Geng G7 Pimpinan AS Ketar-ketir sama China

Para pemimpin keuangan dari Negara Kelompok Tujuh (G7) dan negara-negara lainnya kumpul bareng di Washington DC, Amerika Serikat, untuk membahas bagaimana mengurangi ketergantungan pada logam tanah jarang dari China. Mereka berdiskusi dengan gugup soal mineral penting yang dibutuhkan teknologi militer, semikonduktor, komponen energi baru terbarukan (EBT), baterai, dan proses pemurnian.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan bahwa tujuan pertemuan ini adalah untuk menetapkan harga minimum dan kemitraan baru untuk membangun pasokan alternatif. Ia juga menyampaikan bahwa ada kesepakatan luas tentang perlunya segera mengurangi ketergantungan pada China untuk logam tanah jarang.

Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan bahwa ada 'kesepakatan luas' tentang perlunya mengurangi ketergantungan pada China. Ia juga menyampaikan bahwa G7 dan negara-negara yang sepaham telah menguraikan pendekatan kebijakan jangka pendek, menengah, dan panjang untuk meningkatkan pasokan logam tanah jarang dari negara bukan China.

Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil juga menyampaikan bahwa ada potensi penetapan harga minimum untuk logam tanah jarang dan kemitraan untuk meningkatkan rantai pasok. Namun, ia mencatat bahwa pembicaraan baru saja dimulai dengan banyak masalah yang belum terselesaikan.

Menteri Keuangan Prancis juga berbicara soal koalisi anti-China dan menekankan bahwa Uni Eropa perlu bergerak lebih cepat untuk mengembangkan pasokan mineral penting. Ia menyampaikan bahwa tidak boleh berdiam diri, tetapi harus aktif dalam mencari solusi.
 
Hebatnya aja, para pemimpin keuangan G7 dan negara-negara lain itu already berbicara soal ketergantungan pada logam tanah jarang dari China. Semakin serius china itu sekarang, pasti semakin sulit bagi Indonesia untuk mempertahankan pasokan logam tanah jarang kita sendiri. Biar tidak masalah, kita harus makin berani dan coba cari alternatif supaya tidak tergantung pada satu negara saja. Kita bisa berdiskusi dengan China dan cari solusi bersama-sama, nggak usah konflik.
 
Gue pikir ini makin serius banget sih. China udah jadi milik ummat dunia, dan sekarang kita harus ngurangi ketergantungannya? Itu kayaknya bukan main-main sih. Kita harus cari solusi yang benar-benar serius, bukan hanya bicara-bicara aja. Gue harap G7 dan negara-negara lainnya bisa ngatur harga minimum dan kemitraan yang tahu-tahu itu serius banget. Jangan pilih kasih lagi sih, kita harus semua bekerja sama untuk mencari solusi yang baik buat segalanya. Dan aku pikir juga Uni Eropa harus bergerak lebih cepat sih, gue rasa mereka udah lama malu-malu banget. Kita harus ngambil keputusan yang tegas dan serius, jangan lagi nunggu-nunggu sih! 🀯
 
Sangat-sangat ketergantungan kita pada China kayaknya terlalu berlebihan ya 🀯. Bisa jadi China akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mengendalikan pasokan logam tanah jarang dan meningkatkan harga, oh noooo! 😱 Menteri Keuangan AS Scott Bessent benar-benar tepat kalau menetapkan harga minimum, tapi gampang nggak diikuti, sih πŸ€‘. Yang penting adalah kita harus bekerja sama dan cepat, jadi tidak ada kesempatan bagi China untuk memanfaatkan kelemahan kita πŸ™.

Saya rasa Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama benar-benar cerdas kalau menyampaikan bahwa ada kesepakatan luas tentang perlunya mengurangi ketergantungan pada China, tapi apa yang dia lakukan kalau di Amerika Serikat atau Eropa tidak mau bekerja sama? πŸ€” Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil benar-benar memiliki ide tentang penetapan harga minimum, tapi gampang nggak diterima oleh semua negara, sih πŸ˜’. Dan Menteri Keuangan Prancis benar-benar berbicara soal koalisi anti-China, tapi apa yang dia lakukan kalau China tidak mau bergabung? πŸ€·β€β™‚οΈ

Tapi yang penting adalah kita harus bekerja sama dan cepat, jadi tidak ada kesempatan bagi China untuk memanfaatkan kelemahan kita πŸ’ͺ. Kita harus selalu waspada dan siap menghadapi berbagai tantangan, tapi juga tidak boleh terlalu panik, ya 😊.
 
