Sabtu malam, 10 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, wilayah Melonguane di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara terkena gempa bumi dengan Magnitudo 7,1. Hal ini diketahui dari laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa gempa tersebut berada di kedalaman 17 kilometer dari arah 52 kilometer sebelah tenggara Melonguane.
Gempa bumi tersebut kemungkinan besar menimbulkan getaran yang dilaporkan dilokasi-lokasi seperti Tobelo, Kepulauan Sitaro, Ternate, Minahasa Utara, Bitung, dan Morotai dengan skala MMI III-IV. Namun, BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG juga memberikan peringatan kepada masyarakat terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengimbau mereka untuk tetap waspada. Pada saat ini belum ada informasi tentang kerusakan atau korban dari gempa tersebut.
Gempa bumi tersebut kemungkinan besar menimbulkan getaran yang dilaporkan dilokasi-lokasi seperti Tobelo, Kepulauan Sitaro, Ternate, Minahasa Utara, Bitung, dan Morotai dengan skala MMI III-IV. Namun, BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG juga memberikan peringatan kepada masyarakat terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengimbau mereka untuk tetap waspada. Pada saat ini belum ada informasi tentang kerusakan atau korban dari gempa tersebut.