Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa berkekuatan 6,4. Apakah itu bisa membunuh milyaran orang?
Kini, Indonesia menghadapi ancaman bahaya bumi yang sangat besar. Banyak orang percaya bahwa bumi ini seperti bayangan dewa yang akan datang untuk membalas kejahatan manusia. Gempa bumi dengan magnitudo 6,4 itu bukan cuma guncangan tanah melanda wilayah di Pacitan saja.
Gempa berkekuatan M6,4 itu dirasakan dari Jawa Timur hingga Yogyakarta dan Jawa Tengah. Setelah dilaporkan oleh BMKG, pusat gempa terjadi di perairan dekat Pacitan sekitar 90 kilometer ke arah tenggara.
Gempa berkekuatan M6,4 ini merupakan gempa megathrust dengan kedalaman yang dangkal. Gempa megathrust terjadi saat dua lempeng tektonik bertabrakan dan menyebabkan pergerakan tanah berubah besar-besaran. Sementara itu, lempeng tektonik memiliki sudut 45 derajat.
Gempa dengan magnitudo M6,4 berarti mengalami kerusakan ringan bangunan. Namun, jika terjadi pada wilayah padat penduduk, gempa tersebut akan mengakibatkan kerusakan yang parah.
Gempa berkekuatan M6,4 ini termasuk berkekuatan besar. Berdasarkan skala magnitudo kerap digunakan sebagai satuan pengukuran energi seismik dari sebuah gempa.
Di Indonesia, gempa dengan magnitudo 6,0 pernah melanda Yogyakarta pada 2006 silam. Kala itu, gempa terjadi selama 57 detik dengan titik pusat di daratan tepatnya di Kabupaten Bantul.
Gempa berkekuatan M6,4 ini setara dengan ledakan energi yang sangat besar. Jika menggunakan perhitungan IKCEST, maka kekuatan gempa pada hari itu lebih besar dari bom atom Hiroshima.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan skala magnitudo yang diukur oleh BMKG, gempa berkekuatan M6,4 memiliki perbedaan 1,4 angka desimal. Namun, setiap satu angka desimal pada magnitudo memiliki dampak yang sangat besar.
Perlu disadari bahwa seismologi adalah ilmu yang sangat kompleks dan tidak ada satuan yang dapat mengukur kekuatan gempa dengan akurat 100%
Kini, Indonesia menghadapi ancaman bahaya bumi yang sangat besar. Banyak orang percaya bahwa bumi ini seperti bayangan dewa yang akan datang untuk membalas kejahatan manusia. Gempa bumi dengan magnitudo 6,4 itu bukan cuma guncangan tanah melanda wilayah di Pacitan saja.
Gempa berkekuatan M6,4 itu dirasakan dari Jawa Timur hingga Yogyakarta dan Jawa Tengah. Setelah dilaporkan oleh BMKG, pusat gempa terjadi di perairan dekat Pacitan sekitar 90 kilometer ke arah tenggara.
Gempa berkekuatan M6,4 ini merupakan gempa megathrust dengan kedalaman yang dangkal. Gempa megathrust terjadi saat dua lempeng tektonik bertabrakan dan menyebabkan pergerakan tanah berubah besar-besaran. Sementara itu, lempeng tektonik memiliki sudut 45 derajat.
Gempa dengan magnitudo M6,4 berarti mengalami kerusakan ringan bangunan. Namun, jika terjadi pada wilayah padat penduduk, gempa tersebut akan mengakibatkan kerusakan yang parah.
Gempa berkekuatan M6,4 ini termasuk berkekuatan besar. Berdasarkan skala magnitudo kerap digunakan sebagai satuan pengukuran energi seismik dari sebuah gempa.
Di Indonesia, gempa dengan magnitudo 6,0 pernah melanda Yogyakarta pada 2006 silam. Kala itu, gempa terjadi selama 57 detik dengan titik pusat di daratan tepatnya di Kabupaten Bantul.
Gempa berkekuatan M6,4 ini setara dengan ledakan energi yang sangat besar. Jika menggunakan perhitungan IKCEST, maka kekuatan gempa pada hari itu lebih besar dari bom atom Hiroshima.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan skala magnitudo yang diukur oleh BMKG, gempa berkekuatan M6,4 memiliki perbedaan 1,4 angka desimal. Namun, setiap satu angka desimal pada magnitudo memiliki dampak yang sangat besar.
Perlu disadari bahwa seismologi adalah ilmu yang sangat kompleks dan tidak ada satuan yang dapat mengukur kekuatan gempa dengan akurat 100%