Kasus China lagi-lagi bikin gugup... kalau kita nggak berhati-hati, aja nantinya punya masalah besar. Kita pero kira kalau china bisa jadi sumber utama logam tanah jarang itu, tapi sekarang ternyata bukan cuma China aja yang punya cadangan itu. Dan kalau kita terus bergantung pada china, nanti siapa yang akan jadi target konflik...
 
Pernah terbayang kalau logam tanah jarang ini jadi sumber konflik di Asia? Sekarang, itu udah jadi masalah ekonomi, gini kalau China bisa mengendalikan pasar dan harga logam tanah jarang yang tinggi itu. Nah, pertemuan G7 di Washington DC ini adalah langkah yang wajar, tapi saya rasa masih perlu dibutuhkan strategi yang lebih mendalam untuk mengatasi masalah ini. Mungkin perlu ada kerja sama dengan negara-negara lain seperti Rusia atau Australia yang juga memiliki sumber daya logam tanah jarang. Itu bisa membantu meningkatkan diversifikasi pasokan dan menurunkan ketergantungan pada China.
 
AKU RASA INI NYATA NYA KOMUNIKASI KERJA antara negara-negara yang kuat di dunia ini! 🌎 Mereka berdiskusi soal mengurangi ketergantungan pada China dan membuat pasokan logam tanah jarang alternatif. BAHANA INI NYATA NYA BISA MENJADI PERUBAHAN POSITIF untuk industri teknologi dan energi baru di Indonesia! πŸ’‘
 
Gue pikir kalau ini benar-benar penting. China kini jadi pusat utama untuk logam tanah jarang, tapi itu bukan baik sekali. Indonesia juga perlu hati-hati dengan hal ini, karena kita bisa tergantung pada mereka jika tidak berhati-hati. Gue ingat masa lalu ketika kita masih banyak menambang sendiri, sekarang kalau ada perubahan teknologi, kita harus siap-siap dan tidak puas hanya sekedar mengikuti tren pasar.
 
itu kumpulan G7 punya kesepakatan apa lagi ? nggak ada tahu apa aja hasilnya dari pertemuan ini πŸ€” biasanya sih dijanjikan sesuatu tapi ternyata tidak ada yang terungkap πŸ€‘ mungkin kaya itu penting untuk pasokan logam tanah jarang tapi aku rasa sebenarnya bukan masalah utama ya, apa aja yang utama kayaknya adalah ekonomi dan perdagangan antara negara-negara tersebut.
 
kira-kira apa yang bisa diharapkan dari pertemuan G7 ini? sepertinya ada kesepakatan tentang perlunya mengurangi ketergantungan pada China untuk logam tanah jarang, tapi bagaimana cara itu bisa dilakukan? mungkin kita harus mencari alternatif baru, seperti nikel atau kobalt dari negara-negara lain. kayaknya perlu kita berdiskusi lebih lanjut tentang hal ini agar tidak hanya berbicara soal koalisi anti-China, tapi juga cari solusi nyata.
 
aku bingung sih apa yang di maksudkan oleh g7 dengan membicarakan harga minimum logam tanah jarang πŸ€‘. nggak ada bukti atau data yang jelas tentang bagaimana caranya mereka akan menetapkan harga dan bagaimana caranya pasar akan bekerja πŸ˜’. apakah mereka tahu sih tentang tekanan ekonomi China? dan bagaimana caranya mereka bisa berharap pasokan logam tanah jarang dari negara lain bisa bertahan πŸ€”. aku penasaran, di mana sumbernya mereka mendapatkan informasi ini? πŸ“Š
 
kalo dilihat dari perspektif ekonomi, china sebenarnya udah banyak menggunakan strategi logistiknya untuk mendominasi pasar logam tanah jarang, tapi g7 dan negara-negara lainnya seharusnya mulai bergerak lebih cepat agar tidak terlambat. ketergantungan pada china sebenarnya bisa menjadi masalah besar nanti, jadi seharusnya mereka mulai mencari alternatif sekarang juga. kalo ada koalisi anti-china, itu baik banget, tapi pasti butuh kerja sama yang lebih baik lagi dari sekedar berbicara soal koalisi 🀝
 
