Aku pikir konsep transformasi budaya di Polri ini bukan mainan, tapi serius banget. Dengan peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas, aku yakin Polri bisa meningkat kualitas pelayanan publik dan meningkatkan transparansi operasional. Aku harap koordinator GIC Febry Wahyuni Sabran bisa mengarahkan polisi untuk lebih fokus pada keadilan sosial, jadi masyarakat Indonesia bisa merasa aman dan nyaman.
Saya juga berharap pemerintah bisa meningkatkan kerjasama dengan lembaga lain, seperti Kemenkumham, Kemenko POMN, dan lain-lain. Dengan demikian, sistem hukum di Indonesia bisa lebih efisien dan efektif. Aku yakin itu bisa membuat Indonesia menjadi negara maju yang berkeadilan sosial tinggi.
Tapi aku juga penasaran, bagaimana Polri akan mengalami transformasi budaya ini? Apa yang mereka lakukan untuk internalisasi nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia dalam setiap aspek tugas kepolisian? Aku harap mereka bisa memberikan informasi yang jelas tentang rencana mereka.