah punya pendapat sendiri tentang hal ini. Mungkin karena gerindra belum siap atau apa? ๐Ÿค”

Saya pikir Partai Gerindra harus lebih cepat dalam menentukan posisi mereka, jadi orang-orang bisa tahu bagaimana pandangan mereka terkait ambang batas parlemen. Sementara itu, partai lain udah banyak ngomong soal ini dan membuat keraguan di kalangan publik. Saya harap Gerindra tidak ingin membiarkan situasi ini terus berlanjut. ๐Ÿ™„
 
Maksudnya apa sih kalau gerindra nggak punya opini tentang ambang batas parlemen? Kira-kira mau tidak ikut ari umum atau apa? ๐Ÿค” Mereka bilang belum ada simulasi, tapi ari publik udah banyak kirim ke DPR ya! Sering nggak bisa jadi partisipasi publik? ๐Ÿ™„

Ata tolong-ongkirin saja pendapat masyarakat. Gerindra bukan pilihan umum, tapi siapa tahu kalau ada opini yang salah, ari umum kan udah banyak ngirimpas. ๐Ÿ˜…
 
Wahhh, kalau nggak ada ambang batas parlemen, siap aja dipukul ari dari partai-partai lain ๐Ÿคฏ. Gerindra seperti partai-partai lainnya kayaknya masih ngikuti prosesnya, simulasin aja di dalam party kemudian lha jadi sikap resmi nanti ๐Ÿ˜Š. Tapi, kalau ambang batas parlemen kan sudah ada, siapa yang mau main-main ari ๐Ÿ˜’. Aku harap DPR bisa segera menentukan posisi tentang itu, biar kita tidak terlambat lagi ๐Ÿ•ฐ๏ธ.
 
Gue pikir kalau udah waktunya gerindra buat ngambil sikap resmi soal ambang batas parlemen ya... mungkin udah lewat untuk gerindra jadi pendukung atau lawan dari partai-partai lainnya... yang dipecahkan aja di DPR. Tapi sepertinya gerindra masih ingin ngasilin simulasi-simulasi saja sementara, kayaknya mereka udah tahu betapa pentingnya ambang batas parlemen itu. Gue harap partai-partai lain bisa berdiskusi yang lebih serius dan jujur tentang masalah ini ya... ๐Ÿค”
 
Ambang batas parlemen kan jadi topik yang serus banget. Saya rasa kita harus berpikir lebih lanjut tentang bagaimana kita bisa menghadapi kekhawatiran masyarakat. Mungkin kalau kita bisa memahami dengan benar apa yang diinginkan publik, maka partai-partai besar seperti gerindra bisa jadi lebih cepat menentukan posisi mereka. Yang penting adalah kita semua harus berkomunikasi dengan baik agar bisa mencapai kebahagiaan bersama-sama. Kita tidak perlu saling memaksa atau mengancam, tapi coba cari solusi yang baik untuk semua pihak ๐Ÿค๐Ÿ’ก
 
Gue pikir kalau gerindra harus ambil sikap resmi tentang ambang batas parlemen ini pasti sudah terlambat, kan? Gue masih ingat saat kita belajar di sekolah, kita harus ngambil sikap positif dan konstruktif saat ada pertanyaan atau masalah yang harus diselesaikan. Kalo gerindra tidak bisa ambil sikap resmi sekarang, maka apa kata mereka kalau pas kamu sudah di DPR? Gue rasa sebaiknya mereka harus lebih cepat dalam mengambil keputusan dan membuat protokol untuk memberi amanasi kepada publik tentang apa yang akan dilakukan. Kalo nggak, maka kita akan bingung sama apa yang harus ditanggapi dari gerindra. ๐Ÿค”
 
Gue pikir kalau partai-partai politik seperti gerindra lebih fokus pada simulasi saja, kayak gue suka main game online. Sementara di DPR, ada banyak isu yang perlu dibahas, tapi masih belum jelas kapan mereka akan mengambil sikapnya ๐Ÿค”. Kalau ambang batas parlemen itu benar-benar penting, kita harus tahu sekarang juga siapa yang berani membatasi apapun dalam pemilu ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ.
 
Maksudnya apa lagi kalau gerindra nggak punya sikap resmi tentang ambang batas parlemen? Kalo udah lama nge-revision, gak sabarnya kalau nggak ada yang bermaksud mengambil partisipasi publik. Saya paham kalau masih ada simulasi dan kajian internal, tapi kalau itu punya arti apa kalau gerindra nggak mau berbicara di depan umum? ๐Ÿค”
 
Saya pikir kalau gerindra gini harusnya langsung mengambil sikap ya... tapi kan nanti ada konsekuensi yang besar banget! Sementara di sisi lain, saya rasa simulaasi internal di DPR itu juga penting agar mereka bisa memahami kekuatan dan kelemahan dari RUU Pemilu itu sendiri. Saya harap partai-partai tidak terlalu kaget deh, kan kita udah lama menunggu kabar ini! ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Saya senang melihat partai-partai besar seperti gerindra masih bisa berdiskusi internal sebelum mengambil sikap resmi tentang ambang batas parlemen.
Jadi, aku rasa mereka perlu melakukan simulasi-simulasi ini lebih lama biar mendapatkan saran yang tepat dari anggota-anggota partai mereka sendiri.
Aku pikir gerindra harus mempertimbangkan masukan publik terkait ambang batas parlemen itu.
Tapi, aku juga paham kalau mereka masih melakukan kajian internal sebelum menentukan posisi resmi.
Saya harap mereka bisa mendapatkan saran yang tepat dari masyarakat Indonesia agar tidak membuat keputusan yang salah. ๐Ÿ˜Š๐Ÿค”
 
Sekarang gini nih, kalau Ambang Batas Parlemen itu belum ada ketentuan resmi dari Gerindra, siapa yang bilang ke mana? Partai-partai lain sudah banyak berbicara tentang isu ini, tapi Gerindra masih ragu-ragu. Saya rasa perlu kita tanya-tanya, kalau ingin partai-partai besar seperti Gerindra bisa menunjukkan soliditasnya di masa depan. Apalagi kalau kita harus lagi ngeliat-ngeliat di DPR waktu nanti... ๐Ÿ˜’
 
kembali
Top