Kalau siapa tahu, kita already have problem dengan China di Indonesia sekarang punya logam tanah jarang... Tapi gampangnya gampang, kita harus cari solusi yang baik buat negara kita. Menteri keuangan dari G7 dan negara lainnya tadi juga ada diskusi tentang hal ini... Ada kesepakatan luas bahwa kita perlu mengurangi ketergantungan pada China, tapi masih banyak masalah yang belum terselesaikan... Kita harus cari cara untuk meningkatkan pasokan logam tanah jarang di Indonesia, bukan hanya mengandalkan pasar internasional... Kita harus bergerak cepat dan aktif dalam mencari solusi ini... πŸ€”πŸ’‘
 
Gue pikir ini semacam yang sama dengan saat krisis logam tahun lalu, kenapa kembali ada perbincangan tentang hal ini? Siapa tau kalau nanti ada sesuatu yang tidak enak, seperti peningkatan harga atau ketergantungan pada negara lain lagi... Gue ingat kalau saat itu sih masih banyak yang tergantung pada China, sekarang udah ada kesepakatan luas tentang mengurangi ketergantungan. Tapi, siapa tau siapa yang salah, karena gue masih ingat saat itu masih banyak kerugian di Indonesia...
 
Hahaha, luar biasa kan? Menteri Keuangan Amerika yang jernih mata itu punya ide untuk mengatur harga minimum logam tanah jarang di sini... tapi apa ada contoh nyata sih kalau harga minimumnya bisa dipatuhi oleh China atau negara lain? Hehe. Saya kira kalau pertemuan ini sengaja jadinya buat China saja, hehe. Dan siap-siap aja di Eropa dan Amerika yang harus mengurus pasokan logam tanah jarang, ya!
 
Aku pikir ini sangat penting. Kita harusnya sudah mulai memikirkan cara agar tidak terlalu bergantung pada China. Kalau kita terus begadang dengan harga logam tanah jarang, aku malah khawatir akan semakin tingginya harga di pasar. Aku rasa Menteri Keuangan Prancis benar ketika mengatakan tidak boleh berdiam diri, kita harus aktif mencari solusi.
 
πŸ€” Aku pikir kayaknya kita harus sadar bahwa ketergantungan pada China buat logam tanah jarang ini jadi masalah besar. Kalau kita nggak ambil tindakan sekarang, maka nanti kita akan kehilangan kontrol atas pasokan itu dan siapa yang akan mengontrol pasokan itu? πŸ€·β€β™‚οΈ

Aku pikir gampang banget jika semua negara bisa bekerja sama dan menetapkan harga minimum untuk logam tanah jarang. Kita nggak perlu menunggu China buat memberikan kesempatan kita lagi-lagi. Mereka sudah jadi 'distributor' utama logam tanah jarang ini, jadi kita harus ambil alih kendali dari mereka.

Aku setuju dengan Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama yang mengatakan bahwa ada kesepakatan luas tentang perlunya mengurangi ketergantungan pada China. Kita perlu bekerja sama dan tidak nggak mau menyerah jika ingin mengatasi masalah ini. 🌟
 
Aku pikir kalau G7 dan negara-negara lainnya itu jangan panik terlalu cepat soal ini. China banyak sekali investasi di Indonesia, nggak? Kalau tidak ada alternatif yang cukup, mungkin logam tanah jarang dari China akan tetap menjadi pilihan utama. Aku rasa perlu ada koordinasi yang baik antara negara-negara itu dan Indonesia agar dapat meningkatkan pasokan logam tanah jarang sendiri. Kita harus bisa bekerja sama, nggak? 😊πŸ‘₯
 
πŸ€” G7 apa lagi? πŸ€‘ Mereka semua sama-sama penipu πŸ™„. China siapa yang punya teknologi yang bagus? πŸ€– Belum ada sih 🚫. Dan apa yang ada? Ketergantungan pada logam tanah jarang 😴. Kenapa tidak mau berbagi? 🀝 G7 dan negara-negara lainnya sendiri yang membuat kesulitan ini πŸ™ˆ. Jangan sibuk berdiskusi, carilah solusi! πŸ’‘
 
kembali
Top